Connect with us

Perkutut

Latihan Dinilai Blega Tak Kendur Bangkalan, Sukses Hadirkan Kolaborasi Pengcam Blega dan Team Domisol, Mahamiru, Singapur dan Samsuri Raih Podium Terdepan

KONBUR Tayang

:

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kegiatan demi kegiatan terus digelar oleh kung mania Bangkalan. Dalam minggu ini sudah ada sekiatr tiga kegiatan. Diawali dengan even Latihan Dinilai Tanah Merah pada Kamis 18 Januari 2024, berlanjut pada Latihan Dinilai CTP Bird Farm pada sabtu 20 Januari dan hari ini Minggu, 21 Januari giliran Blega.

Proses penjurian di Kelas Kerekan berjalan tertib dan lancar

Untuk agenda kali ini panitia memberikan tema Latihan Dinilai Blega Tak Kendur yang berarti semangat terus membara. “Kami ingin Blega terus melakukan aksi nyata yakni menyemarakkan hobi perkutut. Kegiatan hari ini adalah awal dari agenda yang sudah kami rancang untuk terus eksis menekuni hobi perkutut,” terang Abu Ali selaku Ketua Pelaksana.

Disampaikan juga bahwa acara ini sebagai wujud untuk memberikan semangat kepada kung mania khususnya pemula dan pendatang baru, agar bisa bersama-sama menekuni hobi dan menjadikan Blega sebagai daerah yang memiliki jumlah mania paling banyak. Lapangan Kopang dipilih sebagai lokasi acara karena dinilai strategis.

Kelas Piyik Hanging penuh sesak oleh peserta

“Lapangan Kopang dalah lokasi yang ada saat ini dan memiliki jumlah blok yang lumayan banyak dan kami ingin lokasi ini bisa jadi pusat aktifitas di Blega,” harap pengorbit jawara kelas konkurs eperti Dewata dan Caviar Landon. Tiga kelas menjadi pilihan peserta untuk menentukan kemana orbitannya akan dilombakan.

“Untuk agenda awal kami hanya membuka kelas piyik dulu yakni Piyik Bebas, Piyik Yunior dan Piyik Hanging. Tidak menutup kemungkinan, untuk kegiatan lanjutan akan membuka kelas lain sehingga memberikan peluang pada peerta untuk lebih banyak memilih kelas yang akan mereka ikuti,” sambung perawat handal milik Domisol Bird Farm.

Peraih juara pertama di Kelas PIyik Bebas

“Alhamdulillah cuaca cerah dan penonton pada semangat dalam mengikuti acara. Ini menjadi hal yang membanggakan bagi kami dan juga panitia,” terang Wawan Domisol Ketua Pengda Blega. Lebih lanjut disampaikan bahwa proses penjurian berlangsung lancar dan sukses tanpa ada gangguan sedikitpun.

Peserta yang berhasil meriah juara di Kelas Piyik Bebas

“Kami dari Team Domisol dengan tokoh dan kung mania Blega dan didukung penuh peserta berhasil menjalin kekompakan dan guyub rukun,” sambung Wawan Domisol. Dukungan juga diberikan dari kung mania Sampang seperti AKN dan yang lain, sehingga pelaksanaan ini begitu terasa luar biasa.

Abu Ali, selaku Ketua Pelaksana mengaku akan menggelar kembali kegiatan yang sama. “Selanjutnya kami akan kembali mengadakan Latihan Dinilai di lapangan yang sama. Tunggu saja informasi berikutnya,” ungkap Abu Ali. Sukses penjurian diakui oleh panitia karena kinerja juri yang professional.

Peraih podium pertama di Kelas Piyik Yunior

“Kami mendatangkan juri nasional seperti Abbas dari Blega, Sholeh dari Tanah Merah dan Miftah jui Senior dari tuan rumah. Mereka mampu menjalankan tugas dengan baik dan benar sehingga membuat penjurian fair play,” kata Abu Ali lagi. Sementara itu podium pertama Kelas Piyik Bebas, juara pertama berhasil menjadi milik Mahamiru amunisi Tim AKN Sampang produk AKN yang berada di nomor kerekan 14.

Peserta yang berhasil meraih juara di Kelas Piyik Yunior

Disusul kemudian Mataram andalan Main Maskup Sampang produk AKN yang menggunakan nomor kerekan 13 dan tempat ketiga diraih oleh Kalijogo orbitan Tim Doremi Sampang, produk ternak Doremi yang ada di nomor kerekan 35.

Di Kelas Piyik Yunior, juara pertama menjadi milik Singapur amunisi Wawan Domisol Blega, produk ternak Domisol yang ada di nomor kerekan 47. Ditempat kedua ada Kalimaya andalan Su’ud LB Galis perkutut ternakan CTP yang dikerek pada nomor 62. Dan tempat ketiga dimenangkan Jokotole orbitan Henry Manila Bandung Jabar, produk A&A yang berada di nomor kerekan 83.

Peraih juara pertama di Kelas Piyik Hanging

Di Kelas Piyik Hanging, juara pertama menjadi milik Samsuri amunisi P.Rianto Modung, produk ternak Lobelia yang berada di nomor gantangan 61. Diposisi kedua ada Mawar andalan Bahrus Sadah Galis, ring ATT yang digantang pada nomor 77 dan tempat ketiga diraih oleh Harmonis morbitan Sukri Banyubunih produk ternak JBN yang digantang pada nomor 53.

Peserta yang berhasil meraih juara di Kelas Piyik Hanging

Diakhir acara paninitia mengucapkan terima kasih atas dukungan, kehadiran dan kerjasama semua pihak. “Kami atas nama panitia mengucapkan terima kasih kepada peserta baik dari tuan rumah ataupun dari luar seperti Team AKN dan juga kung mania lainnya, sehingga harapan kami bisa menyelenggarakan kegiatan bisa sesuai harapan,” sambung Abu Ali.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.