Connect with us

Perkutut

Mutiara BF Bondowoso: Kuwalahan Produknya Jadi Rebutan Kungmania Jember dan Sekitarnya

KONBUR Tayang

:

MUTIARA BF BONDOWOSO. Produknya jadi rebutan kungmania.
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mungkin masih teringat oleh Kungmania di tahun 2019 lalu, saat digelarnya Liga Perkutut Jawa Timur (LPJT) di Jember. MC yang memandu acara lelang burung perkutut dari beberapa peternak top tanah air. Dimana ketika giliran piyik dari Mutiara BF Bondowoso akan dilelang. Tanpa ada angin maupun hujan, sang MC langsung berkata “inilah produk dari calon peternak perkutut terbaik masadepan, kalau tidak tahun 2022 ya tahun 2024”.

TAMU KEHORMATAN. Ie Sen bersama Mayjen Joni Wijayanto.

Nampaknya apa yang dikatakan oleh sang MC saat itu, kini mulai mendekati kenyataan. Terbukti, sejak tahun 2021 kemarin, produk-produk Mutiara BF Bondowoso milik Hari Suyanto atau akrab disapa Ie Sen ini. Banyak diincar kungmania tanah air, baik untuk amunisi lomba maupun untuk materi isi kandang.

Bahkan markas Mutiara BF Bondowoso, betul-betul kuwalahan diserbu kungmania. Untuk memboyong piyik hasil dari kandang-kandang favorit oplosannya. Diawali dengan kedatangan Mayjen Joni Wijayanto dipenghujung tahun 2021.  Perwira yang masih aktif dan bertugas di Jawa Barat itu, pulang dengan membawa piyik dari Kandang Hindia dan Kandang Atlantik.

IBOE SOERTAJO (KIRI) DAN HARTONO (KANAN). Pulang dengan membawa piyik kualitas ring Mutiara BF.

“Betul, dan satu kehormatan bagi saya, bapak Mayjen Joni Wijayanto berkenan hadir di markas Mutiara BF. Dan beliau pulang dengan membawa beberapa piyik ring Mutiara dari Kandang Hindia dan Kandang Atlantik. Mudah-mudahan ring Mutiara tidak mengecewakan,” tutur Ie Sen.

Dan beberapa hari kemudian, markas Mutiara BF Bondowoso, kembali kedatangan tamu. Kali ini rombongan kungmania dari Situbondo dan Yon BF Banyuwangi. Dikunjungan tersebut, baik kungmania Situbondo maupun YON BF Banyuwangi. Mengaku puas, setelah pulang membawa beberapa ekor piyik ring Mutiara.

Begitupula rombongan dari kungmania Jember, yang tak mau ketinggalan kereta. Iboe Soetarjo, salah satu kungmania senior Jember, juga datang ke Markas Mutiara bersama Hartono, pemilik farm Macan. Setelah cukup lama memantau beberapa piyik-piyik produk Mutiara. Keduanya pun langsung membungkus beberapa ekor piyik yang memang sudah diincarnya.

ROMBONGAN KUNGMANIA JEMBER. Hartono, H.Solehudin dan Yoyok.

Sepekan kemudian, rombongan kungmania dari Jember, kembali ramai mendatangi markas Mutiara. Selain Hartono pemilik Macan BF yang pekan lalu sudah memboyong beberapa ekor piyik kualitas ring Mutiara. Kali ini, Hartono hadir bersama H.Solehudin dan juga Yoyok pemilik AL Kausar BF Jember.

Sama halnya dengan kungmania yang hadir sebelumnya, H.Solehudin, Hartono maupun Yoyok. Kedatangannya di markas Mutiara BF, juga untuk berburu piyik-piyik kualitas. Karena memang, nyaris semua kandang-kandang yang ada di Mutiara BF, berisikan materi indukan trah jawara. Baik indukan dari Thailand Selatan maupun dari Cristal BF Surabaya.

Ie Sen bersama kungmania Situbondo.

Karena sudah diakui, piyik-piyik hasil oplosan kandang Mutiara BF, memang punya tipikal suara besar tapi berbobot, dengan ketukan tengah satu-satu banyak dan buang ujungnya juga panjang. Tipikal suara inilah yang kini jadi trend di dunia perkututan Indoneisa. Sehingga tak keliru kalau piyik-piyik jebolan dari kandang Mutiara BF Bondowoso, jadi incaran kungmania Nusantara.

Dan H.Solehudin, Hartono maupun Yoyok, bukan hanya sekali dua kali tandang ke markas Mutiara BF Bondowoso. Tapi mereka bertiga, sudah berulang kali hadir ke farm Mutiara Bondowoso. Untuk berburu dan sekaligus memboyong piyik-piyik kualitas, sebagai bahan kandang-kandangnya.

H.EDY RARA BF JEMBER (KIRI). Saat menerima 3 ekor piyik ring Mutiara BF.

Perburuan piyik-piyik ring Mutiara BF Bondowoso oleh kungmania, rupanya terus berlanjut.  Seperti awal tahun 2022 ini, tepatnya hari Selasa, 4 Januari kemarin. Secara mengejutkan, H. Edy pemilik Rara BF Jember, bersama beberapa kungmania lainnya. Hadir untuk memboyong 3 ekor piyik mewah, yang sudah dibooking beberapa bulan lalu.

3 EKOR PIYIK MEWAH. Resmi diboyong H.Edy Rara BF Jember

H.Edy nekat memboyong 3 ekor piyik mewah, yaitu satu pasang dari Kandang Antartika dan satu ekor dari Kandang C2 bukan tanpa alasan. Terutama trah dari K-Antartika yang memang untuk materi kandang. Setelah dioplos lagi seperti Altis BF, RPM BF, Cristal BF, Grand Master BC, FDR BF dan Kopa BF. Rata-rata menghasilkan piyik-piyik kualitas.

IE SEN (KIRI). Saat menerima mahar kontan dari H.Edy Rara BF Jember.

Sedangkan trah dari K-C2 yang anak pertamanya yang kini ada di tangan H.Gunawan Amuse Bangkalan. Bakal jadi rissing star dipersaingan Liga Perkutut Indonesia tahun 2022 ini. Sehingga tak keliru kalau H.Edy pemilik Rara BF Jember ini, juga mengoleksi trah dari K-C2 Mutiara BF Bondowoso.

Dan yang paling menghebohkan, saat Kusyairi pemilik Mantap BF Besuki tandang ke markas Mutiara bersama putranya yaitu Faelan. Kusyairi yang sebelumnya sudah pernah datang ke markas Mutiara dan memantau beberapa kandang favorit. Namun kedatangan Kusyairi kali ini, ingin menjebol Kandang-C7.

Perlu diketahui kadang C7 ini adalah salah satu kandang favorit di Mutiara BF Bondowoso. Dimana induk jantan trah dari K-Atlantik (Cristal BBB X VSP 507 No.23). Dan induk betinanya trah dari K-Pasifik (Mutiara 157 Atlantik X TL 3163 No.666). Dimana K-C7 ini, juga sudah dipantau lama oleh Indra AM Jember dan juga sudah booking piyiknya untuk amunisi lomba.

RESMI JEBOL K-C7. Faelan, Ie Sen dan Kusyairi.

Namun karena Kusyairi dan Faelan tetap ngebet untuk memboyong indukan K-C7 ke Besuki. Dan keduanya-pun mengaku tak akan pulang ke Besuki jika tidak membawa Indukan K-C7. Yang akhirnya Isen-pun langsung menghubungi Indra AM lewat sambung handphone. Setelah itu baru Isen merelakan K-C7 untuk diboyong ke Besuki. Tapi dengan syarat, satu pasang anak K-C7 nanti jatah untuk Indra AM dan itu disepakati oleh Kusyairi.

KITIR K-C7. Siap pindah ke kadang Mantap BF Besuki.

Nampakanya, Kusyairi pmilik Mantap BF Besuki ini bukanya hanya mengoleksi beberapa perkutut kualitas dari Mutiara BF. Namun ia mengaku, semua materi kandang yang ada di Mantap BF. Seratus persesn akan diisi dengan trah-trah kualitas dari Mutiara.

“Betul, karena hampir semua trah Mutiara,  suaranya sudah sesuai dengan trand perkutut saat ini. Yaitu volume besar tapi isi, suara tengahnya banyak dan jalan satu satu, serta buangan ujungnya juga panjang.” tutur Kusyairi.

Sementara Ie Sen, sang owner Mutiara BF Bondowoso mengaku senang, meski sedikit kuwalahan. Karena produk kandangnya sudah mulai dipercaya oleh kungmania. “Betul, saya sangat berterima kasih kepada semua kungmania yang sudah percaya dengan ring Mutiara BF. Mudah-mudahan trah Mutiara yang sudah diboyong, bisa moncer di lomba maupun di kandang ternak,” pungkas Ie Sen kepada awak mediaagrobur.com. *agrobur.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.