Connect with us

Perkutut

Rakorda P3SI Sumenep, Pengda Bersama Pengurus dan Kung Mania Siap Memajukan Hobi Perkutut 2023

KONBUR Tayang

:

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bertempat di rumah makan TOBIS Jalan Trunojoyo Sumenep, Sabtu 14 Januari 2023, Pengda P3SI Sumenep menggelar Rapar Koordinasi Daerah (Rakorda) untuk pertama kalinya. Kegiatan yang diadakan di era kepengurusan Ustadz Achmad Fauzan Kamil sebagai ketua Pengda dalam menjalankan dan mengendalikan jalannya organisasi berjalan lancar dan aman.

Suasana Rakorda P3SI Pengda Sumenep

Rakorda dihadiri oleh stake holder pencinta burung perkutut yang ada di Kabupaten Sumenep terdiri atas unsur Pengurus Pengda, para Ketua Pengcam atau yang mewakili serta seluruh tim Penjurian. Sesuai dengan tema yang diusung “Konsolidasi Organisasi dan Penyusunan Program tahun 2023” memuncul semangat kebersamaan untuk memperbaiki semua kekurangan yang ada ditahun sebelumnya

Dalam sambutannya H. Taufikurrahman selaku penasehat Pengda P3SI Sumenep berharap dengan dilaksanakannya Rakorda yang mendapat respon positif dari Pengurus Kecamatan & kung mania yang ada di Sumenep akan lebih terbangun semangat kebersamaan untuk memajukan hobi perkutut.

“Harapan saya dengan Rakorda yang mendapatkan dukungan luar biasa dari Pengurus Kecamatan yang ada di wilayah Sumenep, maka akan lebih terbangung kebersamaan untukmemajukan hobi perkutut di Sumenep,” terang H.Taufikurrahman. Hal senada disampaikan Ketua Pengda Sumenep.

Ketua Pengda P3SI Sumenep saat digelar Rakorda

“Saya menaruh harapan besar bahwa Pengda P3SI Sumenep menjadi lebih baik kedepannya, dengan sikap tenggang rasa dan tidak saling menyalahkan, saya yakin akan memperoleh kemajuan berarti seperti yang diharap bersama,” tegas Ustadz Achmad Fauzan Kamil. Lebih lanjut disampaikan bahwa Ketua Pengda P3SI Sumenep akan mencoba membantu merealisasikan apa yang sudah diprogramkan sebelumnya.

Salah satunya adalah untuk meringankan beban peternak yang ada di Sumenep dalam rangka mendukung terwujudnya “Madura Menjadi Sentra Perkutut Nasional” dengan berkolaborasi seluruh Pengda yang ada di Madura, langkah nyata sudah dilakukan dengan memberikan bantuan kandang & indukan kepada peternak binaan.

Diakui oleh Ketua Pengda Sumenep bahwa apa yang sudah dilakukan memang masih masih dalam jumlah yang terbatas, namun setidaknya sudah ada langkah nyata dan keseriusan dari Pengda untuk bias memberikan manfaat pada peternak. Pengda P3SI Sumenep juga akan mengimplentasikan amanat Surat Keputusan P3SI Pusat  Nomor : 28/SK/P3SI/XII/2023 tentang Liga Perkutut Indonesia (LPI) 2023 khususnya point keduabelas.

Peserta yang mengikuti Rakorda P3SI Sumenep

Adapun ini dari SK tersebut adalah P3SI mewajibkan setiap burung perkutut yang dilombakan dibawah naungan P3SI wajib mempunyai ring berlogo P3SI, bagi burung yang juara akan dilakukan pemeriksaan ring P3SI oleh Panitia Penyelenggara, Ketua Bidang Konkurs Pusat dan Ketua Bidang Konkurs Wilayah.

Kusno selaku Ketua Bidang Penjurian & Ketua Juri punya tugas berat untuk mensosialisasi sistim penilaian kepada kung mania di Sumenep agar diperoleh pemahaman tata cara penilaian dan suara burung yang baik. Sosialisasi akan dilakukan pada saat acara kolom dinilai sehingga secara langsung dapat dipahami oleh pencinta perkutut dalam upaya meminimalkan complain pada saat lomba berlangsung.

“Saya bersama seluruh Tim Penjurian berjanji akan berusaha maksimal untuk menjalan tugas secara lebih professional, namun tentunya sebagai insan biasa yang tidak luput dari kekurangan dan kekhilafan tentu tidak akan sempurna dalam menjalankan tugas, yang penting tidak ada unsur kesengajaan,” janji Kusno.

Rakorda P3SI Sumenep menghasilkan banyak keputusan penting

Namun jika dalam perjalanan nanti apabila ditemukan pelanggaran dengan unsur kesengajakan dari anggotanya, Ketua Bidang Penjurian siap untuk memberikan sanksi sesuai dengan mekanisme dan aturan yang ada. Peserta rapat juga sepakat untuk melanjutkan gelaran Liga Hanging Sumenep (LHS) tahun 2022 menjadi Liga Perkutut Sumenep (LPS) tahun 2023.

H. Samsul Bahri selaku Sekretaris Pengda Sumenep juga menjelaskan bahwa aturan Liga Perkutut Sumenep (LPS) tahun 2023 akan melakukan perhitungan poin kejuaran seperti yang berlaku pada ajang LPI maupun LP-Jatim. “Penghitungan poin Liga Perkutut Sumenep 2023 akan kami lakukan seperti dalam ajang LPI ataupun LP-Jatim,” jelas pemilik Sanur Bird Farm.

Lebih lanjut disampaikan bahwa namun karena namanya Liga Perkutut Sumenep yang salah satu tujuannya untuk menumbuh kembangkan peternak yang ada diujung pulau Madura, maka akan memberlakukan perhitungan point kejuaraan untuk kelas Piyek Hanging & Piyek Yunior berlaku khusus hasil ternak Sumenep, sedangkan untuk kelas Dewasa berlaku Ring bebas.

Pengda P3SI Sumenep bersama pengurus dan kung mania siap memajukan hobi perkutut 2023

Sesuai hasil kesepakatan Liga Perkutut Sumenep (LPS) tahun 2023 sementara akan digelar sebanyak 10 (sepuluh) putaran diawali putaran ke.1 yang akan dilaksanakan tanggal 22-01-2023, terakhir Pengda P3SI Sumenep berharap adanya dukungan nyata dari seluruh kung mania yang ada di Sumenep untuk suksesnya semua program yang direncanakan.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.