Connect with us

Perkutut

Liga Perkutut Sumenep 2023 Putaran I, Jago-Jago Tuan Rumah Tak Berkutik, Wamena, Defender dan Gerbang Salam Raih Kemenangan Perdana

KONBUR Tayang

:

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gong pembuka Liga Perkutut Sumenep 2023 mulai digelar. Agenda kali ini akan menjadi ajang pertarungan para jawara orbitan kung mania di daratan Sumenep dan sekitarnya dalam perebutan posisi podium. Hanya mereka yang siap dan memiliki kualitas terbaik sajalah yang bakal menembus barisan kejuaraan.

Liga Perkutut Sumenep 2023 Putaran Perdana

Tiga partai yang dibuka yakni Kelas Dewasa Bebas ( 2 blok), Kelas Piyik Yunior (3 blok) dan Kelas Piyik Hanging (1 blok), benar-benar menjadi pilihan peserta untuk membuktikan bahwa mereka layak menyandang predikat sebagai jawara. Seluruh tiket yang disediakan panitia, ludes tanpa sisa.

“Alhamdulillah dukungan peserta pada Liga Perkutut Sumenep 2023 begitu luar biasa, seluruh kelas yang kami buka, habis tanpa sisa. Ini menjadi awal yang baik bagi kami untuk terus menggelar agenda sampai akhir,” terang Kusno selaku Ketua Pelaksana. Lebih lanjut disampaikan bahwa dukungan inilah yang akan menjadi salah satu faktor keberhasilan panitia untuk terus menggelar acara sampai tuntas.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh peserta yang telah memberikan dukungan dengan cara hadir ke acara Liga Perkutut Sumenep,” sambung Ketua Bidang Penjurian Pengda Sumenep. Liga Perkutut Sumenep ini merupakan kelanjutan program sebelumnya yakni Liga Hanging Sumenep.

Kung mania begitu semangat mengikuti gelaran LPS 2023

Pergantian nama dimaksudkan untuk lebih memberikan ruang dan kesempatan yang sebesar besarnya kepada seluruh pihak, dalam hal ini pemain dan peternak untuk mengembangkan perkutut sebagai salah satu kekuatan untuk menopang program yang lebih besar yakni Madura Sebagai Sentra Perkutut Nasional.

“Madura kan ditunjuk untuk menjadi Sentra Perkutut Nasional, makanya mulai sekarang kami melakukan persiapan guna menyongsong program tersebut lewat gelaran lomba berupa liga yang kami selenggarakan. Harapannya gelaran Liga Perkutut Sumenep bisa memberikan warna tersendiri bagi program tersebut,” ungkap Ustadz Achmad Fauzan Kamil.

Lebih lanjut disampaikan bahwa dengan adanya Liga Perkutut Sumenep, diharapkan kung mania yang selama ini belum memiliki ternak, tetapi seringkali beli burung mahal untuk lomba, ada keinginan untuk menjadi peternak. Sehingga nantinya di Sumenep muncul banyak peternak, apalagi jika sampai hasilnya berkualitas.

Peraih juara di Kelas Piyik Hanging

Hal ini tentu menjadi sebuah kebanggaan tersendiri jika terwujud. Sementara itu Lapangan Melati Pangarangan Sumenep yang dipilih menjadi lokasi gelaran, menjadi saksi betapa luar biasa acara tersebut. Perebutan posisi kejuaraan di masing-masing kelas berlangsung seru dan menegangkan.

Empat babak penjurian berlangsung tanpa halangan. Sampai akhirnya ditetapkan perih podium di tiga kelas yang diperlombakan. Untuk Kelas Dewasa Bebas, dua podium pertama dan kedua berhasil diboyong amunisi Bambang Pamekasan lewat aksi Wamena bergalang Hercules yang dikerek pada nomor 44 dan Batuna ternakan RSI Pojur pada kerekan 81.

“Alhamdulillah hari ini begitu menyenangkan karena saya bisa memastikan Wamena dan Natuna berada di peringkat pertama dan kedua Kelas Dewasa Bebas. Mudah-mudahan ini menjadi awal yang baik bagi saya dalam menekuni hobi perkutut dan orbitan saya bisa terus moncer di lapangan,” terang Bambang.

Suasana penjurian di Kelas Piyik Hanging

Menyusul pada posisi ketiga adalah Bawang Mas andalan H.Hoirul Pamekasan, produk ternak Sorban yang dikerek pada nomor cantik 111. Di Kelas Piyik Yunior, juara pertama berhasil diraih Defender andalan Dede Primarasa Bandung, ternakan DBL yang berada pada nomor kerekan 152.

Dilanjutkan kemudian Rindu orbitan Bintang Surya Bluto ring WS yang berada pada kerekan nomor 31 dan Marlboro milik Harut batang-Bantang, produk ternak DCC yang dikerek pada nomor 14 ditetapkan sebagai peraih podium ketiga. Di Kelas Piyik Hanging, juara pertama menjadi milik Gerbang Salam amunisi Hoirul Pamekasan ring M2 Bejo yang digantang pada nomor 32.

Dilanjutkan kemudian Sinar Dunia andalan Jumadin si Raja Hanging Kalinget produk unggulan Naga Biru yang menempati nomor kerekan 28 dan tempat ketiga dimenangkan Desmosidici milik Pepen Subang ring Cristal pada gantangan nomor 31.

Advertisement

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.