Connect with us

Perkutut

Latihan Dinilai Jokotole Lenteng Sumenep, Goyang 86 dan Nurlela Raih Podium Pertama, Pengcam Lenteng Resmi Dikukuhkan

KONBUR Tayang

:

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Selasa, 25 Januari 2022, Sumenep kembali dimeriahkan oleh gelaran Latihan Dinilai (Ladini). Menempati lokasi di Lapangan Jambu Lenteng Sumenep, kegiatan ini diprakarsai oleh Paguyuban Jokotole Lenteng. H.Hardi selaku ketua pelaksana mengatakan bahwa even yang membuka Kelas Bebas dan Piyik Hanging bertujuan agar hobi perkutut di Lenteng dan Sumenep bisa tetap eksis.

H.Hardi (kiri) Ketua Paguyuban Jokotole Lenteng Sumenep

“Acara hari ini menjadi bukti bahwa kami tetap semangat untuk menekuni hobi perkutut. Selain itu kami gelar agar teman-teman bisa tetap melombakan burung perkututnya,” terang H.Hardi. Lebih lanjut dikatakan bahwa pilihan pada Selasa sebagai waktu pelaksanaan disebabkan oleh jadwal kegiatan yang semakin padat.

“Kebetulan jadwal lomba sudah padat dan kami hanya bisa melaksanakan pada hari ini, makanya kami sepakat hari Selasa kami jadikan waktu untuk melaksanakan acara,” sambung H.Hardi. Meski tidak digelar pada hari libur, namun antusias peserta untuk mengikuti kegiatan tersebut, terbilang luar biasa.

H.Hardi ketua pelaksana bersama Gus Halim

Tiket yang disediakan panitia, tidak satupun yang tersisa. Seluruhnya ludes diserbu peserta. Bahkan ada beberapa peserta yang tidak kebagian tiket, walau panitia sendiri sudah mengalah untuk tidak menurunkan burung miliknya. “Alhamdulillah, peserta banyak yang daftar dan ada juga yang tidak kebagian tiket, padahal panitia ada yang memberikan tiket pada peserta,” ungkap Ketua Paguyuban Jokotole.

H.Rasid (kiri) Ketua pengcam Lenteng Sumenep

Setidaknya dengan situasi seperti ini, untuk gelaran berikutnya, panitia akan berusaha untuk menambah jumlah tiket, sehingga tidak sampai membuat peserta kecewa karena batal untuk melombakan perkututnya. “Kami atas nama panitia meminta ma’af jika ada peserta yang tidak kebagian tiket, mudah-mudahan lain waktu semua bisa ikut lomba,” jelas H.Hardi.

Hadir dalam acara tersebut, Ketua Pengcam Lenteng, H.Rasid. “Saya datang karena ingin melihat secara langsung kegiatan di Jambu Lenteng dan ternyata luar biasa. Saya harap kegiatan ini bisa terus ada dan ditempat lain juga mengadakan hal yang sama, sehingga perkutut lebih ramai dan semarak,” harap H.Rasid.

Tokoh perkutut Lenteng Sumenep kompak dan guyub

Tidak ketinggalan RB.Abdul Halim Wakil Ketua Bidang Penjurian P3SI Pusat. “Saya kan senang kumpul-kumpul, makanya mumpung ada waktu kosong dan tidak ada kegiatan, saya usahakan hadir, sekalian menyambung silaturrahmi dengan sesama kung mania yang ada di Lenteng dan sekitarnya,” ungkap Gus Halim.

Suasana penjurian Kelas Piyik Hanging

Setidaknya kegiatan yang dimotori Paguyuban Jokotole Lenteng ini menjadi bukti nyata keberadaan paguyuban yang ada ditingkat bawah. Paguyuban seakan memberikan kontribusi besar pada semarak hobi burung perkutut dan semangat pada kung mania untuk bisa terus eksis menekuni hobinya.

Dalam acara tersebut dilakukan Pelantikan Pengurus Pengcam Lenteng yang dilakukan RB.Abdul Halim. Dalam sambutannya, RB.Abdul Halim berharap agar Pengcam menjadi ujung tombak Pengda Sumenep dalam menyebarkan informasi dan menyemarakkan hobi perkutut yang ada di wilayah pinggiran yang tidak mampu dijangkau oleh Pengda.

Wawan salah satu juri yang akan bertugas

“Pengcam ini kan kepanjangan tangan dari Pengda, makanya saya harap Pengcam bisa membantu tugas Pengda untuk mensosialisasikan program Pusat melalui Pengda, sehingga terjadi keselarasan pengurus yang ada ditingkat atas sampai tingkat bawah. Pengcam harus bisa memberikan support Pengda agar hobi perkutut bisa sampai ditingkat bawah,” harap Gus Halim.

Sementara itu, dari dalam lapangan diinformasikan bahwa pelaksanaan acara berlangsung suskes dan lancer. Cuaca cerah dan cenderung panas, membuat perebutan posisi kejuaraan berlangsung seru dan penuh aksi dramatis. Namun demikian juri yang diturunkan untuk menilai peserta, harus memilih juara yang akan mengisi daftar.

Peserta yagn meraih podium di Kelas Dewasa

Sampai akhirnya ditetapkan posisi kejuaraan di masing-masing kelas. Untuk Kelas Dewasa Bebas, juara pertama berhasil menjadi milik Goyang 86 orbitan Usman Sumenep ring Palem yang dikerek pada nomor 19. Menyusul pada posisi kedua Putri Atika andalan Ali Sulaiman Lenteng produk ternak Gema Agung yang dikerek pada nomor 05.

Peserta yang tembus meraih juara di Kelas Piyik Hanging

Untuk tempat ketiga diraih Mellas amunisi Ramli Lenteng ternakan WAN yang menempati nomor kerekan 47. Di Kelas Piyik Hanging, juara pertama berhasil diraih Nurlela orbitan Jumadin Kalianget produk ternak Naga Biru yang menempati nomor gantangan 49. Diurutan kedua Gaza andalan Ali Sulaiman Lenteng ring Comet pada gantangan 68. Dan untuk posisi ketiga adalah Sulton andalan Mathuri Rubaru perkutut bergelang JSPI 027 yang menempati nomor gantangan 36.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.