Connect with us

Ayam Bekisar

Tembus Podium Pertama Kontes Piala Bangkalan Cup, Performa Terbaik Rambo Orbitan Agung Laloe Yogyakarta Terkuak Berkat Naluri Seorang Wanita

KONBUR Tayang

:

Tujuan akhir bekisar mania ketika turun lapangan adalah ingin meloloskan orbitannya menembus podium paling depan daftar kejuaraan, terlebih pada partai utama yang menjadi kelas paling bergengsi kontes ayam bekisar. Namun bukan pekerjaan mudah dan gampang meski sudah berbekal amunisi handal.

Agung Laloe bersama istri hobi yang didukung penuh keluarga

Memunculkan potensi sang orbitan bukanlah sesuatu yang bisa dilakukan seperti layaknya membalikan telapak tangan. Ada saja kendala yang dialami ketika target menang harus dicapai. Ada kalanya sang orbitan tidak mampu tampil top form sesuai harapan meski sudah berada di tangan seorang perawat handal.

Sebaliknya, kemunculan potensi yang dimiliki seekor petarung terkuak dari seseorang yang selama ini dianggap hanya sebagai perawat biasa tanpa embel-embel perawat papan atas. Kog bisa, itulah pertanyaan yang muncul. Namun kenyataan dan fakta terjadi bahwa seekor petarung yang sudah pernah ditangani seorang perawat handal, tak mampu berbuat banyak.

Bahkan bakat terpendam yang dimiliki seekor ayam bekisar muncul dan menjadi sebuah kekuatan besar saat menghadapi lawan, terendus dari seorang yang selama ini dianggap hanya sebagai perawat rumahan yang hanya bisa menjalankan rutinitas setiap harinya. Kisah ini terjadi pada Rambo ayam bekisar orbitan Agung Laloe Yogyakarta.

Rambo orbitan Agung Laloe performanya makin memukau

Kontes Ayam Bekisar bertajuk Piala Bangkalan Cup yang digelar pada Minggu, 26 Februari 2023 lalu, memunculkan nama baru yakni Rambo sebagai peraih podium pertama di Kelas Utama. Kemenangan ini berhasil membungkam beberapa nama besar seperti Mafia milik Tek Gwan Banyuwangi dan nama lain yang selama ini menjadi ancaman.

Rambo yang selama ini tidak pernah masuk daftar peserta unggulan, terus berupaya menemukan formula yang cocok untuk dijadikan menu ideal. Tanda-tanda kemenangan Rambo sudah terlihat saat babak penyisihan. Raihan nilai penuh yang diberikan enam juri, selalu terisi pada kolom nomor dimana Rambo dikerek.

Eksistensi Agung Laloe dapat support penuh sang istri

“Saat melihat penampilan di babak penyisihan, saya merasa ada yang lebih pada penampilan Rambo dan saat itu saya optimis bisa meraih juara,” terang Agung Laloe. Kenyakinan tersebut semakin besar saat Rambo dinyatakan lolos untuk mengikuti partai final, penentuan posisi lima besar daftar kejuaraan.

Prediksi tersebut ternyata benar adanya, Rambo tampil dengan suara bagusnya disertai kestabilan yang luar biasa. Sampai akhirnya juri memilihnya sebagai peraih podium pertama, mengalahkan lawan yang saat itu juga berebut posisi terdepan. Sontak Agung Laloe bersama supporter melakukan selebrasi atas raihan podium terbaik.

Rambo saat bersama sang pengorbit

“Hari ini Rambo membuktikan menjadi pemenang, performa yang ditampilkan luar biasa. Akhirnya penantian panjang bisa didapat hari ini,” ungkap Agung Laloe. Ditambahkan bahwa ada sosok yang dianggap berjasa besar dalam mengantarkan Rambo hingga mencapai puncak prestasi yang selama ini menjadi target setiap peserta.

Sejak ditake over sekitar enam bulan lalu, Agung Laloe memiliki tugas untuk meneruskan kiprah ayam bekisar ini di kontes tanah air. Saat itulah Agung Laloe menyerahkan perawatan sang andalan anyar pada Man atau yang popular dengan nama Simon Peres Yogyakarta. Selama berada di tangan Simon Peres, prestasi Rambo naik turun.

Target podium pertama belum sepenuhnya bisa terealisasi. Namun demikian Agung Laloe masih terus menaruh harapan besar. Saat tampil dalam gelaran Bupati Cup Sumenep pada 23 Oktober 2022, Rambo belum menunjukkan keperkasaannya. Begitu juga saat turun di Bupati Cup Sampang pada 11 Desember 2022, Rambo hanya meraih juara keempat Kelas Utama.

Prestasi terbaik Rambo diraih dalam gelaran Piala Bangkalan Cup

Pasca pertarungan tersebut, Simon Peres terus berupaya menguak tabir untuk menemukan satu pola rawatan yang bisa meningkatkan performanya. Menjelang tarung dalam gelaran Kontes Ayam Bekisar Tingkat Nasional Memperebutkan Piala Ratu Gusti Kanjeng Ratu Condoro Kirono Yogyakarta, Minggu 29 Januari 2023, Agung Laloe harus menarik Rambo.

“Lima hari menjelang lomba ditempatnya Ndoro Acun, wabah penyakit menyerang hewan peliharaan di Jogja, akhirnya beberapa rekan menyarankan untuk menarik Rambo agar tidak sampai menjadi korban. Akhirnya saya pindahkan Rambo dari rumah Mas Man (Simon Peres) ke rumah saya,” urai Agung Laloe.

Lebih lanjut disampaikan bahwa jika sampai ayam bekisar ini terkena virus, maka butuh waktu berbulan-bulan untuk mengembalikan kondisinya. Padahal saat ini kontes bekisar sudah mulai semarak. Tugas selanjutnya diserahkan pada Agung Laloe meski sebenarnya tidak ada kenyakinan bisa menjadi perawat handal bagi Rambo.

Rayakan kemenangan Rambo saat tampil di Piala Bangkalan Cup

“Waktu itu saya sampaikan pada beberapa rekan bahwa saya bukan perawat handal yang bisa menjadikan Rambo tampil luar biasa dan mereka tidak mempermasalahkan. Akhirnya saya tidak punya beban yang penting Rambo tetap mendapatkan perawatan meski bukan dari ahlinya,” sambungnya lagi.

Sang Istri yakni Desy Ermawati yang selama ini mendukung penuh hobi sang suami, harus kebagian tugas menjadi perawat baru sang Rambo. “Selama ini istri saya memang rutin merawat ayam bekisar yang ada di rumah, makanya saat Rambo datang, dia harus juga mau merawatnya,” kelakar Agung Laloe.

Agung Laloe bersama Buras Gajah Mada sang orbitan

Inilah babak awal Rambo akhirnya menjadi momok bagi lawan saat berada di arena kontes. Rutinitas sang istri dalam merawat ayam bekisar, termasuk Rambo tidak se ideal layaknya perawat beneran. Soal porsi makan, memang sudah ditakar oleh sang suami. Sedangkan untuk mandi juga rutin dilakukan.

Nah, untuk urusan jemur, Agung Laloe mengaku tidak ada patokan waktu berada lama Rambo dan kawan-kawan harus menerima sinar matahari. “Istri saya kan juga punya rutinitas sehari-hari, misalnya antar jemput sekolah anak-anak. Jemur ayam disesuaikan dengan waktu dia berada di rumah,” katanya lagi.

Trophy juara jadi bukti kualitas yang dipertontonkan Rambo

Jadi selama ini penjemuran dilakukan bisa 30 menit, 60 menit sampai 10 menit (2 jam) bergantung dari waktu yang dimiliki oleh sang istri. Untuk perlakuan terhadap Rambo, Desy Ermawati punya perhatian penuh. Ada naluri yang muncul saat memberikan rawatan dan perhatian terhadap bekisar satu ini.

Saat memberikan makan berupa poer conved AD1, Desy memilih mencampurkan air dalam jumlah banyak, sehingga kondisi pakan yang berupa bubur tersebut benar-benar encer dan terkesan over. Alasannya sangat manusiawi. “Saat saya tanya pada istri kenapa dikasih air banyak, dia bilang kasihan, takut kehausan,” jelas Agung Laloe.

Bersama sesama bekisar mania yang selalu kompak ramaikan hobi

Tidak ada protes yang dilakukannya dengan apa yang dilakukan sang istri. Menu pakan lain berupa pepaya juga menjadi santapan Rambo dan juga 7 ayam bekisar serta ayam buras. Selama menjadi pengasuh Rambo dan juga ayam lainnya, Desy selalu memberikan perhatian penuh, semisal saat kondisi ayam kurang bagus, Desy langsung melakukan tindakan dengan memberikan obat yang langsung dimasukkan ke mulut ayam.

“Jika ada ayam sakit, istri saya langsung memegang sendiri ayam tersebut dan memasukkan obat ke mulutnya, jadi obat tidak ditaruh pada tempat makannya. Inilah yang membuat saya bangga karena istri begitu perhatian dan penuh kasih sayang,” puji Agung Laloe. Siapa sangka jika perlakuan itulah yang akhirnya mendongkrak performa Rambo.

Agung Laloe rutin bawa pulang trophy juara usai melakoni tarung di lapangan

Diakui oleh Agung Laloe bahwa saat tampil di Bangkalan, Rambo menunjukkan penampilan yang sangat berbeda dari sebelumnya. Jika selama ini performanya tidak stabil, ninting dan ngeco, saat ini Rambo selalu mengeluarkan suara terbaiknya. Prosentase ngeco lebih banyak disertai suara bersih.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih pada istri saya karena telah memberikan perhatian dan rawatan penuh kasih sayang, sehingga Rambo saat ini mampu tampil sesuai harapan. Mudah-mudahan performanya bisa terus dipertontonkan dan bisa selalu meraih juara di setiap lomba yang akan diikuti,” harap Agung Laloe.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.