Connect with us

Perkutut

Latihan Dinilai Team Tiger Sepanjang Sidoarjo, Peserta Melebihi Target Panitia, Tunggal Jaya Produk IFF Kunci Kemenangan Sejak Babak Kedua

KONBUR Tayang

:

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sekitar 250 ekor perkutut hanging bertarung berebut podium juara di gelaran Latihan Dinilai Team Tiger Sepanjang Sidoarjo, Minggu 26 Februari 2023. Perjuangan mereka untuk menjadi yang terbaik, begitu luar biasa karena harus menghadapi ratusan lawan yang ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Panitia foto bareng bersama juri yang diturunkan

Lapangan IFF Bird Farm Taman Sepanjang Sidoarjo yang dipilih sebagai lokasi acara, menjadi saksi bisu betapa luar biasanya gelaran perdana kung mania yang tergabung dalam Team Tiger. Selain itu mereka juga harus menghadapi kondisi cuaca yang dirasa kurang memberikan dukungan.

Mendung panas yang disertai angin kencang, menjadi sebuah tantangan bagi peserta untuk tetap tampil maksimal. Meski di awal penjurian sempat terjadi gerimis, namun itu tidak berlangsung lama. Cuaca yang menjadi momok peserta dan juga panitia, hanya sekedar lewat untuk memberikan rasa adem bagi mereka.

H.Said (dua kanan) bersama kung mania Sidoarjo

“Saya mengucapkan banyak terima kasih atas kehadiran dan dukungan kung mania yang telah hadir di acara kami Latihan Dinilai Team Tiger. Saya juga meminta ma’af karena cuaca kurang mendukung yakni angin kencang. Semua itu di luar kemampuan kami,” terang H.Said IFF selaku tuan rumah.

Peserta membludak di luar ekspektasi panitia

Namun yang pasti gelaran yang didukung penuh Pengcam Taman Sidoarjo ini mampu menghadirkan peserta di luar ekspektasi panitia. Awalnya mereka hanya menargetkan peserta 3 blok dengan alasan karena kegiatan ini merupakan even perdana, namun siapa sangka jika pada akhirnya membuahkan sesuatu yang luar biasa.

“Terus terang ini adalah even perdana kami, segala kekurangan akan kami evaluasi demi hasil yang lebih baik untuk gelaran selanjutnya,” ungkap H.Said. Dari data yang masuk, peserta berasal dari Bangkalan, Surabaya dan juga Sidoarjo. Kehadiran mereka menjadi bukti kuat dukungan yang diberikan pada gelaran Team Tiger dalam mengemas lomba untuk yang pertama kalinya.

Pemandangan yang diperlihatkan dalam Latihan Dinilai team Tiger Sepanjang

“Kami sengaja menggelar Latihan Dinilai khusus untuk Kelas Piyik Hanging sebagai permulaan sekaligus pembelajaran bagi kami yang merupakan orang baru dan pemula, nantinya kami akan mengemas lomba yang lebih besar dengan jumlah kelas yang lebih banyak lagi,” ungkap pemilik IFF Bird Farm.

Agus (dua kanan) sukses orbitkan Tunggal Jaya produk IFF Bird Farm

Setidaknya sukses gelaran ini menjadi awal kiprah Team Tiger dalam menyemarakkan hobi perkutut khususnya menambah jumlah agenda bagi kung mania yang suka menyalurkan hobi lewat lomba. Meski cuaca tidak memungkinkan untuk perkutut usia muda, namun ada peserta yang mampu memaksimalkan performa terbaiknya dengan meraih bendera 3 warna.

Seperti yang dipertontonkan Tunggal Jaya orbitan Adi/Ardian kung mania Pasuruan. Perkutut ternakan IFF Bird Farm Sepanjang Sidoarjo yang digantang pada nomor 114 sejak babak pertama hingga ketiga berhasil meraih bendera tiga warna. Meski dibabak keempat hanya bisa mendapatkan bendera dua warna hitam, namun Tunggal Jaya ditetapkan sebagai peraih podium pertama.

Peserta yang berhasil menembus urutan 1 sampai 10

Kemenangan Tunggal Jaya nampaknya berdampak pada saudaranya/adiknya. Agus sang perawat mengaku bahwa pasca kemenangan di podium pertama, adik Tunggal Jaya langsung di take over oleh Adi/Ardian pemilik Tunggal Jaya. “Adik Tunggal Jaya yakni Teteh Gelis, juara 29 nomor gantangan 131, laku di beli Adi/Ardian,” jelas Agus.

Peraih juara 11 sampai 20

Menurutnya performa Tetah Gelis memang belum maksimal karena usia yang masih sangat muda yakni tidak sampai 2 bulan, namun sudah menunjukkan potensi yang luar biasa. Tidak dijelaskan berapa rupiah yang disepakati, namun Agus mengaku bandrolnya fantastik. “Alhamdulillah Teteh Gelis adik Tunggal Jaya, pindah ke juragan baru, pemilik yang sama. Harganya fantastik,” ungkap Agus.  .  

Menyusul pada urutan kedua, Bandel amunisi R.Ainur M Bangkalan, produk ternak Andeng Bird Farm. Kemenangan perkutut yang digantang pada nomor 40 berkat raihan bendera dua warna hitam pada babak pertama, babak ketiga dan babak keempat serta bendera tiga warna pada babak kedua.

Peserta yang berhasil meraih juara 21 sampai 30

Ditempat ketiga dimenangkan oleh Benalu Cinta andalan H.Hidayat Team Kujang Surabaya. Sukses perkutut ternakan MB yang digantang pada nomor 121 berkat raihan bendera dua warna hitam pada babak pertama dan ketiga, bendera tiga warna pada babak kedua dan bendera koncer pada keempat.

Diakhir acara segenap panitia Team Tiger mengucapkan banyak terima kasih atas kehadiran, dukungan dan partisipasi peserta dalam gelaran yang baru mereka rasakan sendiri. Bagaimana mengemas lomba yang belum pernah mereka alami sebelumnya. “Selama ini kami hanya bisa lomba dan lomba, kali ini saya dan teman-teman lain merasakan sekali menjadi panitia,” ungkap H.Said.

Take over adik Tunggal Jaya berbandrol fantastik

Yang pasti selama acara berlangsung, tidak Nampak masalah dan kendala. Seluruh rangkaian acara berlangsung lancar dan sukses. Begitu juga dengan doorprize yang disediakan panitia, mampu membuat peserta menunggu untuk mendapatkannya. Sangat ramai saat acara doorprize diundi.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dan sumbangan dari semua pihak yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu. Mudah-mudahan apa yang telah diberikan bisa memberikan manfaat untuk orang lain dan semakin bertambah pahala yang akan diterima dari sumbangan tersebut,” sambung mengakhiri obrolan.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.