Connect with us

Perkutut

Dari Rakerda P3SI Pengda Banyuwangi (4/2): Liga Perkutut Blambangan Kembali Dilanjut, Roda Ekonomi Masyarakat Kecil Perlu Ditingkatkan

KONBUR Tayang

:

Rakerda P3SI Pengda Banyuwangi
HASIL RAKERDA P3SI PENGDA BANYUWANGI. LPB tahu 2022 siap diputar lagi
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tuntas sudah putaran Liga Perkutut Blambangan (LPB) Banyuwangi tahun 2021, yang jadi program kerja dari Pengurus P3SI Pengda Banyuwangi. Dan meskipun sepanjang tahun itu pandemi Covid-19, sangat mempengaruhui aktivitas kungmania. Namun dengan semangat dan kekompakan semua kru Pengda serta panitia yang terlibat, gelaran LPB pun berbuah sukses.

Dan hari Jum’at pagi, tanggal 4 Februari 2022 kemarin. Bertempat di Studio Dinas Pariwisata Kabupaten Banyuwangi. Pengda P3SI Banyuwangi, melakukan Rakerda (Rapat Kerja Daerah). Dengan tujuan selain mengevaluasi hasil dari LPB tahun 2021, juga apa yang perlu diperbaiki atau ditambah.

Hadir di Rakerda tersebut, selain Ketua bersama pengurus inti Pengda Banyuwangi. Juga hadir beberapa tokoh perkutut kota Gandrung dan semua ketua Pengcam yang ada di wilayah Banyuwangi. Rakerda yang dimulai tepat pukul 08.00 WIB itu, dipimpin langsung oleh Aang Muslimin, selaku Ketua Pengda.

Dalam kesempatan tersebut, ketua Pengda Banyuwangi. Selain mengucapkan terima kasih kepada semua jajaran pengurus Pengda. Dan juga kapada semua ketua beserta pengurus Pengcam se wilayah Banyuwangi yang sudah berperan aktif ikut mensukseskan LPB. Ketua Pengda juga mengapresiasi kepada semuanya, atas semangat dan kinerjanya selama putaran liga.

AANG MUSLIMIN (KANAN). Saat memimpin acara Rakerda.

“Betul, karena terus terang. Saya selaku ketua Pengda, jelas tidak mungkin bisa melaksanakan program kerja ini sendiri. Tanpa adanya dukungan dan peran aktif dari semu pengurus serta semua Pengcam yang ada di wilayah Banyuwangi,” tandas Aang, saat mengawali acara Rakerda.

Lebih lanjut Aang Muslimin menjelaskan, kalau hasil dari LPB tahun 2021 kemarin sudah cukup bagus. Melihat hasil itu, ia mohon dukungan dari semua yang hadir. Bahwa Pengda Banyuwangi akan melanjutkan LPB sebagai progran kerja tahun 2022. Namun ia berharap, untuk putaran LPB tahun 2022 ini bisa lebih bagus lagi.

Selain itu, tambah Ketua Pengda. Dari gelaran LPB nanti ia juga berharap, sisi ekonomi masyarakat kecil dan UMKM juga harus ada peningkatan. Khususnya pada masyarakat sekitar, saat digelarnya putaran LPB nanti.

“Betul, peningkatan ekonomi bagi masyarakat kecil yang ada disekitar gelaran LPB nanti, juga harus bisa menikmati. Seperti penjual kuliner, baik penjual makanan, minuman, rokok maupun lainnya. Dan juga penjuali pernak-pernik atau asesoris terkait dengan burung perkutut,” Tutur Aang.

SEKRETARIS PENGDA. Saat membacakan hasil Rakerda.

Akhirnya beberapa poin penting yang disepakati bersama atau hasil Rakerda. Dan beberapa poin itu sebagai berikut :

  1. LPB tahun 2022 masih tetap khusus untuk kungmania Banyuwangi.
  2. LPB tahun 2002 digelar sebanyak 9 putaran dengan panitia dari masing-masing Pengcam.
  3. Dan kelas yang dibuka di LPB tahun 2022, yaitu kelas dewasa bebas, kelas piyik yunior (setengah kerek) dan kelas piyik hanging.
  4. Pendaftaran LPB rata-rata Rp 75 ribu (yang Rp 10 ribu masuk kas Pengda) dibayarkan pada saat lomba.
  5. Pendaftaran untuk Latihan Dinilai ditetapkan Rp 50 ribu (kelas piyik yunior dan piyik hanging). Setoran untuk kas Pengda Rp 100 ribu yang dibayarkan saat lomba.
  6. Iuran wajib bagi setiap Pengcam sebesar Rp 50 ribu per bulan. Bila tidak setor tidak diberi jatah LPB maupun gelaran latber dan latihan dinilai.

“Saya mohon apa yang sudah kita sepakati di acara Rakerda ini, mari kita patuhi bersama. Karena semua hasil pemasukan dari kas Pangda, demi kemajuan dunia perkutut di Banyuwangi. Baik putaran LPB-nya maupun roda ekonomi masyarakat bawah,” tegas Aang.

Dan saya mohon maaf untuk teman-teman diluar Banyuwangi,tambah Aang. Untuk sementara gelaran LPB ini memang khusus untuk kungmania Banyuwangi, tapi kalau diluar LPB monggo. Karena Pengda Banyuwangi ingin membina dan membangkitkan semangat kungmania pemula maupun para peternak lokal Banyuwangi.

“Betul dan Alhamdulillah, sepanjang LPB tahun 2021 kemarin. Selain banyak pemain-pemain perkutut pemula dan peternak baru  bermunculan. Para peternak-peternak baru itu juga mulai berani belanja materi-materi bagus. Agar burung perkutut hasil oplosan kadangnya bisa bersaing di LPB,” tambah Aang.

Sementara dari hasil Rakerda, juga sudah disusun agenda atau jadwal dari putaran LPB tahun 2022. Dan berikut jadwal dari putaran LPB, yang bakal dikemas oleh masing-masing Pengcam, dimana untuk hari dan tanggalnya menyusul.

  • Putaran LPB pertama, bulan Februari oleh Pengcam Muncar.
  • Putaran LPB kedua, bulan Maret oleh Pengcam Banyuwangi Kota
  • Putaran LPB ketiga, bulan Mei oleh Pengcam Kalibaru.
  • Putaran LPB keempat, bulan Juni oleh Pengcam Rogojampi.
  • Putaran LPB kelima, bulan Juli oleh Pengcam Blimbingsari.
  • Putaran LPB keenam, bulan Agustus oleh Pengcam Glenmore.
  • Putaran LPB ketujuh, bulan September oleh Pengcam Kalipuro.
  • Putaran LPB kedelapan, bulan Oktober oleh Pengcam Wongsorejo.
  • Putaran LPB kesembilan, bulan Nopember oleh Pengcam Silir Agung.

Di  acara Rekerda kemarin, Ketua Pengda Banyuwangi. Selain membahas kelanjutan LPB, juga melakukan pergantian beberapa pengurus inti Pengda. Ini dilakukan karena ada beberapa pengurus yang sudah tidak aktif. Baik karena kesibukan kerjanya yang tidak bisa ditinggalkan maupun ada hal lain.

Adapun susunan Pengurus PWA (Pergantian Antar Waktu) P3SI Pengda Banyuwangi, untuk periode 2019 – 2024.

“Sekali lagi, saya mohon kepada semua pengurus inti Pengda Banyuwangi. Dan saya juga  berharap kepada semua Ketua beserta pengurus Pengcam yang ada di wilayah Banyuwangi. Untuk tetap semangat, kompak dan saling berkoordinasi, agar LPB tahun 2022 bisa terlaksana dengan baik sesuai rencana. Saya yakin kita bisa,” tutup Aang.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.