Connect with us

Perkutut

Setelah 3 Tahun Absen, Pengwil P3SI Bali Siap Gelar LPI 2023

KONBUR Tayang

:

kutut
Ketua Pengwil P3SI Bali Budi Dharma (kiri) bersama pengurus lainnya dari kiri Made Mindradjaja, Triyasa KN, H Sugik, Susanto, H Achmad Thosan, saat mengikuti rapat persiapan menuju Munas P3SI Surabaya. (Foto: gde)
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

SETELAH tiga tahun Bali tidak menggelar Liga Perkutut Indonesia akibat pandemi Covid-19, terakhir 24-25 Agustus 2019 bertajuk Bupati Gianyar Cup, kini Pengwil P3SI Bali siap untuk menggelar kembali Liga Perkutut Indonesia pada tahun 2023 mendatang. Kesiapan Bali ikut bersumbangsih pada LPI 2023 mendatang ini tercetus pada Jumat, 4 November 2022 di Sekretariat P3SI Bali saat rapat pembahasan persiapan Pengwil P3SI Bali mengikuti Munas yang akan diselenggarakan di Surabaya.

‘’Kami sepakat siap untuk menjadi tuan rumah dari salah satu seri LPI 2023 mendatang,’’ terang Ketua Pengwil P3SI Bali selepas rapat pengurus yang dihadiri Penasehat Pengwil P3SI Bali Made Mindradjaja, Sekretaris H Achmad Thosan, Ketua Bidang Penjurian Triyasa KN, Wakil Bendahara Susanto PA sekaligus mewakili Pengda Badung, Ketua Pengda Denpasar H Sugik dan beberapa pengurus secara online.

Keputusan ini diambil setelah melihat perkembangan kasus Covid-19 yang semakin mereda dan sudah tidak terjadi pembatasan aktivitas masyarakat khususnya di wilayah Bali.  Lebih dari itu, karena perkembangan perkututan di Bali sudah semakin menggairahkan. Terbukti pada Liga Perkutut Bali 2021 dan 2022 jumlah peserta semakin ramai dan penyelenggaraannya pun semakin meriah. Bahkan belakangan kung mania luar Bali banyak yang hadir di ajang LPB 2022.

‘’Akan sangat sempurna jika dalam ajang LPB 2023 nanti dilengkapi dengan konkurs LPI,‘‘ ujar Budi Dharma yang diamini Susanto pemilik PA BF yang semakin getol berlomba ke Jawa.

Bagi kung mania Bali yang belum berkesempatan mencicipi lomba nasional di Jawa, ajang LPI nanti akan menjadi ujian sekaligus pembelajaran bagi gaco-gaconya yang selama ini sudah menunjukkan kualitasnya di ajang LPB dan belum teruji di LPI.

Selain memutuskan akan memohon jadwal LPI satu seri di tahun 2023, Pengwil bersama Pengda Bali memastikan akan hadir di ajang Munas P3SI sekaligus membawa gaco-gaco Bali untuk pentas di Surabaya. ’’Kami akan berangkat Kamis sekaligus bawa burung,‘‘ terang H Achmad Thosan.

Pada kesempatan tersebut juga dibahas persiapan penutupan LPB 2022 dimana seri terakhir akan dilaksanakan dua pekan setelah Munas P3SI. Saat itu setelah putaran terakhir berakhir, akan ditetapkan 10 burung terbaik masing-masing di kelas dewasa senior dan yunior LPB 2022. Sekaligus peternak terbaik. Untuk penyerahan piagam penghargaan yang dibuat secara eksklusif ini akan diserahkan bertepatan dengan Latbernil yang akan diselenggarakan oleh Pengda P3SI Denpasar paruh Desember 2022.

’’Kami siap menggelar latber sekaligus  menjadi momen penyerahan burung terbaik LPB 2022,‘‘ ujar H Sugik, pemilik Kaswari BF ini. (gde)

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.