Connect with us

Perkutut

LPJI #2 Mawar Hitam Cup Yogyakarta, Jadi Ajang Pamer Kualitas Goyang Furtune, Marques, Naga Surya dan Embun Pagi

KONBUR Tayang

:

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Minggu, 20 Februari 2022 lapangan Ngrenak Yogyakarta kembali diramaikan oleh kehadiran kung mania untuk memenuhi undangan panitia LPJI #2 Mawar Hitam Cup. Agenda seperti ini menjadi begitu berarti karena diramaikan oleh peserta dari berbagai daerah, tidak hanya tuan rumah Yogyakarta, tetapi dari beberapa kota.

Peserta yang berhasil meraih juara di Kelas Dewasa Senior

Mereka datang sebagai wujud dukungan kepada panitia dan juga sebagai bukti kecintaan kepada hobi yang ditekuninya. Yang pasti mereka juga ingin ikatan silaturrahmi antar sesama kung mania bisa tetap terjaling. Tujuan lain tentunya untuk mengukur kemampuan jago-jago lawan, apakah bisa mengimbangi atau sebaliknya.

Kehadiran mereka berimbas pada jumlah peserta yang begitu besar. Empapt kelas yang ibuka (Dewasa Senior, Dewsa Yunior, Piyik Yunior dan Piyik Hanging) nyaris tidak ada tempat kosong. Semua tiket terjual ludes. Kenyataan itulah yang membua tpersaingan perebutan posisi kejuaraan berlangsung seru dan penuh aksi dramatis.

Peserta yang berhasil meraih juara di Kelas Dewasa Yunior

Empat babak penjurian yang diberikan kepada seluruh peserta untuk memastikan kesiapan perkutut orbitannya, dimanfaatkan betul untuk pamer kualitas andalan yang diboyong ke lokasi acara. Mereka berharap, orbitannya yang berada di atas kerekan dan yang digantangkan bisa tampil maksimal untuk menentukan posisi kejuaraan.

Peserta yang berhasil meraih juara di Kelas Piyik Yunior

Cuaca cerah nampaknya semakin memberikan support penuh pada sang orbitan yang harus menghadapi lawan pada kelas yang diikutinya. Juri yang diturunkan benar-benar berusaha untuk memastikan siapa yang berhak untuk menduduki podium. Sampai akhirnya, setelahh babak keempat dinyatakan usai, penentuan kejuaraan dilakukan.

Untuk di Kelas Dewasa Senior, Goyang Fortune andalan Andy S Salatiga produk ternak SNT yang dikerek pada nomor 116 ditetapkan sebagai peraih podium pertama. Disusul kemudian Dewa Ruci amunisi Heri Pemalang ring Prokung pada krekan 114 sebagai peraih podium kedua dan tempat ketiga ada Hamer milik H.Djumai Bantul ternakan NG pada kerekan 095.

Peserta yang berhasil meraih juara di Kelas Piyik Hanging

Di Kelas Dewasa Yunior, Miko Sidoarjo sukses memastikan Marques andalannya pada podium pertama. Perkutut ternakan CMM yang dikerek pada nomor 146 tak mampu disalip lawan. Menyusul kemudian New Era milik Hadi S PLH BF Cilacap ring Paleng pada kerekan 168 sebagai peraoh podium kedua.

Dan urutan ketiga menjadi milik John Wick orbitan Almahdi Klaten ternakan Widya yang dikerek pada nomor 140. Di Kelas Piyik Yunior, juara pertama diraih oleh Naga Surya milik Sie Peng An Banyumas ring SPA pada kerekan 020. Di urutan kedua diraih Bintang Topaz andalan Toni Bantul produk ternak HAAS yang menempati kerekan nomor 080.

Suasana penjurian di Kelas Piyik Hanging

Dan tempat ketiga ada Nur Alfath milik H.Sarjono Semarang ternakan SRJ pada kerekan 051.  Untuk Kelas Piyik Hanging, juara pertama berhasil diraih Embun Pagi milik H.Jemangun Kebumen ring Duta yang digantang pada nomor 49.  Menyusul kemudian Ragile orbitan Sunu/Bas BF Bantul ternakan Pisces yang menempati gantangan 50. Disusul kemdian Amaris andalan Hadi PLH BF Cilacap ring Fevta pada gantangan nomor 38.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.