Connect with us

Perkutut

Liga Hanging Peternak Sampang Putaran 9, Maha Karya Kunci Juara di Babak Kedua, Lukaku Tunda Pesta Kemenangan Lawan

KONBUR Tayang

:

Advertisements
Iklan JBM BF Malang
Advertisements
Iklan Akbar 24 BF Bangkalan
Advertisements
Iklan WAS BF Banyuates
Advertisements
Iklan Trimurti BF Sidoarjo
Advertisements
Iklan Team Hercules Malang
Advertisements
Iklan CMM BF Sidoarjo

Perjuangan kung mania Sampang untuk bisa menambah pundi-pundi poin kemenangan, terus dilakukan. Liga Hanging Perkutut Sampang Putaran 9, yang dihelat di lapangan Bunten Timur Ketapang pada Rabu, 24 November 2021 menjadi ajang untuk merealisasikan keinginan  tersebut.

H.Moh Aksan AKN (tengah) sukses orbitkan produk Maha Karya

“Saya salut dengan perjuangan dan semangat rekan-rekan untuk terus menggelorakan semarak hobi perkutut, khususnya Liga Perkutut Hanging Sampang sampai detik ini. Ini adalah hal yang luar biasa,” tegas Ach.Wachid Ketua Pengda Sampang. Lebih lanjut diharapkan semangat ini bisa terus ada sampai di akhir liga.

Pada liga putaran ini, Kelas Piyik Yunior masih menjadi partai tambahan selain partai utama yakni Piyik Hanging. Dua blok setengah kerek nampaknya tetap menjadi penyemarak. Panitia kali ini berhasil mendatangkan peserta sebanyak 2 blok Piyik Yunior dan 4 blok Piyik Hanging.

Peserta yang berhasil meraih juara 1 – 15 Piyik Hanging

“Alhamdulillah hari ini kami bisa melaksanakan acara Liga Hanging Peternak Sampang Putaran 9 dengan lancar, tertib dan tanpa kendala,” terang M.Suhud selaku ketua pelaksana. Sukses ini berkat dukungan dan kerjasama diantara sesama kung mania untuk terus menyemarakkan Liga Perkutut Sampang.

“Saya atas nama panitia mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan dan kerjasama dari rekan-rekan peserta, sehingga kami bisa menggelar acara Liga Perkutut Hanging Sampang sesuai keinginan,” lanjut M.Suhud. Hal senada disampaikan oleh Ach Wachid, Ketua P3SI Pengda Sampang.

Peraih juara 16 sampai 25 Kelas Piyik Hanging

“Saya atas nama Pengda Sampang mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan dan partisipasi peserta untuk terus meramaikan Liga Perkutut Hanging Sampang, mudah-mudahan apa yang kita lakukan memberikan manfaat bagi seluruh komunitas. Pemandangan yang bisa dijumpai dalam kegiatan ini adalah antusias masyarakat untuk ikut menyaksikan dan menjadi saksi semarak liga.

Tidak sedikit masyarakat, terutama kaum muda yang ikut nongkrong disekitar lokasi acara. Gelaran liga ini seakan menjadi hiburan bagi mereka. Begitu juga dengan pengendara yang kebetulan lewat dilokasi, ikut menjadikan acara ini sebagai obyek yang mereka saksikan. Membludaknya peserta berimbas pada ketatnya persaingan perebutan posisi kejuaraan.

Kades Mangar (dua kiri) antar Lukaku menuju podium juara

Cuaca mendung yang terjadi sepanjang perjalanan penjurian, tidak menghambat para peserta yang ada di masing-masing kelas untuk bisa menggeber performa terbaiknya, menunjukkan pada juri sebagai yang terbaik dan layak untuk dipilih. Empat babak penjurian berlangsung tanpa kendala karena kekhawatiran turun hujan tidak terjadi.

Dalam kondisi mendung meski sesekali ada cahaya menembus gumpalan awan hitam, Maha Karya perkutut orbitan Dafa AKN Sampang yang digantang pada nomor 77 langsung menggebrak perolehan nilai dengan hasil tiga warna hitam usulan pada babak pertama. Hasil tersebut bertahan sampai babak kedua dengan hasil bendera yang sama.

Peserta peraih jaura di Kelas Piyik Yunior

Usai turun minum yakni babak ketiga, hasil yang didapat mengalami penurunan karena juri hanya menancapkan bendera dua warna. Namun demikian, di atas kertas perkutut produk ternak AKN ini sudah memastikan diri sebagai peraih podium pertama. Terlebih di babak akhir, raihan bendera dua warna hitam semakin mengukuhkan posisinya.

“Maha Karya (AKN N.13) tampil untuk pertama kalinya di arena, usianya sekitar 98 hari. Lahir dari indukan Palek SK 34 dan Naga Muda K.B.6. Ibu Manalagi/Mayadapa. saya yakin ke depan Maha Karya bisa tampil lebih bagus lagi dengan raihan bendera 4 warna,” jelas H.Moh.Aksan sang pemilik AKN Bird Farm Sampang.

Liga Perkutut Hanging Sampang Putaran 9

Menyusul diurutan kedua ada Kendedes andalan H.Yusuf NS Banyuates Sampang. Menempati nomor gantangan 95, perkutut ternakan WAS ini sudah mengkoleksi nilai tiga warna mulai babak pertama, kedua dan ketiga serta dua warna pada babak akhir. “Cuaca kurang mendukung, andai saja ada panas, mungkin hasilnya akan beda,” jelas pemilik WAS Bird Farm Banyuates.

Ditempat ketiga berhasil menjadi milik Awara amunisi H.Salam Salju ring A&A. Kemenangan perkutut yang digantang pada nomor 51 berkat raihan bendera tiga warna pada babak pertama dan ketiga serta dua warna pada babak kedua dan keempat. Sementara itu di Kelas Piyik Yunior, Lukaku andalan Kades Mangar Pamekasan memastikan diri sebagai yang terbaik.

Suasana penjurian di Kelas Piyik Yunior

Menempati nomor kerekan 88, perkutut ternakan CTP sukses meraih podium berkat raihan bendera tiga warna pada babak pertama, kedua dan ketiga serta dua warna pada babak akhir. “Saya datang untuk mencari setelan burung untuk bertanding di lomba yang lebih besar, mudah-mudahan bisa segera ketemu formula yang pas,” ujar Deny sang mekanik usai penjurian.

Menyusul pada tempat kedua, Ronggolawe amunisi H.Mukhsin Banyuates. Perkutut ternakan Albar yang menempati nomor kerekan 19 mengakhiri penjurian dengan nilai bendera tiga warna pada babak pertama dan kedua, dua warna hitam babak ketiga dsn dua warna pada babak akhir.

Kelas Piyik Hanging penuh sesak oleh peserta

Dan podium ketiga diraih Yasa Gilang orbitan Ruspandi Banyuates. Menempati nomor kerekan 45, perkutut ternakan WAS ini berhasil juara dengan hasil nilai dua warna hitam pada babak pertama, kedua dan keempat serta tiga warna pada babak ketiga.

Perkutut

Daftar Juara Irama Agung Cup Jatiroto-Lumajang, Minggu 5 Desember di Lapangan Umbulsari PG Jatiroto

Published

on

Irama Agung Cup Jatiroto Lumajang
IRAMA AGUNG CUP JATIROTO. Ramai jadi ajang persaingan jago-jago Jawa Timur dan Bali.
Advertisements
Iklan JBM BF Malang
Advertisements
Iklan Akbar 24 BF Bangkalan
Advertisements
Iklan WAS BF Banyuates
Advertisements
Iklan Trimurti BF Sidoarjo
Advertisements
Iklan Team Hercules Malang
Advertisements
Iklan CMM BF Sidoarjo

Agenda perdana Konkurs Seni Suara Alam Burung Perkutut, bertajuk “Irama Agung Cup” Jatiroto, Lumajang.  Dalam rangka tutup giling tahun 2021, Pabrik Gula Jatiroto. Pada hari Minggu 5 Desember 2021, di Lapangan Umbusari, PG Jatiroto. Menjadi persaingan seru, bagi jawara-jawara perkutut dari JawaTimur dan Bali.

Empat babak penilaian, betul-betul dimanfaatkan oleh jago-jago terbaik untuk bisa memboyong tropy kejuaraan. Dan inilah perkutut-perkutut hebat, yang sukses mencatatkan namanya, didaftar kejuraan. Selengkapnya bisa dilihat di box, daftar juara di bawah ini. *agrobur.

Klik untuk memperbesar Daftar Juara.

Lanjutkan Membaca

Perkutut

Data Juara LPJI#2 Prokung Cup, Minggu 05 Desember 2021, Lapangan Ngrenak Yogyakarta

Published

on

Advertisements
Iklan JBM BF Malang
Advertisements
Iklan Akbar 24 BF Bangkalan
Advertisements
Iklan WAS BF Banyuates
Advertisements
Iklan Trimurti BF Sidoarjo
Advertisements
Iklan Team Hercules Malang
Advertisements
Iklan CMM BF Sidoarjo

Minggu, 05 Desember 2021 menjadi agenda gelaran Liga Perkutut Jogja Istimewa (LPJI) #2 bertajuk Prokung Cup. Menempati lokasi di lapangan Ngrenak Yogyakarta, panitia berhasil membuka empat kelas yang meliputi Kelas Dewasa Senior, Dewasa Yunor, Piyik Yunior dan Piyik Hanging.

Benny Kurniawan membagikan masker untuk peserta

Seluruh kelas yang dilombakan terisi penuh oleh peserta yang hadir dari berbagai daerah, tidak hanya tuan rumah, tetapi kung mania dari luar kota, seperti Salatiga, Semarang, klaten, Surabaya, Kebumen, Sidoarjo, Purwokerto, Temanggung, Banyumas, Magelang, Boyolali dan beberapa daerah lainnya.

Suasana penjurian di Kelas Piyik Hanging

Empat babak penjurian juga berlangsung tanpa kendala. Cuaca yang cukup cerah membuat persaingan di arena lomba berlangsung seru dan penuh aksi drama mengegangkan. Sampai akhirnya, juri yang bertugas berhasil menentukan posisi kejuaraan di masing-masing kelas yang mereka ikut.

Lanjutkan Membaca

Perkutut

Juara Di Lapangan Superman Jakarta Utara, Raja Alam Langsung Ditawar H Mahfudi

Published

on

Raja Alam DMT BF Depok
Penawaran Masih Belum Sepakat H Mahfudi, Tono DMT dan Billah Bagus BF
Advertisements
Iklan JBM BF Malang
Advertisements
Iklan Akbar 24 BF Bangkalan
Advertisements
Iklan WAS BF Banyuates
Advertisements
Iklan Trimurti BF Sidoarjo
Advertisements
Iklan Team Hercules Malang
Advertisements
Iklan CMM BF Sidoarjo

Kemenangan Raja Alam dieven Komunitas Perkutut Utara di Lapangan Superman, Rorotan Cilincing Jakarta Utara , Sabtu (4/12) semakin menegaskan kestabilan prestasi burung milik Tono DMT BF Depok. Hari itu kembali dia sukses meraih gelar juara pertama dikelas Dewasa Yunior, kemenangannya merupakan rangkaian perjalanan prestasinya yang nyaris berturut-turut.

Produk ternakan DMT BF Depok milik Tono meskipun jumlahnya terbatas,  namun sudah nyata kualitasnya. Duet Raja Alam dan Bejo  hasil ternakannya belakangan sedang mengkilap prestasinya. Keduanya sampai saat ini masih menguasai podium juara dikelas Dewasa Senior dan Yunior. Bahkan, keistimewaan Raja Alam ini yang membuat H Mahfudi, kung mania Jakarta Utara ini begitu kepincut untuk meminangnya.

Boleh jadi H Mahfudi begitu ngebet ingin mentransfer sang gaco, pasalnya dari rekam jejak prestasi Raja Alam yang masih  tergolong burung muda ini  stabil dijalur juara. Hampir setiap pekan belakangan ini selalu menempati rangking teratas dideretan daftar juara. Di Pengda Depok  sendiri sudah mengantongi 3 gelar juara pertama, Di Bogor dua kali juara pertama, di Majalengka pun prestasi yang sama, juga di Bandung dan yang paling gres dieven Lapangan Superman Pengda Jakarta Utara.

Namun sayangnya, tawaran diangka Rp 35 juta yang diajukan kung mania dari Tanjung Priuk ini belum cocok angkanya. “Tadinya kan saya buka lima puluh, tapi nggak papa lah saya lepas diangka 40 juta,” ungkap sang pemilik.

H Mahfudi memantau burung idamannya ini sejak burung tersebut juara dieven Pengda Bogor pekan lalu. Tapi, hingga berita ini ditulis, masih belum ada deal kesepakatan soal mahar yang sudah mereka  saling ajukan ini.

Ada kisah menarik, dari silsilah nama burung tersebut yang dinamainya Raja  Alam. Menurut sang pemilik, burung yang terlahir  dari kandang DMT K-7 juga bermaterikan DMTxDMT ini

pernah lepas dari kandang umbar, dua hari tidak pulang. Dan Tono sang pemilik, saat itu sudah pasrah burung  dianggap hilang. “Namun ternyata akhirnya balik lagi, Alhamdulillah,,” ungkap Tono yang juga Ketua P3SI Pengda Depok yang berdomisili di Jl Tanah Baru, Blok AH 2 (bawah Mesjid) Perumahan Depok Mulya 3,  Depok, mengisahkan perjalanan burung jagoannya ini.

Menurutnya, dari silsilah produk DMT saat ini berbasic indukan yang digunakannya perpaduan trah LUM 8 BF impor yang dipasangkan dengan Pandan Mas. Kemudian dikembangkan dengan materi-materi dari Cristal BF Surabaya, TOP Depok lalu dilengkapi materi-materi ternakan dari Roma BF, WI Depok dan Shasha BF, JC BF serta materi indukan lainnya.

Saat ini di DMT BF lebih dominan pakai materi sendiri. Dipadukan dengan materi ternakan lainnya. Hasilnya, dari materi indukan sendiri menghasilkan anakan-anakan istimewa, seperti Bejo, Raja Alam dan lainnya.  *agrobur.

Lanjutkan Membaca
Advertisement banner

Copyright © 2019 Media Agrobur. Powered by agrobur.