Connect with us

Perkutut

IFF Bird Farm Sidoarjo, Makin Semangat Pasca Kemenangan Sang Lokajaya di Konkurs Nasional, Harapan Berikutnya Orbitkan Kembali Petarung Handal

KONBUR Tayang

:

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dunia hobi perkutut adalah sebuah pilihan yang diambil H.Said IFF Bird Farm Taman Sepanjang Sidoarjo, untuk bisa terus menyambung silaturrahmi dengan sesama. Karena dari hobi, keinginan untuk berkumpul, bisa terealisasi, terlebih ketika aktif hadir ke lapangan. Arena konkurs adalah tempat dan lokasi dimana kung mania dari berbagai daerah, latar belakang berbeda, berada disana.

H.Said pemilik IFF Bird Farm dan Sang Lokajaya

Sebagai sosok yang memiliki aktifitas dan rutinitas yang cukup padat, H.Said merasa bahwa hanya di arena lomba, bisa bertatap muka dan saling bertegur sapa dengan yang lain. Saat ada waktu kosong dan burung siap untuk dikerek ataupun digantangkan, maka tidak ada alasan untuk melewatkan moment meramaikan gelaran kung mania.

Merasa menjadi pendatang baru, H.Said mengaku tidak punya target muluk-muluk, yang penting bisa ke lapangan membawa burung, soal menang dan kalah, itu adalah urusan bonus yang didapat. Namun siapa sangka, beberapa orbitan bahkan produk ternaknya, mampu menghasilkan sebuah prestasi yang membuatnya semakin bersemangat untuk eksis di arena.

Dukungan keluarga membuat H.Said makin betah menekuni hobi perkutut

Sang Lokajaya misalnya. Perkutut bergelang IFF ini mampu membuat nama H.Said dan Team Tiger Sepanjang Sidoarjo, mulai dikenal oleh komunitas perkutut tanah air. Prestasi demi prestasi yang dibukukan, membuat Sang Lokajaya menjadi salah satu peserta yang selalu mendapatkan perhatian khusus.

Pasalnya dari beberapa tarung yang diikuti, prestasinya selalu moncer sebagai peraih podium paling depan. Prestasi paling membuat H.Said bangga adalah ketika Sang Lokajaya mampu mempersembahkan trophy kemenangan dibarisan paling depan Kelas Piyik Hanging dalam gelaran Liga Perkutut Indonesia Putaran pertama di Pamekasan.  

Terus membangun kebersamaan dengan sesama kung mania di Sidoarjo

Saat itu H.Said mengaku tidak punya target, karena hadir hanya untuk menyapa kembali rekan-rekan sesama kung mania. Tetapi Sang Lokajaya yang sudah didaftarkan pada Kelas Piyik Hanging tampil memukau dan membuat juri mantap untuk memberikan nilai paling tinggi diantara sekian peserta yang bertarung pada kelas yang sama.

“Alhamdulillah, saya tidak menyangka Sang Lokajaya bisa meraih juara pertama, karena saya sadar bahwa lawan yang dihadapi adalah perkutut bagus dan berpengalaman milik para peserta dari berbagai daerah dengan kualitas yang tidak bisa dianggap enteng. Prestasi ini adalah sebuah hadiah terindah bagi saya karena bisa mendapatkannya,” terang pemilik IFF Bird Farm.

Sang Lokajaya berhasil menembus podium pertama di konkurs nasional

Kemenangan yang diraih Sang Lokajaya dalam gelaran konkurs nasional tersebut bukanlah satu-satunya produk IFF Bird Farm. Ada sederet nama lain yang perkutut bergelang IFF yang mendongkrak nama farm ini sejajar dengan para seniornya. Baik yang diorbitkan sendiri ataupun sudah resmi menjadi kung mania lain.

Catatan terakhir produk IFF yang moncer dalam sebuah gelaran adalah Tunggal Jaya yang diorbitkan Adi./Ardian kung mania Pasuruan. Prestasi terbaiknya diraih saat turun di even Latihan Dinilai Team Tiger Sepanjang Sidoarjo dan ditetapkan sebagai peraih juara pertama pada Kelas Piyik Hanging.

Bersama Team Tiger makin kompak dan solid

Bahkan sang adik yakni Teteh Gelis yang ikut turun pada moment yang sama juga berhasil merangsek ke urutan 29 langsung di take over Adi/Ardian Pasuruan. Usianya yang belum genap dua bulan, namun sudah menunjukkan potensi sebagai petarung handal di lapangan, nampaknya membuat Adi/Ardian tidak ingin membiarkan lepas ke orang lain.

“Tunggal Jaya dan Tetah Gelis ring IFF sebelum resmi jadi milik Pak Adi/Ardian Pasuruan, sudah diambil oleh rekan sesama pemain, makanya saat juara di Latnil Team Tiger saya tidak tahu menahu soal itu, terlebih saat ada transaksi adik dari Tunggal Jaya. Tapi saya bersyukur akrena produk IFF tetap moncer di tangan orang lain,” ungkap H.Said.

Koleksi trophy yang berhasil di dapat oleh orbitan H.Said

Harapan yang selalu dinanti adalah produk IFF terus menyebarkan produk berprestasi di arena lomba, baik yang diorbitkan sendiri ataupun sudah pindah ke tangan orang lain. Setidaknya H.Said merasa bahwa perkutut ternakannya tidak membuat kung mania yang memiliki kecewa dan merasa dirugikan.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.