Connect with us

Perkutut

Abah Faisol JBM Malang, Apresiasi Konkurs Bondowoso Bersatu, Berkah Semarak Hobi Perkutut, Trah JBM Banyak Diburu Untuk Lomba dan Indukan

KONBUR Tayang

:

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Abah faisol syafiie JBM BF.bulu lawang malang mengaku sangat Bangga&trharu bgt.melihat kesuksesan lomba Bondowoso Bersatu pada Minggu 30 Januari 2022 dilapangan Mangli Puger Bondowoso. Diluar dugaan peserta membludak sehingga Tim JBM Malang sampai tidak kebagian kerekan karena full peserta.

Abah Faisol (kiri) bersama Ach.Haryono Kades Mangli dan abahnya

Ada 7 ekor burung milik Tim JBM harus batal ikut acara penjurian karena tiket ludes. “Saya salut dengan kekompakan Bondowoso Bersatu dan lapangan yang dipakai juga luar biasa bagusnya. Kayaknya bisa dipakai untuk kegiatan level nasional. Saya kira untuk mendirikan 34 blok masih cukup dan longgar,” sambung Abah Faisol yang diiyakan H. Ahmad Haryono.

Lebih bangga yang dirasakan Abah Faisol ketika melihat Syahrul Khan ring JBM yang diorbitkan Gus Erfan Asyari Baidowi bertarung ketat dengan Ranting Cemara yang juga ring JBM andalan Ach Haryono Kades Mangli. Pertarungan tersebut memberi makna luar biasa bagi Abah Fasiol karena bisa menyaksikan langsung dua produk JBM bertarung pada kelas yang sama.

Kunjungan Abah Faisol ke tempat Ach.Haryono Kades Mangli

Meski pertarungan akhirnya dimenangkan oleh Ranting Cemara diposisi pertama Syahrul Khan diurutan kedua, Sakral milik Ach.Haryono ring PA ditempat ketiga dan serta Borgol andalan Digo BF Kalibening Pronojiwo Lumajang produk ternak JBM, Abah Faisol bisa menikmati pertarungan tersebut.

“Itulah kebanggaan saya bisa melihat produk JBM bertarung dalam satu kelas di lomba yang sama,” sambung Abah Faisol Syafiie. Ditambahkan bahwa Syahrul Khan mulai babak pertama kerja dengan raihan bendera 3 warna usulan, babak kedua juga 3 warna usulan, begitu babak ke 3 dan ke 4 tembus tiga warna hitam.

Gus Erfan pemilik PKS Bird Farm Tanggul Lumajang dengan jumlah kandang 50 petak sudah membuktikan juga hasil ternaknya bernama Smir Khan bisa mencapai 3 warna usulan. “Produk PKS berasal dari darah JBM juga lewat produk CPM./cucu Mustika JBM,” kata Gus Erfan. Melihat hasil tersebut, Gus Erfan rencana langsung ke markas JBM.

Abah Faisol JBM Bird Farm Bululawang Malang

“Insya Allah 85 persen materi PKS Bird Farm akan diisi darah-darah JBM, baik langsung ke maskas JBM atau lewat CPM Probolinggo atau lewat WAS Banyuates si Raja Tengkung maupun lewat Albar 24 Bangkalan si Bleggur. Lihat saja nanti karena farm farm tersebut semua pakai produk JBM, ” ungkap Abah Faisol.

Albar 24 BF Bangkalan 100 persen materi pakai JBM, WAS BF (Raja Tengkung) pakai 89 persen JBM, Najah BF milik Gus Ridwan Tuban 90 persen JBM, Aqnia BF Pandeglang milik KH.Nuh Nawawi yang sekarang hampir 450 kandang, 95 pesen pakai produk JBM serta beberapa peternak lainnya.

“Saat ini yang Mulia KH.Mulya Nuh Nawawi hampir selesai membangun Masjid dari hasil ternak produk JBM dengan izin Allah SWT, 12 M yang sebelum dibangun saya datangi langsung melihat burung yang dikasih nama Santri Muda produk Aqnia BF dari darah-darah JBM termasuk Najah BF.Gus Ridwan bisa bikin Masjid menghabiskan dana kurang lebih 6 M juga dari hasil produk ternaknya dimana darah-darah JBM,” ungkapnya lagi.

Termasuk Abah Faisol sendiri mampu membangung Mesjid, Alhamdulillah tanpa minta sumbangan kepada siapapum, kapan pun dan dimanapun habis kurang lebih 10 M, 6 tahun lamanya baru selesai, termasuk CMP BF Probolinggo milik Nanang Kosim, 95 persen pakai produk JBM.

Produk JBM makin berprestasi di lapangan

Begitu juga BBL BF milik Kacong, Ketua Pengda Bondowoso dengan orbitan bernama Caisar JBM, sekitar 90 persen dari darah-darah JBM. Tidak ketinggalan juga KS BF milik Gus Irfan Asyary Bbaidowi, rencana 90 persen akan pakai produk JBM. “Gus Irfan Asy ari Baidowi yang selalu merendah diri/tawadu, rupanya diam-diam memang betul-bettul boleh dikatakan seorang ulama besar. Beliau selalu merendah dan tidak sombong,” katanya lagi.

Sifat kerendahan hari Gus Irfan Asyari Baidowi dikatakan bahwa kemiripan dengan Abah Faisol yang tidak suka ngubris fitnah-fitnah dan suara-suara sumbang.. “Saya tidak mau mencela, tidak suka mencari kesalahan, ketika difitnah saya tidak akan berusaha untuk membalas. Allah SWT Maha Tau,” jelas Abah Faisol lagi.

Kung mania berikutnya adalah KH.Masykur Sapsuha, Kadepag Provinsi Maluku Utara juga membawa 8 ekor burung produk JBM yang rencananya mau di kembangkan di Ternate, tempat tinggalnya. KH.Masykur Sapsuha tertarik melihat piala juara 1 di markas JBM yang sudah mencapai ratusan sejak tahun 2003.

Kunjungan KH.Maskur Sapsuha Kadepan Provinso Maluku Utara

Dari 8 ekor yang diboyong ke Ternate, lima adalah jantan dan tiga adalah betina. Rencananya untuk materi kandang meski sebenarnya burung tersebut adalah burung yang siap untuk dilombakan. Jumlah tersebut hanya permulaan karena KH.Masykur Sapsuha akan kembali lagi ke markas JBM untuk menambah jumlah perkutut yang sudah dibawa.

Drs.KH.Masykur Sap Suha mengungkapkan bahwa Abah Faisol Syafie ini orangnya memang ahli mengalah dan penyabar, teman-teman di Ternate semua salut akan kepribadianya, mulai dari Ketua Majlis Ulama yakni Drs KH Usman Muhammad SH, sampai 99 persen tokoh-tokoh Ternate Maluku Utara dari tingkat Gubernur sampai jajaranya ke tingkat Bupati dan jajaranya.

Masih menurut Drs.KH.Masykur Sap Suha bahwa tidak ada satu tokohpun yang tidak akrab dengan Abah Ffaisol Syafiie, termasuk Profesor Doktor Teuku Abd Rahman Marsabesi. Kalau ada acara selalu mengundang Abah Faisol Syafiie dan semua apa yang di sampaikan langsung taslim, termasuk juga Drs.KH.Masyukur.

KH.Masykur Sapsuha borong 8 eor produk JBM

In syaa Allah akhir Februari ini dijadwalkan terbang ke Sulteng Palu Luwuk Banggai, terbang Juanda Surabaya Makassar. Dari Makasar Sulawesi Tengah beberapa hari di Palu, langsung Ternate. Di kota Ternate diperkirakan 8 hari karena masih ke Malifud Tobelo Galelah ke Jaelolo Kalbar.

Kemudian ke Bacan Kalsel dan Kalut, juga Kaltim. Setiap kabupaten, setelah itu terus ke Sanana Kabupaten Sula dengan pesawat khusus bersama rombongan. Di sanana Kabupaten Sula terus ke Kabupaten Tali Abu dengan menggunakan spedboard khusus di jemput oleh Ketua DPR Gerindra, Ust Drs H.Muhaimin Syarif bersama rombongan. “Kami mewakili Maluku Utara untuk musyawarah dengan Abah Faisol Syafiie tentang jadwal yang ke Maluku Utara,” kata KK Masykur Sap Suha.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.