Connect with us

Perkutut

Kades Cup 1 Mangaran-Situbondo, Minggu (10/9):  Satu Hati, Sultan Agung dan Sapu Rata Tak Terbendung

KONBUR Tayang

:

KadesCup 1 Mangaran Situbondo
PELEPASAN BURUNG KE ALAM. Pengda Situbondo bersama Kades Mangaran dan Kapolsek Mangaran.
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lomba seni suara alam burung perkutut bertajuk “Kades Cup 1 Mangaran” Situbondo yang dikemas apik oleh Pengda P3SI Situbondo bersama beberapa pengurus. Serta didukung penuh oleh Lilik Inarno, selaku Kades Mangaran. Pada hari Minggu 10 September 2023 di Lapangan Sepak Bola, Mangaran, Situbondo. Bena-benar ramai dibanjiri Kungmania dari berbagai Kota.

H. SAIFUL. Saat memberikan sambutan.

Terbukti, dari total 5 blok gantangan yang disiapkan panitia. Dengan rincian 1 blok kelas piyik bebas, 2 blok kelas piyik yunior dan 2 blok kelas piyik hanging, semuanya full peserta. Ini menunjukkan kalau perkembang Perkutut di Situbondo bentul-betul sangat menggembirkan.

KADES MANGARAN, LILIK IRIANTO. Sangat mendukung kegiatan lomba burung perkutut.

“Alhamdulillah dan terima kasih, atas dukungan, partispasi dan kehadiran teman-teman perkutut. Khususnya yang dari luar kota, seperti Sidoarjo, Probolinggo, Jember, Bondowoso, dan Banyuwangi. Sehingga acara Kades Cup Mangaran ini bisa ramai dan sukses. Sekali lagi saya atasnama Pengda mengucapkan banyak terima kasih kepda semuanya,” tutur H. Saiful mewakili Ketua Pengda Situbondo yang berhalangan hadir.

BEBERAPA TAMU UNDANGAN. Juga ikut mendukung gelaran ini.

Sementara Lilik Inarno, Kepala Desa Mangaran saat memberikan sambutan dihadapan peserta. Selain mengucapkan hal sama, Lilik Inarno juga merasa senang dengan digelarnya lomba burung perkutut di Desanya. Karena menurutnya, acara ini juga mampu menggerakan ekonomi masyarakan kecil atau UMKM yang disekitar area lapangan.

TIM JURI DAN KRU PANITIA. Sukses mengawal Kades Cup 1 Mangaran.

“Betul, karena banyak masyarakat kecil di sekitar yang memanfaatkan moment ini dengan berjualan makanan dan minuman. Bahkan para pemuda karang taruna juga aktif mencari rejeki dengan memarkir kendaraan peserta. Kegiatan yang bermanfaat inilah yang perlu ita dukung bersama,” terang Lilik Irianto.

SUSANA LOMBA. Para pemilik bersama joki, terus memantau kerja jagonya.

Sementara, dengan hadirnya jago-jago dari luar kota. Selain menambah ramai gelaran “Kades Cup1 Mangaran”, juga makin manambah seru dan ketat persaingan antara jago untuk berebut tropy kemenangan.

KELAS PIYIK HANGING. 2 blok full.

Buktinya, begitu peluit dibunyikan sebagai tanda lomba dimulai. Suasana arena-pun, menjadi lebih ramai oleh suara anggung merdu dari masing-masing jago yang digantang atau dikerek. Dan tak mau kalah, para pemilik bersama sang joki juga ikut ramai. Berteriak memanggil jagonya dari bibir arena, agar terus bernyanyi.

Persaingan ketat perebutan nilai dari babak ke babak terlihat seru dan saling unggul mengungungguli. Karena nyaris semua jago, terlihat sama-sama on fire untuk bisa menjadi yang terbaik digelaran ini.

SATU HATI. Sukses menjadi yang terbaik di kelas piyik bebas.

Namun setelah melaui pesaingan ketat selama empat babak penuh penilain. Dan setelah tim perumus juga selesai merekap hasil penilain dari masing-masing juri yang bertugas. Akhirnya ditetapkan jago-jago yang memang layak masuk nominasi kejuaraan, sesuai dengan nilai yang didapat.

JAURA PIYIK BEBAS. Saat selfi bersama.

Di kelas piyik yunior, nama Satu Hati yang jadi andalan Yudi Netizen dari Bletok Bungatan, Situbondo. Jago yang memang punya kualitas anggung mewah ini, berhasil menjadi yang pertama. Setelah bersaing ketat dengan Super Star milik H. Edy Rara Jember yang juga sama-sama jebolan Atlas BF.

JUARA PIYIK YUNIOR. Bangga jagonya bisa masuk nominasi juara.

Sementara untuk kelas piyik yunior yang juga tak kalah seru persaingannya. Nama Sultan Agung yang diusung oleh Siman dari Probolinggo, rupanya juga sukses merebut podium tertinggi sebagai juara 1.

Sedangkan Ronaldo milik Rahmad Probolinggo, Surya Kencana andalan Kades Faisol. Nay milik Yono Sae Star dan Cheng Ho andalan H. Pri Banyuwangi. Harus puas mengekor di belakang Sultan Agung.

JUARA PIYIK HANGING. Puas dengan kemasan lomba ini.

Selanjutnya untuk kelas piyik hanging. Jago muda milik Memed dari Jangkar Mas Situbondo yang diberi nama Sapu Rata. Burung bergelang RQ ini juga mampu menempati posisi terdepan. Setelah lolos dari hadangan The Nasib milik Samsuri, Seruling Mas milik Taufik, Super Mario andalan Indra Thomas dan Bunga Dahlia milik H. Suyono.

YONO SAE STAR BERSAMA ISTRI. Pulang dapat doorprize sepeda listrik.

Itulah beberapa jago yang sukses merebut posisi lima besar di masing-masing kelas. Dan untuk mengetahui jago-jago lainnya yang juga sukses mencatatkan namanya di data kejuaraan. Selengkapnya bisa di klik link daftar juara di bawah ini.

HADIAH ALAT PERTANIAN. Berhasil dibawa pulang oleh peserta yang beruntung.

“Sekali lagi, saya atasnama Pengda Situbondo dan mewakili tim panitia. Mengucapkan banyak terima kasih kepada semua yang hadir. Sertas mohon ma’af jika didalam acara masih banyak kekurangan,” tutup H. Saiful yang diamini oleh Lilik Irianto, usai menyaksikan undian doorprize. *agrobur.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.