Perkutut
4 Kali Moncer di LPB 2025, Giok Hitam Ditakeover TJ Creation’s
TERNYATA penampilan Giok Hitam milik Nengah Suarka di Liga Perkutut Bali Tahun 2025 diam-diam dipantau serius oleh Sutaji pemilik TJ Creation’s. Hal itu bermula ketika Minggu, 21 September 2025 saat LPB ketujuh digulirkan. Giok Hitam yang diusung Nengah Suarka bergelang Sapta Windu langsung melejit di posisi puncak Kelas Piyik Yunior.
Tak cukup disana, Sutaji kembali memantau di LPB ke-8. Kali ini, Giok Hitam menduduki posisi runner up. Walaupun tipikal suaranya sudah masuk di telinga Sutaji, tidak saja bisa dipakai main juga untuk indukan ternak, namun ia masih menunggu momen yang tepat.
Saat LPB ke-9, Giok Hitam kembali menunjukkan penampilan ciamiknya, seolah-olah ingin memamerkan suaranya kepada seseorang yang ingin menjaganya kelak. Giok Hitam kembali meraih posisi kedua. Kali ini, Sutaji masih malu-malu untuk menawar.
Pada penampilan LPB ke-10 pada Desember lalu itulah, Sutaji tak kuasa ketika mendengar penampilan Giok Hitam di lapangan. Kali ini, burung yang kental berdarah Cristal DDD yang dimix dengan darah biru lainnya tampil apik dengan bertengger di posisi puncak. “Waktu itu sebenarnya saya sudah bulat untuk meminang, tetapi karena tidak ada lomba besar di Bali, akhirnya saya tunggu sebentar dan hari ini saya langsung ambil di lapangan,“ ujar Sutaji sesaat setelah mentransfer Giok Hitam dengan harga yang cukup fantastis, Minggu, 15 Feberuari 2026 usai LPB 2026 seri I di Lapangan Subak Sembung Denpasar.
Keputusan bulat untuk mentakeover Giok Hitam bukan tanpa alasan. Sutaji menyebutkan karena Giok Hitam punya air suara yang besar dan bengung, juga berirama dengan suara tengah yang double serta memiliki trah darah yang bagus. “Yang pasti para juri sudah menilai di lapangan dan Giok Hitam termasuk burung yang stabil bisa empat kali berturut-turut meraih juara. Artinya, burung ini bisa dipakai lomba dan kelak juga bisa masuk kandang untuk memperkuat TJ Creation’s,” ucapnya.
Selain meminang Giok Hitam, Sutaji juga telah mengorbitkan sederet burung-burung lomba. Teranyar bahkan berhasil mengorbitkan tetasan sendiri bergelang TJ Creation’s yakni Bores yang dua kali moncer di puncak piyik hanging belum lama ini. Selain itu juga sempat melejitkan Padang Mbulan bergelang Nero dan Arjuna bergelang Sapta Windu, dll.
Giok Hitam, sebut Sutaji memang dipersiapkan untuk meramaikan LPB 2026 khususnya di kelas dewasa yang kini lagi hangat-hangatnya. “Semoga saja mau berbunyi di lapangan,“ tutup Sutaji. (gde)


