Connect with us

Lomba

Laskar Pelangi BC Pecah Telur Akhiri Puasa Gelar, 368 SF Tanpa lawan Di Achiera Cup 2 Samarinda

Published

on

Momentum Minggu terakhir 15 Februar 2026i sebelum memasuki Bulan Ramadhan atau Puasa 1447 H sangat dimanfaatkan betul oleh semua EO Gantangan di Kota Samarinda untuk membuka jadwalnya masing – masing. Seperti juga halnya Radjawali Indonesia DPD Kalimantan Timur (Kaltim) pimpinan Afandi dihari tersebut yang menggelar Event tahunan Anniversary Ke-2 “Achiera Cup 2” yaitu Putri tercintanya di Markas Besarnya yaitu Arena Kadrie Oening Sempaja Samarinda.

Diawali Pembacaan Doa Selamat Dan Potong Tumpeng.

“Benar mas kalau Achiera Cup 2 ini adalah Anniversary ke-2  putri tercinta kami dan sekaligus sebagai salah satu Event tahunannya Radjawali Indonesia di Samarinda. Jadi tidak mungkin kalau harus diundur sehabis Lebaran sangat jauh mundurnya, kasihan anaknya sudah ingin meniup lilin juga memotong serta  memakan Kue Ulang Tahunnya,” seloroh Afandhy diamini Cici sang istri tercinta.

Tiket Terjual Dari Meja Panitia 1.066 Lembar.

Meski siang itu semua gantangan di Samarinda membuka agendanya namun catatan dari meja panitia yang dikomandoi Inoy, Ira, Ika, Amel, Yuni dan lainnya mencatatkan sedikitnya 1.066 tiket terjual dari beberapa kelas lomba yang ditawarkan. Raihan yang cukup manis sebelum memasuki bulan puasa.

Rata – rata Fulll Gantangan Semua Kelas.

Memang tidak bisa dipungkiri hari itu Arena Kadrie Oening Sempaja Samarinda terlihat cukup ramai tidak hanya Kicau Mania Samarinda saja yang ikut menggantangkan gacoannya. Terlihat juga rombongan Kicau Mania dari Sangatta Kutai Timur, Tenggarong juga Balikpapan. Menandakan Event “Achiera Cup 2” ini juga sangat menjadi daya tarik tersendiri ditengah – tengah kepungan jadwal lainnya.  

Kicau Mania Sangatta Kutim, Balikpapan, Tenggarong, Samarinda Ikut Sukseskan Achiera Cup 2.

“Sebenarnya tidak ada yang kalah ataupun menang semua sama saja bisa menyelesaikan agenda masing – masing sampai usai. Dan keputusan berlomba jaman padatnya jadwal seperti sekarang tentunya juga dikembalikan kepada pemain lagi. Alhamdulillah siang itu Arena Kadrie Oening juga terlihat cukup ramai, bahkan mulai sore juga semakin bertambah banyak yang berdatangan karena jadwal ditempat lain sudah mulai usai. Tentunya pemain yang haus akan perlombaan meneruskan di sini,” jelas Afandhy.

Afandhy Dan Keluarga.

Untuk Memback Up Event tahunan penuh gengsi tersebut selain Juri RI yang biasa Regular main dilatberan, panitia juga mendatangkan Mardi Toss sebagai Juri wakil dari Balikpapan, Mr. Gatot Samarinda serta  kembali menghadirkan Mbah Joko sebagai Juri resmi bersertifikat RI generasi diklatan pertama di Kaltim.      

Panitia kembali menghadirkan Mbah Joko sebagai Juri resmi bersertifikat RI generasi diklatan pertama di Kaltim, Mardi Toss Dan Mr Gatot.

“Kolaborasi ini sebagai bentuk penyegaran saja mas supaya pemain tidak bosan serta bisa lebih memberikan motivasi kepada beberapa Juri muda kami. Nanti Event berikutnya juga akan kami coba hadirkan Juri lainnya yang memang sudah terbiasa main bareng RI, baik dari Sangatta Kutim ataupun Kota Bontang,” jelasnya.

Lomba yang terlihat tenang saja secara kasat mata tersebut ternyata menyimpan bara yang panas dimana beberapa kekuatan besar saling bertarung merebutkan aura gengsi dan supremasi. Sejak pagi hari sudah terlihat bergerilya berburu point kemenangan. Maklum saja Lomba Achiera Cup 2 Ini sebenarnya adalah lanjutan dari Achiera Cup 1 yang waktu itu diselenggarakan di Halaman Eks Bandara Temindung Samarinda dengan suasana yang juga memanas dengan tim – tim yang juga tidak jauh berbeda dari sekarang.

Dengan semangat yang membara dan pantang menyerah akhirnya kekompakan Laskar Pelangi BC bersama balutan anyar seragam kebesaran berwarna hijau setelah tertahan begitu lamanya dari proses panjang bisa Pecah Telur akhiri puasa gelar, keluar menjadi Kampiun bermodal 2.475 Point unggul tipis atas ASM BC 2.200 Point. Derby panas ini bukan menjadi rahasia lagi dan sudah terlihat sejak kelas awal – awal lomba dan berlanjut sampai petang menjelang malam sampai kelas terakhir. Pasalnya dari Klasemen lomba saling kejar dan balas Point terus tersaji.

Laskar Pelangi BC Akhiri Puasa Gelar.

Untuk membangkitkan motivasi yang lebih punggawa Laskar Pelangi BC juga langsung dihadiri Ary Kamal, H. Kumis, Dedy Zed dan lainnya sebagai  tokoh krusial tim dengan beberapa amunisi tempurnya.  Begitupun ASM BC pimpinan H. Misnari yang disokong kekuatan sekutunya juga langsung dihadiri tokoh utama seperti H. Taufik WB, Rudy Wijaya, Gunawan Keong Racun, Sam Bayu dan masih banyak lainnya.

ASM BC Harus Puas Sebagai Runner Up bird Club.

Detik – detik peralihan point juga sangat krusial siang itu bagi para tim yang bersaing untuk memenangkan supremasi tidak lagi dilakukan dengan malu – malu melainkan secara terbuka langsung didepan kompetitornya sekalipun. Memang bukan rahasia lagi dijaman lomba sekarang peralihan Point atau pembelian point sudah sangat wajar dan lumrah saja yang terpenting dengan koridor yang sehat serta fair Play sesuai tata tertib yang digaungkan oleh Kru Panitia, seperti salah satunya tidak diperbolehkan ada coretan atau perubahan nama setelah mengetahui hasil juara di dalam struk tiket itu sendiri.        

Fadil Wijaya 368 SF Tanpa Lawan Di Achiera Cup2 Samarinda.

Sedangkan untuk perebutan Juara Single Fighter malah terasa lengang tanpa ada persaingan yang berarti, sebabnya nama Fadil Wijaya 368 SF tidak ada penantangnya sampai akhir laga. Berbekal 1.500 Point diantaranya juga menjadi nominasi burung terbaik terutama memborong Kejuaraan kelas Kenari bersama All In 168, Ultramen, Yakuza, Love Bird Ada Kimberly 420. Rasanya sudah sangat cukup menegaskan bahwa bendera Fadil Wijaya 368 SF juga masih berbahaya dalam kompetisi perburungan kaltim saat ini. Fadil Wijaya sendiri meninggalkan jauh RSHD SF 200 Point sebagai Runner up.

RSHD SF Runner Up Single Fighter.

Tentunya kemenangan Fadil Wijaya ini sangat disyukurinya sebabnya sebagai kado terindah untuk memperingati Tahun Baru Imlek 2026 atau 2577 dalam kalender lunar atau kalender Kongzili, sebagai kalender tradisional Tiongkok yang melambangkan siklus kehidupan dan perhitungan waktu berdasarkan bulan.

Sekaligus Buat Kado Terindah Tahun Baru Imlek 2577.

“Benar mas, tentunya kemenangan kali ini sangat berarti sebagai kado terindah untuk memperingati Tahun Baru Imlek 2026 atau 2577 dalam kalender lunar atau kalender Kongzili. Dan tak lupa kami ucapkan banyak terima kasih kepada seluruh teman – teman yang sudah support bendera 368 SF terutama Pesut 420 SF, Mario SF dan masih banyak lainnya,” ujarnya.

RI DPD Kaltim Semakin Solid.

Diakhir lomba Afandhy tak kuasa menahan rasa bahagianya bersama keluarga tercinta atas kesuksesan Event Achiera Cup 2 ini tanpa ada kendala yang berarti terutama tidak ada protesan sedikitpun dari pemain.

Kru Panitia RI DPD Kaltim.

 “Tentunya kami secara pribadi mewakili keluarga sangat berterima kasih kepada seluruh Kicau Mania yang ikut mensukseskan gelaran Anniversary Ke-2 putri tercinta kami, Simpatisan serta Donatur yang sudah memberikan Doorprizenya.  Adapun persaingan yang sempat memanas hingga akhir laga dirasa dalam batas wajar saja karena namanya kompetisi ya seperti itu penuh drama, taktik serta strategi yang pas asalkan dalam koridor batas Fair Play,” tutup Afandhy. ///bay     

Data Juara Achiera Cup 2 Samarinda.