Lomba
Lantang BC Dan Melati SF Bersanding Jadi Juaran Umum Grand Launching Bosta Gantangan Sangatta Selatan
Setelah Vacum kurang lebih 2 tahun lamanya dari hiruk pikuk kompetisi perburungan, gantangan tertua di Jalan Santai Sangatta Selatan kini hadir kembali dengan wajah baru bersama pengelolaan yang dipimpinan Daroji Bosta dan sangat ingin mengembalikan suasana kompetisi kembali hidup. Kepengelolaan lapangan yang dipasrahkan kepada tokoh sekaligus MC Syahdu wilayah Kutai Timur Mr. Bandi sangatlah tepat. Karena sang empunya sangat kompeten dan berpengalaman dari medan perburungan jalur utara untuk wilayah Kalimantan Timur sampai saat ini.

Duo Mr. Bandi Sangatta Dan Samarinda.
Gebrakan awal Mr. Bandi dengan menggelar Grand Launching Bosta Gantangan Minggu (11/01/2026) dengan berkolaborasi bersama Mr. Afandhy Radjawali Indonesia dari Samarinda. Kolaborasi manis ini berakhir dengan kesuksesan besar, lebih dari 1000 peserta ikuti gelaran yang dikawal Juri Kolaborasi Samarinda, Bontang dan Sangatta Kutai Timur. Bahkan Kicau Mania yang merindukan berlomba di tempat yang dipenuhi pohon rambutan tersebut selain Kicau Mania Sangatta juga hadir dari Samarinda, Bontang, Bengaloon, Sangkulirang dan lainnya yang tidak bisa disebutkan satu persatu.

Duo Sangkima BC Mr. Anas Dan Mr. Sigit Berencana menggelar Sangkimaversary Di Bosta (1/2).
“Alhamdulillah mas setelah lama vacuum ternyata tempat ini masih jadi rujukan untuk berlomba. Setelah saya mendapat amanah dari Mr. Daroji Bosta untuk menjalankan gantangan ini saya selalu siap. Dengan beberapa perombakan besar dan restorasi paddock panitia dan juri. Gelaran kolaborasi Bosta bersama radjawali Indonesia ini sebagai pembuka jadwal. Kedepannya agenda besar lainnya juga sudah menginformasikan akan dilaksanakan di tempat ini seperti Sangkimaversary 2026 (1/2),” jelas Bandi mewakili kepanitiaan.

Punggawa Radjawali Indonesia.
Lomba yang dikemas secara kolosal dan beberapa Sistem G-24 sangat dinikmati oleh peserta, tidak ada protes yang berlebihan di meja panitia, kalaupun ada hanya sebatas wajar saja kurang apa gacoannya. Semua berjalan lancar dan terkendali, karena semua Kicau mania jaman sekarang sudah semakin dewasa dan memahami antara gacoannya dan lawan – lawan yang jadi kompetitornya.

Sektor UMKM Juga Ikut Bahagia.

.Tombo Ati SF.

Juara BC Dan SF.
Ini awal yang bagus kemasan kami diterima dengan terbuka oleh Kicau Mania setempat. Tidak menutup kemungkinan kami (Radjawali Indonesia) akan terus menjadwalkan agenda secara rutin untuk wilayah Sangatta dan sekitarnya. Dan apabila memang tidak ada aral melintang juga bisa kepengurusan Radjawali Indonesia di Sangatta dihidupkan kembali mengingat Juri RI disini dulu juga sangat banyak,” tambah Afandhy.



Hampir Seluruh Kelas Full Gantangan.
Kelas Cucak hijau, murai Borneo ataupun Murai bebas Aksi mendapat apresiasi lebih dari Kicau mania karena rata – rata selalu Full Gantangan. Disusul Murai Non Gembung, Kacer, Kenari, Cendet, Love Bird dan yang sedang naik daun Srindit beberapa kelas yang disodorkan panitia diserbu Kicau Mania.

Penfundian Doorprize.

Lantang BC.
Nama Lantang BC pimpinan Riza Mardani seakan sudah menunjukkan tajinya sejak penggantangan pertama dimulai gacoannya banyak yang masuk daftar kejuaraan. Selain amunisi yang kuat hampir sebagian besar Kicau Mania juga ikut mensupport nama Lantang BC berkibar sampai akhir lomba jauh meninggalkan lawannya dengan mengumpulkan 2.075 Point untuk menjadi kampiun Jawara Bird Club.

Melati SF.
Nama lawas Melati SF yang diusung maestro lawas Kicau Mania Sangatta seperti Mr. Gunawan, Dwi kuras, memet dan lainnya juga tak tergoyahkan dengan memenangi gelar Juara umum Single Fighter tanpa lawan 1.925 Point.

(
Lomba tersebut juga diwarnai Momentum kebahagiaan dimana Mr. Afandhy sebagai Ketua Radjawali Indonesia juga tepat berulang tahun. Kru panitia sengaja memberikan kejutan diakhir lomba dengan memberikan kue Ulang tahun serta ucapan.

“Kami mewakili tim RI banyak mengucapkan terima kasih telah diterima dengan terbuka di Sangatta, semoga jadwal berikutnya bisa lebih baik lagi. Serta tak lupa kami juga mohon maaf bila dalam jalannya lomba masih ada kekurangannya,” tutupnya. /// bay \


