Lomba
Diwarnai Derby Klasik, Jatanras Cup 1 Samarinda Sebagai Pembuka Awal 2026 Diikuti 1.523 Peserta
Jatanras Cup 1 yang diselenggarakan di Arena Kadrie Oening Komplek GOR Sempaja Samarinda (04 Januari 2026) sebagai Event pembuka untuk awal tahun 2026 benar – benar meledak dan sukses. Event yang digawangi oleh Unit Jajaran Tindak Pidana Kejahatan Dan Kekerasan (Jatanras) Polresta Samarinda tercatat diikuti 1.523 peserta dari laporan ticketing panitia yang dikomandoi Acil Farida dan Inoy RI.

Dihadiri Langsung Kasat Reskrim Polresta Samarinda AKP. Agus Setyawan. SIK. MM.
Event tersebut juga dihadiri langsung Kasat Reskrim Polresta Samarinda AKP. Agus Setyawan. SIK. MM, Kanit Jatanras Iptu Probo Suja, Kasubnit Jatanras Ipda Junet dan seluruh anggota Jatanras Polresta Samarinda. Sehingga kekompakan tersebut juga sekaligus menunjukkan kinerja tim Jatanras saat dalam bertugas kedinasan memburu kejahatan ataupun diluar dinas sangat luar biasa.


Pemenang Doorprize Utama 1 Unit Motor.
Kasat Reskrim Polresta Samarinda AKP. Agus Setyawan. SIK. MM mengatakan bahwa Event ini sebagai bentuk silaturahmi antara keluarga besar Polresta Samarinda khusunya Unit Jatanras dengan masyarakat penghobi burung apalagi ini baru memasuki Minggu pertama tahun 2026. Dengan kesuksesan event ini Agus Setyawan menambahkan bahwa Jatanras Cup akan dijadikan agenda tetap tahunan.

Unit Jatarnas Polresta Samarinda Kompak Luar Dalam.
“Benar mas, Event Jatanras Cup ini sebagai bentuk silaturahmi antara Keluarga Besar Polresta Samarinda khususnya Unit Jatanras dengan masyarakat penghobi burung diawal tahun 2026. Kegiatan yang sangat positif ini tentunya bisa dijadikan ajang rujukan dari tingkat Regional sehingga burung – burung yang juara di event ini bisa berprestasi ditingkat yang lebih tinggi lagi. Kebetulan beberapa anggota kita di Jatanras juga banyak yang penghobi burung sehingga kegiatan ini akan kami dukung sepenuhnya dan akan menjadikan kegiatan lomba burung Jatanras Cup ini sebagai agenda tahunan yang akan kami laporkan kepada Bapak Kapolresta Samarinda,” terang Kasat Reskrim Polresta Samarinda AKP. Agus Setyawan. SIK. MM yang disambut aplaus dari seluruh Kicau Mania.



Jatarnas Cup 1 Samarinda Banjir Doorprize.
Memang penghobi burung sangat memerlukan Event tahunan yang sangat bergengsi seperti Jatanras Cup ini karena bisa juga sebagai penyemangat serta tolok ukur gacoan sebelum berlomba di tingkat yang lebih tinggi lagi. Kalau masalah latihan harian dan latihan Mingguan terlihat sudah banyak dan bervariasi.

Penanggung Jawab lomba Julkifli Hasibuan, SH.
Penanggung Jawab lomba Julkifli Hasibuan, SH juga menambahkan Event yang dirancang sebulan lebih ini benar – benar dikonsep secara matang dan banyak Fenomena baru lahir dari Jatanras Cup 1 tersebut. Pertama lomba bisa dilaksanakan 1 titik untuk wilayah Samarinda sehingga peserta bisa dibilang sangat meledak. Selain peserta Samarinda juga tercatat ada dari Balikpapan, Tenggarong, Muara Badak dan lainnya. Kemudian Fenomena lainnya lomba bisa dilaksanakan tanpa teriak sehingga lomba sangat enak dinikmati.

Pengguncangan Nama Juri Yang Bertugas Per Seasion.
Kemudian yang paling mencolok panitia mengguncang nama Juri yang bertugas pada tiap seasionnya dan kali ini menggandeng Tim Juri GES Enterprise plus beberapa dari Banjarmasin dan Balikpapan untuk memainkan laga yang dikemas secara konvensional dan sistem G-24. Dan perlu diketahui sebelumnya GES Enterprise pimpinan Erick dan Tjipto Widodo ini sendiri adalah pelopor sekaligus spesialis sistem G-24 di Kalimantan. Yang tak kalah menarik Doorprize juga melimpah dengan Boomnya 1 Unit Sepeda Motor. Kemudian panitia juga menggalang Dana untuk korban banjir di Aceh serta Sumatera Barat.

Panitia Mengonsep Lomba Sematang Mungkin Dan Beda Dengan Lainnya.
“Betul mas kami konsep Event Jatanras Cup 1 ini sematang mungkin karena tujuan panitia juga penghobi adalah kepuasan serta nyaman berlomba sehingga larangan teriak juga tetap kami terapkan betul – betul. Untuk kemasan lomba juga kita gunakan yang umum dilapangan, intinya teman – teman Kicau Mania bisa menjangkau harga tiket yang kami tawarkan. Dan untuk Doorprise sebagai bentuk apresiasi dari Panitia kepada kicau Mania karena lomba jaman sekarang juga sudah sangat jarang dengan keberadaan Doorprize,” jelas Julkifli Hasibuan.




Per Seasion Rata – rata Full Gantangan.
Meski lomba dijalankan dengan tempo sedang namun tidak bisa menyembunyikan suasana persaingan yang sangat ketat di arena lomba. Gacoan – gacoan yang diturunkan rata – rata juga yang terbaik dikelasnya dengan banyak nama yang memang sudah tersohor.

H. Sahli Cukup Puas Murai Borneo Andalannya Ultramen Finish Juara 1 dan 3.

Kembalinya Srikandi Lapangan lomba Nyai Montez SF.

H. Ansar Yang Akan Segera Menggelar Event Nasional Broton Feat Kersik Luway Di Balikpapan (18/01/2026).

H. Helmi, Mr. Gunawan, Mr Hariyanto Juga Ikut Sukseskan Jatanras Cup 1 Samarinda.
Ketua Pelaksana Kriswanto yang juga sebagai penghobi burung legendaries Murai Borneo Sengketa sangat mengakui kalau burung yang diturunkan siang itu semua bagus – bagus. “Betul sekali burung yang turun siang itu sangat bagus – bagus bahkan 44 Kelas lomba yang ditawarkan panitia rata – rata Full gantangan. Jadi sudah tepat panitia menggulirkan guncangan untuk nama Juri yang bertugas per Seasionnya untuk menghindari titipan juga menambah rasa Fair Play dilapangan lomba,” ungkapnya.






Pemenang Burung Terbaik.
Derby Klasik perebutan Juara Umum Bird Club dalam lomba ini juga tak terhindarkan lagi antara nama lawas BKB BC VS Laskar Pelangi BC. Berbagai macam strategi serta psywar sorak sorai memecah ketegangan juga dilakukan tetapi sebatas wajar saja karena para penghobi umumnya ya seperti keluarga sehobi yang bersaing hanya burung gacoannya masing – masing selama di gantangan.


Thebest Bird Club BKB BC Samarinda.
Kejar mengejar Point juga tersaji dalam lomba Jatanras Cup 1 sehingga terlihat keseruan dan tidak monoton lomba itu sendiri. Panitia Jatanras juga sangat berhasil mengendalikan suasana yang sempat memanas akibat kejar – kejaran Point tersebut. Tim Juri juga sudah menjalankan tugas dengan sebaik mungkin tanpa ada rasa tekanan sedikitpun dan memihak tim manapun yang langsung disaksikan jajaran Reskrim Polresta Samarinda.


Runner Up Bird Club Laskar Pelangi BC Samarinda.
Dengan melalui Reli Panjang akhirnya BKB BC dengan warna Jersey kebesaran Orange pimpinan Taufik WB, Koh Rudi Wijaya yang siang itu juga dihadiri seluruh armada tempur bersama koalisi besarnya bisa memenangi laga klasik dengan mengumpulkan 2.350 Point akhir. Meninggalkan seteru lawasnya Laskar Pelangi BC dengan menggunakan kostum baru kebesarannya berwarna hijau sebagai Runner Up yang siang itu juga dihadiri armada tempur terbaiknya bersama pimpinan langsung tokoh kunci tim yaitu Kamal Mirdad, Dedy Zed, Bos Adhu Beton, H. Kumis dengan mengumpulkan 1.200 Point akhir.

Duo Dedengkot Kicau Mania Samarinda.
“Selepas itu namanya Kompetisi ya seperti itu penuh drama juga strategi namun kami semua tetap saudara sehobi, ingat hanya burung yang bersaing di gantangan. Kalau masih kalah ya harus belanja lagi, kalaupun sudah menang tetap rendah hati,” tambah Bos Kamal Mirdad Aktor Utama Laskar Pelangi BC diamini Taufik WB tokoh pendiri BKB BC.

Thebest Single Fighter Mario SF Samarinda.
Sedagkan untuk Perebutan Juara Umum Single Fighter tergolong lengang tanpa persaingan yang berarti karena sejak awal lomba digulirkan nama Mario SF pimpinan Bos Ribut sudah memimpin didepan dengan 2.350 point akhir tanpa ada rintangan karena semua kekuatan besar juga ikut mensupport tim berciri khas atribut warna Merah Putih Biru bergambar Tokoh Kartun Mario Bross. Nama BFS SF pimpinan Budi Figo dengan kekuatan gacoan Cendet keluar sebagai Runner Up Single Fighter.

Runner Up Single Fighter BFS SF.
Diakhir relase Ketua Panitia Ary dibantu Eko juga merasa puas atas capaian kesuksesan Event Jatanras Cup 1 ini mengingat ini baru Event perdana. Dan semua Kicau Mania tahu perebutan Juara Umum sangat mendebarkan akan tetapi berjalan sangat aman serta kondusif.

Kru Panitia Jatanras Cup 1 Samarinda.
“Alhamdulillah semua berjalan sesuai rencana dan Ridho Allah SWT, cuaca juga mendukung tidak panas juga tidak hujan. Persaingan terlihat kondusif sewajarnya saja hanya burung yang digantangkan. Tak lupa kami mewakili seluruh panitia yang bertugas banyak mengucapkan terima kasih atas supportnya dan mohon maaf bilamana masih ada kekurangannya diarena lomba. Sampai jumpa di Event Jatanras Cup 2 tahun depan,” tutup Ary diamini Kpmpatriotnya Eko. /// bay

