Connect with us

Profil

Dede Dan Nyai Montez Duet Suami Istri Ikonik Diarena Lomba Burung Samarinda

Published

on

Kicau Mania Samarinda khususnya tentu sudah tidak asing lagi dengan keberadaan duet suami istri Dede dan Nyai Montez yang sangat ikonik dalam penampilannya, yang terus eksis berpetualang antar gantangan sampai saat ini untuk menyalurkan hobinya bersama. Kekompakan ini tentu patut mendapatkan acuangan jempol serta apresiasi tinggi. Mulai dari burung kecil Serindit, Love Bird sampai Cucak Hijau, Murai Borneo adalah pegangan sehari – hari di lapangan. 

Nyai Montez Striker Handal Samarinda.

“Awalnya dulu yah burung – burung kecil dulu seperti Serindit dan Love Bird namun seiring berjalannya waktu kami coba mainkan burung Fighter seperti Murai Borneo ataupun Cucak Hijau. Untuk amunisi selain ada beberapa koleksi sendiri terkadang juga disuruh merawat punya teman atau mendapat amanah merawatkan punya beberapa Bos Samarinda,” jelas Nyai Montez pada mediaagrobur.

Duet suami istri ini juga tidak pilih – pilih gantangan dalam melombakan gacoannya karena keduanya memiliki sifat humble sehingga mudah berkomunikasi dan berteman dengan siapa saja. Sehingga tidak bisa dipungkliri kehadirannya diarena lomba tentu akan mendapat perhatian lebih oleh Kicau Mania Samarinda. Bahkan beberapa EO besar di Samarinda menawari untuk Nyai Montez jadi Juri andalannya.

Dede Juga Penghobi Motor Balap.

“Alhamdulillah kami dalam melombakan gacoan tidak pilih – pilih gantangan semua teman. Iya benar mas memang banyak EO besar di Samarinda untuk menawari jadi juri tapi sementara saya masih fokus main dulu karena amunisi juga banyak, teman juga banyak nanti malah tidak fokus kalau terjun di dunia Divisi Penjurian,” sloroh Nyai Montez dengan senyuman khasnya.

Saat mediaagrobur berkunjung langsung di lokasi Home Base daerah Antasari Samarinda, Dede menerangkan coba membangun kekuatan dari Love Bird piyikan karena diharapkan nantinya bisa jinak dan mudah di seting. “Benar mas kami coba membangun kekuatan di Kelas Love Bird mulai dari piyikan. Kami ambil basic durasi warna dari ternakan Ring Giona LBF Samarinda dengan harapan burung nantinya jadi jinak dan mudah di seting. Dan bila jinak burung bisa diprediksi tidak nakal, lebih tenang dan tidak glabakan. Selain uitu trah dan warnanya juga jelas mungkin beda kalau menseting mulai dari beli di ombyokan perlu waktu lebih,” jelas Dede yang juga penggemar balapan motor tersebut.  /// bay

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.