Connect with us

Lomba

Damanhuri BC Dan Kehewanan SF Juarai Ges Feat Yamaha Samarinda Sebagai Event Akhir Tahun 2025

Published

on

Ges Featuring Yamaha yang digelar 28 Desember 2025, Di Gantangan Denpom VI.1. SMD sukses tergelar sebagai Event persembahan akhir tahun dengan memakai konsep sistem G-24. Memang hari itu tidak bisa dipungkiri lagi diberbagai tempat tergelar event lainnya sehingga konsentrasi massa tidak bisa terkumpul satu titik. Tetapi hal tersebut tidak dijadikan soal oleh Erick pengelola Ges Enterprize karena sistem yang digunakan juga memakai G-24.

Mr. Erick GES Enterprize.

“Tidak jadi soal mas berapapun peserta, karena kita juga memakai sistem G-24, yang terpenting jadwal bisa tergelar sampai akhir lomba dan panitia senang peserta juga puas,” tegas Erick sebagai Owner Ges Enterprize pelopor pakem G-24 di Kalimantan.

Kicau Mania Terus Memberikan Support Sampai Akhir Lomba.

Event sebagai penutup akhir tahun 2025 ini juga sangat dimaksimalkan oleh  Kicau Mania yang fanatik dan sudah terbiasa main dengan sistem G-24 garapan Ges Enterprize dan kali ini menggandeng Yamaha sebagai partner shipnya. Kicau Mania tak ragu datang bahkan terlihat rombongan dari Balikpapan, L3 Tenggarong Seberang juga Kicau Mania Samarinda sebagai tuan rumah.

Kicau Mania Yang Sudah terbiasa Main Di Sistem G-24 tetap Support.

Mr. Tjipto Widodo Gradak.

Dibenarkan juga oleh Tjipto Widodo penanggung jawab lapangan lomba bahwa peserta yang hadir ini memang sudah terbiasa dan nyaman main dengan sistem G-24 garapan Ges Enterprize, sehingga meskipun dihari yang sama terdapat lomba lain, pemain juga tetap hadir menggantangkan gacoannya.

Asep Yamaha Bersama Tim.

Yamaha sendiri sebelumnya juga sudah pernah menggarap lomba burung tetapai memakai sistem konvensional dan kali ini ingin coba sensasi dengan pakem G-24.  Mr. Asep dan tim sebagai penanggung jawab pihak dari Yamaha tidak mempersoalkan kurangnya jumlah peserta. Menurutnya yang penting Yamaha bisa menggelar Event diakhir tahun 2025 ini, sehingga orentasinya bukan hasil dari lomba tersebut. “Yang jelas Yamaha hanya ingin menggelar kegiatan seperti lomba ini diakhir tahun 2025, sehingga bukan hasil dari lomba tersebut sebagai orentasinya,” tutur Asep Yamaha.

Komitmen Terus Memprogramkan Lomba Burung.

Karena lomba ini berpartner dengan Yamaha yang banyak mengeluarkan produk baru untuk kendaraan roda 2 maka di tengah – tengah acara juga disisipi dengan game – game ringan diikuti oleh panitia, Kicau Mania juga Juri seperti lomba memasukkan barang ke dalam jok motor, lomba joget dan lainnya.

Disisipi Game Ringan.

“Ya ini tadi yang disebut sebagai bentuk program dari Yamaha sehingga lomba bisa disisipi dengan adanya game-game ringan bertujuan semuanya bisa happy, tanpa melihat apapun hasil dari lomba,” tambah Asep Yamaha.         

Damanhuri BC.

Pada jalannya lomba bertempo sedang tersebut Kicau Mania juga menikmati dengan happy tidak ada teriakan ataupun  protesan berlebihan, hanya sebatas pertanyaan dari peserta kurangnya gacoannya. Akhirnya Damanhuri BC yang dikomando oleh Dasir, Mbah Hasta punggawa KNS SF mampu keluar sebagai juara Bird Club meninggalkan kejaran tim lainnya.

Kehewanan SF.

Sedangkan perebutan juara Single Fighter tidak ada persaingan yang ketat karena Punggawa Pesut SF bersama anggota lenggkapnya  yang berevolusi menjadi Kehewanan SF mampu unggul telak atas lawan – lawannya.        

Panitia Tak Lupa mengucapkan Terima Kasih Atas Supportnya.

“Diakhir relase Asep mewakili pihak Yamaha tak lupa mengucapkan banyak terima kasih atas supportnya sejak pagi hingga akhir lomba, Kedepannya siap meggelar Event serupa yang tentunya lebih heboh lagi,” tutupnya. /// bay

Advertisement

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.