Lomba
Bertamu Di Markasnya Radjawali Indonesia, GES Enterprize Tancap Gas Dengan Label Medayo RI
Bermain sebagai tamu di Arena Kadrie Oening Sempaja yang merupakan Markas Besar (Mabes) Radjawali Indonesia Minggu (12/4/2026) tak membuat GES Enterprize sebagai pelopor pakem G-24 di Kalimantan kehilangan massanya. Malah yang terjadi lomba dengan label “Medayo RI” ini betul – betul dibanjiri Kicau Mania baik dari Samarinda, Kutai Karta Negara yang meliputi wilayah Tenggarong, L3, Senoni, Anggana juga lainnya ikut hadir menggantangkan burungnya yang memang sudah hapal dan terbiasa main dengan pola G-24 All Clas.




Dari 21 Kelas Lomba, 12 Seasion Full Gantangan G-24.
Dari catatan tim panitia lomba lokalam tersebut tergelar sukses dengan 21 kelas memakai konsep G-24 sebagai andalan utamanya. Dan dari keseluruhan jadwal lomba, sebanyak 12 kelas bisa tergelar dengan Full peserta 24 Gantangan atau bongkar hadiah. Kelas lainnya rata – rata menyentuh angka 20an keatas peserta.


Juara Medayo RI Minggu (12/4/2026).
“Karena kami masih dalam proses pindahan gantangan di lokasi yang baru jadi sementara bertamu dulu di gantangan milik teman. Kebetulan mas Afandhy Welcome karena di hari yang bersamaan RI menyelenggarakan lomba di Grogot. Jadi kekosongan agenda ini kami maksimalkan betul,” jelas Erick Kreator handal GES Enterprize.



Kicau Mania Sangat Antusias.
Dari tengah lapangan Maestro nyentrik GES Enterprize Tjipto Widowo tetap menjalankan perannya dengan lugas dan tegas tanpa memandang kawan sehingga peserta merasa enjoy menggantangkan burungnya per seasionnya. “Sebenarnya dari Grade Nominasi kami sekaligus memberikan edukasi pembelajaran bahwa pemain juga berhak memberikan penilaian terhadap burung yang ditandingkan. Kalau sudah sama pemilihan nominasi dengan juri – juri kami, maka kami anggap peserta juga sudah jeli dan paham untuk pemilihan burung kandidat juara,” ungkap Tjipto Widodo.


Kicau Mania Kota Tetangga Juga Ikut Meramaikan Medayo RI.
Selain terus mengedukasi sebagai pelopor lomba modern sistem G-24 di Kaliamantan, GES Enterprize juga terus membiasakan lomba tanpa teriak sampai saat ini. Sehingga lomba benar – benar enak dinikmati suara tembakan gacoan bisa didengar olah semua yang ada di gantangan baik dari sisi Juri yang bertugas juga dari pemain. Jadi kalaupun belum masuk nominasi kejuaraan maka masih bisa membandingkan dengan gacoan lainnya.


Kelas Cucak Hijau Juga Memanas Kompetisinya Yang Dimenangi Siluman Andalan Kenzo Neon Naskun.
Dari nama – nama gacoan yang bertanding tiap seasionnya sudah tidak diragukan sedikitpun kualitasnya. Semua memainkan sangat bagus tinggal hokynya lagi di lapangan. “Kami mewakili seluruh punggawa GES Enterprize banyak mengucapkan terima kasih baik kepada Mas Afandhy sudah diijinkan main di markasnya, Kicau Mania yang tetap setia dengan pola G-24 garapan GES Enterprize, Sponsor, Simpatisan dan seluruh pihak yang terus support sampai saat ini,” tutup Erick Widianto. /// bay

