Lomba
Bortech Feat BSB SF Sukseskan Broton Feat Kersik Luway Balikpapan Dijalur Kenari Mania
Komitmen tinggi untuk meramaikan Kelas Kenari dilomba terus ditunjukkan komunitas kenari paling lawas Balikpapan yang cukup terbilang sangat eksis sampai detik ini yaitu Borneo Technic (Bortech) yang dikomandoi nama – nama lawas Budy Arkana, Sigit Pramana, Rahman, Fero dan Febry. Pada Event terbaru Bortech Feat BSB SF ikut meramaikan serta mensukseskan Event Broton Feat Kersik Luway bersama beberapa amunisi anyar yang didatangkan dari Jawa.

Gacoan Baru Bortech 69 Genk.
Pasang surut pasti ada dalam keberadaan tim karena banyak faktornya mulai kesibukan ataupun kesiapan amunisi sebelum berlomba bisa rontok ataupun yang lainnya. “Pasti mas, sebagai Kicau Mania tentu ada fase pasang surutnya apalagi kalau menyangkut kesibukan kerja, belum lagi kalau ada urusan keluarga. Yang tak kalah penting juga kesiapan materi gacoan, kalau kurang kondisi ataupun mabung juga tidak bisa dipaksakan ,” jelas Budy Arkana diamini Sigit Pramana.

Yakuza Dan Timur, Tidak Terlalu Mengecewakan Masih Nyangkut Juara.
Peta Kenari Mania yang semakin panas khususnya wilayah Kaltim Bortech 69 Genk (Sebutan Kumpulan Pecinta Kenari Balikpapan) masih tampil kompetitif dan terus melawan. Dengan membawa beberapa gacoan barunya antara lain Yakuza dan Timur antarkan masuk juara 2,2,3.

Budy Arkana Terus Komitmen Bersama Bortech Sebagai Komunitas Kenari tertua Di Balikpapan.
Setelah dikonfirmasi langsung mediaagrobur.com memang tujuan utama ajang seperti ini adalah ingin ngumpul bareng. “Benar mas kalau target juara adalah bonus, tetapi yang lebih utama adalah bisa ngumpul bersama teman – teman Bortech 69 Genk. Karena kita juga mempunya kesibukan pekerjaan masing – masing jadi susah juga untuk ngumpul diluar jam kerja. Event Broton Feat kersik luway ini sekaligus menegaskan bahwa kami masih ada dan terus eksis sampai kapanpun. Harapan kedepannya kelas kenari bisa terus ramai dan stabil juga teman – teman semakin Fighter supaya amunisi – amunisi bar uterus bermunculan,” tutup Sigit Pramana. // bay

