Connect with us

Profil

Zainal Arief, Ketua DPC RI Bangkalan : Jangan Tukar Harga Diri Saya Agar Keluar dari Organisasi

KONBUR Tayang

:

“Mungkin orang lain bisa Anda suap, bisa Anda sogok agar mau keluar dari organisasi Radjawali Indonesia, namun jangan sekali-sekali memberikan harapan pada saya dengan segala bentuk sogokan agar saya juga ikut-ikutan mundur dari organisasi Radjawali Indonesia,” tegas Zainal Arief Ketua DPC Radjawali Indonesia Cabang Bangkalan.

Bangun semangat dan silaturrahmi antara punggawa dan pengurus RI

Ungkapan tersebut mengomentari kondisi yang saat ini ada, dimana ada beberapa punggawa Radjawali Indonesia (RI) yang sudah meninggalkan organisasi tersebut untuk menyeberang ke organisasi baru. Bagi Zainal Arief, keputusan mereka biarlah menjadi tanggungan yang harus mereka terima.

“Pasti mereka memiliki alasan kuat mengapa melakukan hal demikian, namun bagi saya, RI adalah organisasi yang tidak mungkin akan saya tinggalkan hanya untuk masuk ke organiasi baru,” imbuhnya. Zainal mengaku diiming-imingin dengan berbagai bentuk barang, rupiah bahkan fasilitas yang akan diberikan kepadanya jika mau masuk pada organisasi tersebut.

Zainal Arief, Ketua DPC RI Bangkalan berbagi pengalaman

“Saya ditawari uang, barang dan berbagai fasilitas yang bisa menjadi milik saya, jika saya bisa bergabung dengan mereka, namun dengan tegas saya menolak dan saya ingin tetap bersama Radjawali Indonesia,” lanjut Zainal Arief. Pendirian kuat dirinya untuk tetap bersama RI bukan karena ia mendapatkan berbagai bentuk fasilitas dari RI.

Sharing antara punggawa dan pengurus RI Surabaya dan Bangkalan

Ia mengaku bahwa selama ini ia berjuang untuk memperjuangkan keberadaan RI di Bangkalan dan juga Madura agar bisa diterima oleh masyarakat. Tidak pernah sekalipun dirinya mendapatkan hadiah ataupun berbagai kemudahan lain. Ia mengaku ikhlas melakukan meski perjuangan itu ia harus berkorban sendiri.

“Bisa ditanyakan kepada siapapun mungkin saya dapat hasil banyak dari menjadi Ketua DPC RI Cabang Bangkalan, sehingga saya memilih bertahan dan tidak mau meninggalkannya. Saya murni berjuang demi rekan-rekan juri dan juga pengurus yang sangat loyal kepada saya dan juga organisasi,” ungkapnya.

Membangun semangat untuk terus maju dan menolak ajakan keluar organisasi

Hal tersebut ia lontarkan saat silaturrahmi bersama punggawa dan beberapa pengurus RI dari Surabaya dan Sidoarjo yang masih tersisa dan loyal pada Radjawali Indonesia yang digelar pada Rabu siang di RM Ole Olang Bangkalan, Pesta Bebek Madura. “Hari ini saya mengundang teman-teman seperjuangan untuk sharing dan dengar pendapat perihal kondisi terkini,” jelasnya.

Zainal Arief membuka semua apa yang pernah dirasakan

Dihadapan mereka Zainal berkomentar banyak bagaimana ia pernah diserang agar mau keluar dari RI. Ia juga mengingatkan kepada rekan-rekan seperjuangan bahwa inilah konsekuensi sebuah pilihan. Ada kalanya mengembirakan tidak jarang pula harus menerima resiko yang setiap saat akan selalu datang.

Diharapan mereka, dirinya berusaha memberikan spirit dan sedikit arahan bagaimana menyikapi kondisi tersebut. Ia juga meminta masukan dari mereka apa yang terbaik untuk dilakukan. Zainal mengaku bahwa selama ini dirinya seringkali dinilai jelek, namun ia mengaku tidak mempedulikan karena apa yang dilakukannya demi kebaikan bersama.

Para pejuang dan loyalis RI Surabaya dan Bangkalan

“Say berjuang mati-matian demi organisasi dan juga rekan-rekan juri dan pengurus. Saya tidak pernah mempermasalahkan apa yang selalu orang nilai tentang saya,” ungkapnya lagi. Dirinya juga mengapresiasi buat punggawa RI yang masih tetap bertahan dan loyal pada organisasi. Ia mengaku bahwa iming-iming yang diberikan padanya tidak akan bertahan lama.

Dirinya yakin bahwa dengan sendirinya pihak yang melakukan hal demikian akan berhenti dengan sendirinya. Ia yakin dan percaya bahwa apa yang menjadi keputusannya untuk bertahan bersama RI merupakan pilihan yang tepat. Ia mengaku tidak akan meninggalkan RI hanya karena rayuan.

Makan siang di RM Ole Olang bangkalan agar persaudaraan makin akran

Sebab ia mengatakan bahwa sejak membangun RI selama dua tahun lebih, kini DPC RI Cabang Bangkalan sudah menguasai 12 lokasi gantangan, mengirim delegasi diklat juri ke markas RI sebanyak 5 kali dan akan kembali mengirim enam calon juri serta saat ini DPC RI Cabang Bangkalan sudah memiliki sekitar 35 juri muda.

Advertisement

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.