Connect with us

Profil

Yanto K&C Blega BC Bangkalan Rogoh Kocek Rp 200 Juta, Demi Boyong LB Kencono Milik Andika Bedjo Solo

KONBUR Tayang

:

Totalitas Yanto K&C dalam menekuni hobi burung berkicau patut diapresiasi. Demi mengeksiskan hobinya, Yanto K&C tidak pernah menyatakan usai dalam memburu burung kelas lomba. Love bird nampaknya menjadi pilihan utama dalam perburuan jawara dengan reputasi level atas.

Yanto K&C Blega (kanan) rogoh kocek Rp 200 Juta untuk LB Kencono

Sudah tidak terhitung lagi berapa love bird berprestasi yang pernah masuk daftar take over dirinya, namun ternyata rasa penasaran untuk terus memiliki love bird andalan selalu muncul dalam pikirannya. Demi merealisasikan keinginan tersebut, dirinya pasang intel, untuk mendapatkan info akurat dimana love bird incaran bisa didapat.

Sampai akhirnya informasi masuk dari seorang teman bahwa ada love bird yang bisa dijadikan amunisi dahsyat. “Ada teman yang ngabari saya kalau ada burung love bird bernama Kencono milik Andika Bedjo Solo yang bisa ngunci, tanpa menunggu waktu lama saya langsung melakukan pemantauan,” jelas Yanto K&C.

Bukti prestasi LB Kencono selama orbit di arena lomba

Gelaran Piala Raja Yogyakarta beberapa waktu lalu, menjadi ajang pantauan love bird tersebut. Ada sinyal bagus baginya, artinya burung tersebut sesuai dengan informasi yang didapat. Namun demikian, Yanto merasa kurang untuk melihat perkembangan performa burung tersebut.

Proses pemantauan berikutnya dilakukan saat Kencono tarung di even Mahadewa Sumenep. Lagi-lagi Yanto terpukau dengan performanya saat berada di atas gantangan. Namun demikian Yanto mengaku masih ingin melihat kembali kehebatan Kencono ngekek saat tampil di even yang berbeda.

Yanto K&C, mania Blega BC Bangkalan tak pernah usai memburu jawara

Lomba Bupati Sampang Cup, menjadi proses akhir pemantauan. “Setelah saya pantau dari lomba ke lomba, performa Kencono memang bagus tanpa ada kendala, makanya saya berani untuk mentake over,” ungkapnya. Setelah terjadi negosiasi, akhirnya kedua belah sepakat untuk melakukan transaksi dengan nilai Rp 200 juta.

Selain karena prestasi Kencono yang tetap stabil di beberapa even, Yanto mengaku memiliki pertimbangan lain sehingga berani mengambil alih kepemilikan Kencono dari Andika Bedjo Solo. Selama satu tahun orbit, Kencono memiliki catatan bagus. Menurut pengakuan Yanto, Kencono tergolong sebagai burung aman.

Eksistensi Yant K&C diarena lomba tak perlu diragukan lagi

“Saya yakin untuk memboyong ke Bangkalan selain karena prestasinya yang bagus, faktor lain adalah selama 1 tahun orbit, Kencono tidak pernah mengalami trouble,” ungkapnya. Dikatakan oleh Yanto bahwa Kencono adalah love bird jantan jenis konslet yang selalu bersanding dengan betinanya.

Seperti diketahui bahwa ketika ada burung jenis love bird konslet, performa bagus yang ditampilkan dipengaruhi oleh kondisi birahi yang stabil. Kawin adalah cara yang digunakan untuk menyestabilkan birahi. Ketika perkawinan tidak bisa dilakukan karena sang betina dalam konsisi ogah kawin, maka dampaknya akan sangat perpengaruh pada performa sang jantan.

Diantara pasukan Blega BC Bangkalan yang selalu kompak dan solid

Nah, pada saat itu terjadi, Kencono bisa mengatasi hal tersebut dengan cara kawin pangkringan (gespang). “Selama ini love bird konslet trouble karena sang betina mengalami trouble seperti tidak mau dikawin, tetapi Kencono mampu mengatasi hal tersebut, itulah kelebihan yang dimiliki Kencono, makanya saya berani untuk memilikinya,” lanjut Yanto. Pertimbangan lain adalah bahwa Kencono mampu tampil di atas gantangan sampai sepuluh kali tarung bahkan lebih dengan prestasi tetap moncer. “Ada kalanya love bird konslet hanya mampu tampil dua sampai tiga kali tarung dengan prestasi bagus, tapi Kencono bisa sepuluh kali tarung bahkan lebih,” imbuhnya. Dengan modal durasi 40 sampai 45 detik bahkan sampai 1 menit, Kencono semakin mantap mengikuti sang majikan baru, menjajal lomba demi lomba.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.