Connect with us

Perkutut

Vicky Tanah Merah Bangkalan, New Comer yang Berusaha Terus Eksis di Podium Juara

KONBUR Tayang

:

Delapan bulan sudah Vicky menyatakan bergabung menjadi bagian komunitas kung mania tanah air. Pria yang tinggal di Desa Jangkar Tanah Merah Bangkalan ini berusaha untuk bisa mengikuti perkembangan dunia yang baru saja dijejakinya lewat rekan-rekan yang lebih senior dan berpengalaman.

Vicky (dua kanan) pendatang baru yang eksis di jalur juara

“Saya orang baru di perkutut, makanya saya ingin lebih banyak belajar dari para senior dan orang-orang yang sudah berpengalaman,” jelas Vicky. Menurutnya semakin banyak orang yang ditemui, maka akan bertambah ilmu yang didapat. Dirinya menyadari bahwa tanpa bantuan orang lain, keinginan menjadi lebih paham soal perkutut, tidak akan terealisasi.

“Perkutut bagi saya adalah hobi, tapi kalau saya tidak banyak belajar maka saya tidak akan bisa dapat apa yang saya inginkan,” lanjutnya. H.Cholil HDL Bird Farm Menganti Gresik, menjadi orang yang banyak memberikan masukan tentang apa yang diinginkan. Salah satu andalan yang kini menjadi kebanggaannya adalah berasal dari H.Cholil.

Eksistensi Vicky berkat dukungan para seniornya

“Alhamdulillah, saya dapat burung bagus dari Abah Cholil, setiap dilomba selalu dapat juara,” ungkap Vicky. Prestasi paling anyar yang dirah perkutut tersebut terjadi dalam gelaran Latber Halal Bi Halal AKN Bird Farm Sampang, Minggu lalu. Tarung di Kelas Piyik Hanging, perkutut bergelang PA ini sukses menumbangkan 2 blok lawan yang ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Sukses ini dikatakan Vicky selain karena kualitas perkutut bernama Dolar, juga karena adanya sentuhan halus sang perawat yakni Awi yang telah berjasa mempertahankan performa terbaiknya. “Awalnya saya tidak menyangka bisa meraih juara pertama, karena saat itu yang hadir merupakan perkutut kelas berat, tapi hari itu adalah rejeki bagi saya,” sambung Vicky.

Vicky bersama Awi, sang perawat Dolar berprestasi

Meski prestasi itu bukanlah untuk yang pertama kalinya ia dapatkan, namun ada rasa bangga bercampur senang karena perkutut miliknya masih memberikan surprise. Ditambahkan olehnya bahwa Awi yang kini menangani soal rawatan adalah masih memiliki hubungan keluarga yakni paman.

Ada yang menarik soal Awi yang akhirnya dipercaya untuk memoles Solar. Saat pertama kali sang paman berkunjung ke kediaman Vicky, ia melihat beberapa perkutut yang ada di rumah. Vicky mengaku kaget karena sang paman ketika melihat perkutut di rumah langsung menunjuk Dolar sebagai perkutut yang menurutnya paling bagus diantara sekian perkutut yang dikoleksinya.

Support luar biasa yang diberikan para senior untuk Vicky

Padahal saat itu perkutut tersebut tidak mengeluarkan bunyi. “Saya sempat tanya ke paman kenapa menunjuk Dolar sebagai perkutut paling bagus, paman hanya tertawa kecil, sampai akhirnya saya serahkan rawatan Dolar pada paman, dan hasilnya saya puas,” lanjut Vicky. Sejak bersama Awi, prestasi Dolar selalu berada di podium juara.

Setiap kali turun lomba, selalu membawa pulang trophy kejuaraan di podium yang membanggakan. Kenyataan inilah yang membuat Vicky makin bertambah semangat untuk eksis menekuni hobi perkutut, terlebih dukungan luar biasa dari beberapa rekan senior yang sampai saat ini terus mensupport hobi barunya.

Vicky dan Awi, kolaborasi yang menghasilkan prestasi

“Saya mengucapkan banyak terima kasih ada support yang diberikan Abah Cholil, Paman Awi, Abdul Aziz, Om Nawardi, Om Sinyo, Om Subair, Om Sakdun. Kalian luar biasa dan selalu membuat saya selalu bersemangat,” ungkap Vicky lagi. Lebih lanjut dikatakan bahwa saat ini ada calon andalan yang akan mengorbit dengan prestasi yang tidak beda jauh dengan Dolar.

“Saya masih memiliki beberapa calon yang siap dilombakan. Mudah-mudahan bisa segera moncer di lapangan,” harapnya. Kedepan, ketika dirinya sudah merasa benar-benar yakin dan paham, ada rencana yang ingin direalisasikan, yakni membangun kandang ternak.

Kandang ternak perkutut menjadi rencana Vicky ke depan

“Insha Allah saya ada rencana untuk ternak, saya berharap ada dukungan dari rekan-rekan peternak untuk mendukung saya membangun kandang ternak, agar saya bisa mengorbitkan burung dari kandang sendiri,” katanya mengakhiri obrolan.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.