Connect with us

Perkutut

Usai Zam-Zam, Produk Lain Kandang Ternak Sultan Bird Farm Surabaya Siap di Orbitkan

KONBUR Tayang

:

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pasca memenangkan perebutan posisi kejuaraan paling depan Kelas Dewasa Yunior dalam Latber Sultan Bird Farm Surabaya, Minggu 12 Juli 2020, H.Djainuri mengaku semakin bersemangat memulai perjalanan menjelajah konkurs tanah air. Zam Zam, orbitan yang berhasil mendongkrak popularitas farm miliknya, menjadi awal yang dinilai mengesankan.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
H.Djainuri berpose di depan kandang ternak Sultan BF Surabaya

“Kemenangan Zam Zam merebut juara pertama memang bukan diraih begitu saja. Selama ini Zam Zam melalui proses panjang untuk menemukan satu formula perawatan yang pas dan cocok guna meningkatkan performanya di lapangan,” ungkap H.Djainuri. Selama libur panjang akibat pandemi Corona, Zam Zam tetap melalui proses rawatan.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

“Inilah hikmah dibalik wabah Corona, Zam Zam bisa lebih maksimal dalam mendapatkan perhatian. Berbagai treatmen dilakukan untuk memastikan kinerjanya, latihan demi latihan terus dilakukan demi menemukan jawaban pasti untuk memaksimalkan penampilannya saat berada di lapangan,” terang pemilik Sultan Bird Fam Surabaya.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Bersama salah satu trophy bukti prestasi produk Sultan BF

Dari satu even ke even lain, dari satu lokasi ke lokasi lain dari daerah dengan kondisi cuaca berbeda sudah pernah dilaluinya. Ibaratnya Zam Zam sudah menunjukkan jam terbang yang cukup tinggi untuk memastikan meraih hasil terbaik. Kini adalah saat dimana menunjukkan bukti kualitas suara dan mental lapangan yang dimilikinya.  

Advertisement
Advertisement

Dikatakan oleh H.Djainuri bahwa Zam Zam adalah produk kandang Banyuwangi dengan indukan jantan Sultan 717 bersama pasangan betina QQ 536. Indukan ini sudah melahirkan dua generani. Zam Zam sendiri merupakan anakan pertama. Anakan kedua dinilai juga punya kualitas yang lumayan bagus.

H.Djainuri makin optimis menyongsong hobi perkutut

Nampaknya generasi ketiga tidak akan terjadi karena indukan betinanya mati. “Terus terang amat disayangkan karena ibu Zam Zam sudah mati, padahal baru dua kali menghasilkan keturunan. Namun mau bagaimana lagi, semua sudah terjadi. Tugas saya saat ini adalah mencarikan pengganti betina yang lebih bagus,” jelasnya.

Meski kematian ini merupakan kabar kurang menyenangkan, akan tetap Sultan Bird Farm akan tetap melahirkan produk unggulan. Saat ini sudah ada dua calon yang siap orbit yakni perkutut bernama Lokomotif yang dilahirkan dari kandang Semarang. Dan Astronot yang merupakan produk kandang Gubeng.

Sultan Bird Farm Surabaya produknya mulai menunjukkan hasil

Ada beberapa kandang lain seperti K.Gubeng yang dihuni oleh indukan jantan MLT dan betina Sultan dan K.Bandung dengan indukan jantan juga masih mengalir trah MLT dan betina Sultan. Diyakini dari kandang-kandang tersebut akan muncul calon-calon masa depan. Setidaknya calon-calon yang bakal muncul bisa mengobati kesedihan akibat indukan betina Zam Zam mati.

Diakui oleh H.Djainuri bahwa saat ini indukan yang dipakai sudah mulai menggunakan ring sendiri baik indukan jantan ataupun indukan betina. Dengan formasi kandang yang memiliki prospek cerah, Sultan Bird Farm Surabaya tidak akan bingung untuk terus berkiprah di dunia hobi perkutu tanah air dengan membawa produk sendiri.

Calon amunisi siap orbit, tinggal menunggu waktu tepat

Setidaknya kehadiran calon-calon jawara ini akan menggantikan nama besar orbitan H.Djainuri yang terdahulu semisal Marcopolo. “Memang sudah saatnya saya mengorbitkan burung kelas lomba dari ternakan sendiri. Saat ini sudah ada beberapa calon yang siap turun lomba, namun usianya masih telatif muda. Tinggal menunggu waktu saja,” tambah H.Djainuri optimis.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.