Connect with us

Lomba

Uber Alles Fiesta IV, Tasikmadu, Malang Berguncang, Begini Kondisi di Lokasi

KONBUR Tayang

:

Even tahunan bertajuk Uber alles Fiesta IV menjadi satu diantara ikon dari gantangan Harmony BC, Tasikmadu, Malang. Dari tahun ke tahun, even ini mencatatkan diri selalu memberikan warna dalam perkembangan lomba burung di blok timur. Pada tahun ini, even yang digelar pada Minggu (27/9/2020) dihadiri sejumlah peserta dari dalam dan luar kota.

Coco Cobra (kiri) berhasil mengawal Kacer Heroin dalam meraih prestasi double winner dan dinobatkan menjadi Kacer Terbaik.

Kehadiran mereka di even yang menyajikan formasi juri muda Harmony BC, memberikan guncangan pada peta kekuatan di sejumlah kelas. Satu diantaranya pada kelas Kacer dengan kehadiran Heroin milik Coco Cobra, Malang.

Tampil dengan bendera Duta PBI Bersama, Heroin menggetarkan podium jawara. Tanpa basa – basi besutan yang mengandalkan sejumlah lagu tonjolan dan dilengkapi gaya buka sayap serta ekor mampu menyapu bersih puncak nominasi di dua kelas yang dibuka panitia yakni Kacer Fiesta dan Merdeka.

Murai Batu Awa milik Belo dari Duta Golden Apples 2 berhasil merebut juara pertama di kelas utama.

Heroin tampil mencolok di dua kelas tersebut, nyaris tidak ada celah sekecilpun memberikan kesempatan pada lawan untuk merebut puncak nominasi. “Kebetulan Heroin sudah jauh hari dipersiapkan hadir di even tahunan ini. Dengan keberhasilan Heroin di Uber Alles Fiesta IV, setidaknya besutan ini memberikan warna,” ujar Coco Cobra yang sekaligus berhasil merebut nominasi Kacer Terbaik.

Sedangkan di kelas utama yakni Murai Batu Ring G-48 Uber Alles, gaco milik Awa yakni Belo dari Duta Golden Apples 2 berhasil memuncaki nominasi. “Kelas ini menjadi perhatian khusus buat Harmony BC terkait pelestarian. Makanya panitia memberanikan diri untuk membuka kelas ring meskipun belum banyak bahkan belum ada gantangan independen yang berani membuka khusus kelas ring di Malang,” ujar Wahyu ITN alias Mbah Dosen, Ketua gantangan Harmony BC.  

Mudjiono pemilik Punglor Merah Lintang Timur meraih juara pertama di kelas Fiesta

Dalam gelaran ini tidak sekadar diramaikan gaco berkualitas dari tim atau perorangan besar. Sejumlah pemain gaek Malang juga ikut menghadiri gelaran, satu diantaranya Mudjiono. Dengan menampilkan Lintang Timur, pemain kawakan ini berhasil meraih juara pertama di kelas Punglor Merah Fiesta.

Punglor Merah Red Dragon milik Dodiet Kober meraih puncak nominasi.

Untuk dua kelas lainnya di Punglor Merah Merdeka dan Harmony, Red Dragon milik Dodiet Kober, Malang berhasil meraih juara pertama. Selanjutnya besutan ini disiapkan untuk tampil di sejumlah even besar akhir tahun.

Selanjutnya, dari evaluasi yang dilakukan panitia dalam gelaran ini Wahyu mengatakan, ke depan panitia akan terus berbenah untuk menyempurnakan dari segala sisi yang sudah dicapai gantangan Harmony BC saat ini.

“Tatkala kami menyajikan terobosan baru seperti hadirnya para juri muda dan pakem penilaian yang dirumuskan Harmony BC akan memunculkan pro dan kontra di kalangan pemain. Tapi sekali lagi perlu diingat, gantangan Harmony BC juga menggelorakan semangat untuk mengedukasi pemain dan memberikan kesempatan pada talenta muda untuk ikut memberikan sumbangsih dalam sebuah sejarah perjalanan Harmony BC,” beber Wahyu.

Diakhir gelaran, selaku Ketua gantangan Harmony BC dan secara pribadi Wahyu mengucapkan terima kasih atas segala dukungan pada semua pihak yang ikut menyukseskan gelaran. “Kami tetap memohon maaf apabila gantangan Harmony BC belum bisa memuaskan seluruh peserta yang hadir. Meski demikian, jalinan silahturahmi akan tetap kami jalin seperi yang sudah berjalan hingga sekarang,” pungkas Wahyu.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.