Connect with us

Profil

Tut De Ariana di MERAH PUTIH CUP, Yulia cukup Menghibur

KONBUR Tayang

:

de
TUT DE ARIANA: Sesaat kacer Yulia moncer di MERAH PUTIH CUP

TUT DE ARIANA adalah tokoh perburungan asal Sanur yang sudah puluhan tahun berkiprah di arena kontes. Dari zaman lomba hanya memberikan apresiasi sebuah trofi hingga di zaman voucher. Ia tetap stabil tan henti berburu lapangan untuk mengadu hasil rawatannya.

Sudah berulang kali kalah dan menang, tetapi ia selalu hadir memenuhi undangan panitia. Ia memang tidak pernah mengundang karena belum pernah menggelar lomba tetapi baginya hadir di lapangan adalah bagian dari cara untuk menghargai panitia dan juga juri yang bertugas.

Begitu juga ketika tampil di ajang MERAH PUTIH CUP, Minggu 16 Agustus 2020, di gantangan  D’Tukad Desa Budaya Kertalangu Denpasar. Ia juga ikut meramaikan dengan menurunkan jenis burung cucak ijo melalui Semut Api, kacer melalui Yulia dan cucak jenggot.

de
BERSAMA SEMUT API

Untuk menyemangati lomba, ia pun ikut-ikutan berteriak hanya sebatas mengingatkan bukan mengintervensi juri apalagi mengancam. Ketika penilaian selesai ia merasakan plong walau Semut Api-nya hanya duduk di peringkat keempat.

Begitu juga ketika Yulia bertarung di kelas kacer, ia selalu awas melihat gacoannya kerja sambil melirik lirik lawan untuk membandingkan. Kali ini ia bersyukur Yulia bisa masuk di posisi runner up, bahkan dua kali dari dua kelas yang diikuti. Yulia tampil ciamik dengan rolingannya yang rapat tanpa jeda. Yulia tidak hari ini saja moncer di lapangan, tapi sebelumnya juga sempat mengisi daftar kejuaraan di event yang berbeda.

de
PENUH SEMANGAT: Tetapi tetap sabar hormati keputusan juri

Namun ia harus berbesar hari karena gacoannya yang diturunkan di kelas cucak jenggot tidak ada satu pun yang moncer. Walaupun tampak jelas dari pinggir kerja, namun itulah, juri punya pertimbangan yang tidak bisa diganggu gugat. Tut De Ariana pun menghormati keputusan juri. Bahkan ia memberi selamat kepada rekannya Shukayasa yang berhasil mengantarkan gacoannya moncer.

Walau tidak membawa trofi dari kelas cucak jenggot, Tut De Ariana merasa bersyukur karena sudah membawa pulang tiga trofi dari Semut Api dan Yulia. Buat juri yang bertugas, Tut De mengucapkan terimakasih sudah mengapresiasi gacoannya yang bertarung di lapangan. (gde)

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.