Connect with us

Profil

Turun Di Telaga Enterprise JIP Cibinong, Penampilan Murai Batu Rancap Semakin Mantap

KONBUR Tayang

:

Murai Batu Rancap H Abdul King Robin
Murai Batu Rancap, aksinya makin mantap

Gelaran bertajuk VIP Class Of Cucak Hijau Telaga Enterprise feat JIP Minggu (13/6) di lapangan Setu Cikaret, Cibinong Bogor kemarin menjadi terasa spesial buat murai batu Rancap.  Pasca istirahat mabungnya, dia sukses mengemas salah satu gelar juara bergengsi diacara tersebut.

Turun disesi Murai Batu JIP Mastering G 30, dalam even  hari itu banyak menampilkan burung-burung hebat. Sesi itu memang diikuti sejumlah burung-burung  terbaik. Salah satu diantaranya ada Rancap. Burung koleksi H Abdul yang siang itu  jadi bintang lapangan setelah sukses memetik gelar juara bergengsi.

H Abdul King Robin

Sejak awal digantang Rancap hari itu memang tampil tampil dengan stamina dan performa terbaiknya, dengan memetik gelar juara pertama. Tidak hanya kinerja lapangannya yang prima, didukung  kualitas materi lagunya yang mewah dengan isiannya yang komplet diantaranya tonjolan celilin, tengkek, lovebird dan cucak cungkok.

Sejatinya, Rancap  merupakan amunisi lawas sejak hampir 3 tahun dimiliki H Abdul bersama H Yana dari King Robin Bogor. Sejak itu Rancap resmi menjadi amunisi keduanya dan turut melejitkan nama King Robin SF.

Rekam jejak prestasi Rancap juga bukan kemarin sore, sejak ditangan pemilik sebelumnya juga acapkali meraih gelar juara. Dimiliki H Abdul dan H Yana prestasinya terus berlanjut dan kerap mengantarkan kakak beradik ini kepodium juara.

Lama istirahat mabung, Rancap kembali menunjukan kualitas terbaiknya. Setelah pekan sebelumnya moncer disalah satu even  BnR di Bogor, digelaran VIP Class Of Cucak Hijau Telaga Enterprise kali ini Rancap membuktikan sebagai burung berkualitas. *agrobur4.

Profil

Ini Dia Jawara Jebolan Mulyono BF Yang Kuasai Murai Batu Di Trisula Mas Enterprise Cikeas

Published

on

Murai Batu Kuku Bima milik Mulyono BF
Om Mulyono bersama juara murai batu Dozer dan New Bukan Basa Basi

Gelaran Trisula Mas Enterprise  di lapangan Cikeas, Minggu (27.6) lalu  kembali menjadi bukti keunggulan produk Mulyono BF. Pasalnya,  nama-nama seperti Kuku Bima, Dozer dan Bukan Basa Basi mendominasi gelar juara. Ketiga burung tersebut tak lain jebolan kandang ternaknya.

Dieven kali ini Om Mulyono menurunkan Kuku Bima dikelas  Murai Batu Cikeas.  Burung ini tak lain gaco lawasnya yang sampai saat ini masih eksis dijalur juara.

Murai Batu Kuku Bima.

Dari rekam jejak prestasinya sudah puluhan kali Kuku Bima mendulang gelar juara disejumlah even penting di Jabodetabek. Silsilahnya burung tersebut juga tak lain dari ternakannya di padepokannya Jl. Raya Pekapuran Kp Babakan Gg. Dongkal Rt 01 Rw 03, Kel. Sukatani, Tapos Pekapuran Depok (WA 081298296606 – 085711806053). .

Kuku Bima mengalir trah  dari indukan jawara, yakni dari indukan pejantan Dedemit berkode ring Mulyono 975.   Dedemit indukan pejantannya koleksi andalan Mulyono yang sudah sejak lama dijadikan materi indukan dipenangkarannya.

Burung ini tidak hanya memiliki materi irama lagunya yang mewah dan durasi kerjanya yang bagus, tapi juga stabil prestasinya.

Para Juara Murai Batu DiTrisula Mas Enterprise Didominasi Mulyono BF

Kualitas materi lagu isiannya yang dilengkapi beragam  suara dari burung kecil hingga tembakan celilin kapas tembak dan lainnya.  Begitu juga durasi kerjanya yang luar biasa dari awal hingga akhir.   Kehebatannya itu yang ditampilkannya digelaran Trisula Mas Enterprise.

Bahkan hebatnya, para juara digelaran tersebut, semua kelas murai batu didominasi produknya. Disesi kelas utama Murai Batu NzR juara pertama hari itu dimenangkan Dozer milik Triyono dari Mutiara BF Bekasi. Bahkan tidak hanya dikelas itu, sesi berikutnya Dozer juga unggul diposisi pertama dikelas Murai Batu Trisula Mas.

Dua gelar juara pertama alias double winner yang diraih Dozer membuktikan kehabatan burung tersebut. Begitu juga juara keduanya, posisi runner up  sebanyak dua sesi diajang itu ditempati New Bukan Basi Basi koleksi Mego Siswanto dari Depok. Burung tersebut juga berasal dari produk Mulyono BF.  *agrobur4.

Lanjutkan Membaca

Profil

Batal Turun Di Radjawali Indonesia Cup 1, Murai Batu Dozer Raih Double Winner Di Trisula Mas Cikeas

Published

on

Murai Batu Dozer milik Triyono
Denny siap menyetting Dozer

Gelaran Trisula Mas Cikeas,  Minggu (27/6) dengan juri NzR Indonesia di lapangan Cikeas Bogor menjadi ajang pesta kemenangan murai batu Dozer  koleksi Triyono dari Mutiara BF yang hari itu dikawal Denny. Dua gelar juara alias double winner berhasil diboyongnya.

Even Trisula Mas Cikeas hari itu membuka 2 sesi kelas utama murai batu. Dikelas Murai Batu NzR juara pertama sukses diraih Dozer.  Sesi berikutnya, kelas Murai Batu Trisula Mas, lagi-lagi dia kembali memetik gelar juara pertama.

Murai Batu Dozer saat beraksi.

Dozer merupakan salah satu koleksi  andalan Triyono saat ini dimurai batu selain Reog dan Mutiara Sakti. Siang itu dia berpenampilan hebat dibawah settingan mekanik handal Deny, tampil dalam kondisi on fire. Dinaikan 2 sesi, kedua gelar juara disapu bersihnya tanpa sisa.

Dozer memang burung istimewa, burung yang ditake over dari tangan Mulyono BF Pekapuran Depok. Seperti kita ketahui, selama ini Mulyono BF dikenal banyak  mencetak burung-burung hebat. Sebelum ditransfer Triyono, burung tersebut juga sudah banyak mengantongi segudang prestasi saat ditangan Mulyono.

Denny dan rekan sukses antarkan Dozer Double winner

Memiliki materi irama lagu yang mewah lengkap full isian dari lagu burung-burung kecil hingga tonjolan tembakan celilin, kapas tembak, cucak jenggot dan lainnya, durasi kerjanya juga istimewa juga gaya show di lapangannya sangat memukau.

Sejatinya, Dozer bakal dipersiapkan ke even Radjawali Indonesia (RI), berhubung gelarannya yang sedianya diadakan hari ini di Bekasi diundur. Akhirnya Dozer dimainkan di Trisula Mas Cikeas.

“Tadinya memang disiapkan dimainkan di RI dikelas utama, lombanya batal, sementara burung sudah naik settingan ya kita mainkan disini,” ungkap Denny. Hasilnya, luar biasa. Dari dua sesi yang diikutinya dituntaskan dengan baik lewat kemenangan nyerinya. *agrobur4.

Lanjutkan Membaca

Profil

Duet No Comment dan Raja Bandit Besutan Mr.Nanang Bandar Plastik, Curi Podium Juara Di Launching Tora SF Banyuwangi

Published

on

Duet No Comment dan Raja Bandit Nanang Bandar Plastik
PUTRI DISTA. Saat sukses mengawal No Commnet dan Raja Bandit.

Cendet No Comment, besutan Mr.Nanang Bandar Plastik, Banyuwangi. Meski nyaris tiap pekan di gas poll turun lomba lintas EO (Event Organizer) dan lintas kota. Namun mental serta kualitas sebagai jawara cendet tangguh. No Comment terbukti masih tetap stabil prestasinya di jalur juara.

Seperti prestasi terbaru yang berhasil diukir oleh No Comment saat duet bersama Raja Bandit. Jago Murai Batu handal yang juga jadi koleksi Mr.Nanang Bandar Plastik. Saat tarung di launching “Tora SF”, hari Minggu 20 Juni 2021 kemarin di Gantangan, Cangga’an Kidul, Banyuwangi.

CENDET NO COMMNET. Tetap stabil di tangan Dista.

Keduannya pun mampu tampil mewah dan berhasil mencuri podium juara di kelasnya masing-masing. Raja Bandit yang beberapa pekan lalu, berhasil masuk nominasi juara di Piala DANYONIF, Jember. Di ajang kali ini, Raja Bandit sukses memboyong juara 1di kelas yang paling bergengsi yaitu kelas Murai Batu Samson.

Meskipun saat itu banyak jawara-jawara Murai Batu terbaik pada turun. Namun Raja Bandit, yang memang punya isian materi lagu lengkap. Kombinasi roll tembak panjang cililin, kenari, lovebird dengan gaya sujud-sujud. Serta didukung dengan volum suara kristal dan tembus, Raja Bandit memang layak mendapat koncer favorit A mutlak.

MURAI RAJA BANDIT. Berhasil rebut juara 1.

Begitu juga dengan No Comment yang turun pertama di kelas Cendet Raja Kamsa. Jago yang pekan lalu sukses meraih podium juara 1 kelas Cendet A, di Putra Cerung Cup I, Banyuwangi. Kali ini, No Comment juga sukses menyingkirkan semua ambisi pesaingnya. Dengan berhasil mencuri podium juara 1.

Namun sayang, saat turun kembali di sesi Cendet yang paling bergengsi yaitu kelas Cendet Samson. Mr.Nanang yang saat itu ikut mengawal langsung aksi No Comment. Mengaku kcewa setelah melihat No Comment tidak masuk nominasi juara di sesi tersebut. Padahal menurutnya, No Comment saat itu tampil dengan performa terbaiknya.

CENDET NO COMMENT. Usai merebut juara 1.

“Betul saya heran dan kecewa, kerja burung seperti itu kok tidak masuk. Bahkan beberapa peserta maupun penonton yang ada di sebelah saya juga merasa heran. Saat melihat burung saya tidak masuk nominasi. Ya saya sadar, mungkin juri punya pertimbangan lain. Karena, keputusan mutlak ada di tangan juri,” tutur Mr.Nanang kepada awak media ini.

Dan untuk meredam kekecewaan supaya tidak berlanjut. Akhirnya owner Bandar Plastik bersama Mr.Ari sang joki sekaligus mekanik Raja Bandit serta Dista putrinya yang merawat No Comment. Memilih pulang dengan tidak melanjutkan sesi berikutnya.

“Ya daripada kekecawaan itu terus berlanjut, lebih baik pulang saja. Dan kedepan, saya akan lebih selektif lagi untuk memilih dan hadir ke lomba-lomba,” tutup Mr.Nanang .  *agrobur2.

Lanjutkan Membaca

Copyright © 2019 Media Agrobur. Powered by agrobur.