Connect with us

Perkutut

Tribrata Bird Farm Praya Lombok, Satu Tahun Tekuni Ternak, Produknya Berhasil Torehkan Prestasi di Arena Konkurs

KONBUR Tayang

:

Tribrata Bird Farm Praya Lombok hadir menjadi bagian dari komunitas hobi perkutut, baru setahun lalu, tepatnya September 2021. Nanok, pemilik farm mengaku bahwa ternak perkutut adalah sarana untuk menyalurkan hobi. “Saya main perkutut hanya untuk hobi semata, makanya saya lakukan dengan enjoy, tanpa beban dan menikmati setiap proses demi proses yang terjadi, step by step” tegas Nanok.

Nanok sukses kawal Tri Brata Bird Farm menuju podium

Alasan menjalankan ternak perkutut sebagai hobi yang menjadikan Nanok, tetap fokus meski harus berbagi waktu dengan urusan kantor. “Saya menekuni hobi dan ternak perkutut disela-sela waktu kosong setelah lepas dari urusan kantor, jadi tidak menganggu kedinasan,” sambung anggota Polri yang saat ini bertugas di Satlantas Polres Lombok Tengah.

Meski baru seumur jagung dan tergolong sebagai pendatang baru, namun produk ternak yang sudah dihasilkan mampu membuat bangga. Keterbatasan waktu berlama-lama di kandang ternak tak menyurutkan semangatnya untuk bisa tetap eksis menjalani ternak perkutut. Tribrata Bird Farm seakan menyadarkan kita bahwa waktu yang terbatas tidak bisa menghalangi seseorang untuk tetap berprestasi.

Prestasi produk Tri Brata BF sudah terbukti langsung di arena

Siapa sangka dari 16 kandang ternak miliknya, Tribrata mampu mencetak sekaligus mengorbitkan perkutut berprestasi di lapangan. “JAMAL” merupakan perkutut bergelang Tribrata yang sukses menyabet podium pertama Kelas Piyik Hanging dalam gelaran Liga Perkutut Lombok Seri II yang tergelar pada 20 Juni 2021 lalu.

Kemudian pada Liga Perkutut Lombok Seri IV yang digelar pada tanggal 26 September 2021 di lapangan Gunung Kembar Lombok Timur “JURAGAN” yang bergelang Tribrata juga berhasil meraih prestasi yang sama yakni juara 1 kelas hanging. Podium tersebut memunculkan semangat Nanok untuk terus mengorbitkan Jamal dan Juragan pada seri berikutnya.

Eksistensi Nanok di lapangan tidak diragukan lagi

Karena usia Jamal yang semakin bertambah, maka Kelas Piyik Hanging bukanlah pilihan yang tepat untuk event berikutnya. Maka Nanok menurunkan pada Kelas Yunior. Hasilnya Jamal sukses meraih juara 9 dalam gelaran Liga Perkutut Lombok Putaran IV pada Minggu 26 September 2021 di lapangan Gunung Kembar Lombok Timur. 

Pertarungan teranyar dilakukan Nanok dalam Liga Perkutut Lombok Seri V, Minggu 17 Oktober 2021 di Lapangan Taman Gita batu Lombok. Kali ini Tribrata Bird Farm menurunkan Juragan dan Napoleon, dua produk ternaknya ini berhasil merebut kemenangan ke empat dan kelima pada Kelas Piyik Hanging.

Kandang ternak Tri Brata yang banyak melahirkan jawara

Juragan diorbitkan sendiri sedangkan, Napoleon sudah sah dan resmi menjadi milik Mamiq Agus Brangsak. Bersamaan dengan kegiatan tersebut, produk Tribrata sukses menggapai prestasi dalam gelaran Liga Perkutut Jateng Putaran 8 “ Gayeng Vicko Cup Semarang, Event yang tergelar di Lapangan Family, Minggu 17 Oktober 2021, produk Tribrata bernama Bedul yang diorbitkan Afan Gusti Bird Farm Mojokerto berhasil merebut posisi ke empat belas Kelas Piyik Hanging.

Dari hasil tersebut, seakan menjadi bukti bahwa pendatang baru memiliki kesempatan dan peluang yang sama untuk bisa menghadirkan produk yang bisa berprestasi di lapangan. “Alhamdulillah produk ternak saya sudah banyak yang juara di lapangan. Mudah-mudahan kedepan bisa lebih baik lagi dan melahirkan burung perkutut yang semakin berkwalitas dan membuat komunitas pelestari perkutut semakin banyak digemari,” harap Nanok lagi.

Produk ternak Tri Brata siap bersaing di arena konkurs

Saat ini pangsa pasar Tri Brata tidak hanya di wilayah Lombok, tapi sudah menyebar ke beberapa daerah seperti Kalimantan Tengah dan Mojokerto serta daerah lain. “Saya mengucapkan banyak terima kasih atas kepercayaan rekan-rekan penghobi dan pelomba yang telah menggunakan produk Tri Brata, baik untuk lomba ataupun bahan ternak. Saya merasa bersyukur karena produk Tribrata bisa diterima dengan baik,” ungkap kung mania yang tinggal di Kampung Rancak Praya Lombok Tengah.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.