Connect with us

Perkutut

Terus Berproses, Hamas Bird Farm Bangkalan Optimis Munculkan Kembali Produk Langganan Juara

KONBUR Tayang

:

Eksistensi H.Mansur dalam menekuni hobi perkutut sebenarnya layak untuk diapresiasi. Ditengah kesibukan yang begitu padat, namun dirinya masih menyempatkan untuk tetap bertahan sebagai kung mania. Meski rutinitas yang ditunjukkan tidak seluar biasa mereka yang memiliki waktu lebih banyak, keinginan untuk hadir di lapangan berusaha untuk dilakukan.

H.Mansur (tengah) pemilik Hamas Bird Farm Bangkalan

“Kalau lagi pas banyak tamu, terus terang saya tidak ada waktu untuk jedah sejenak. Seharian dari pagi sampai malam, aktifitas full,” terang H.Mansur. Hamas Bird Farm, ternak perkutut yang dimilikinya kadang tidak sempat untuk diperhatikan, meski hanya sebatas memberikan pakan dan minum.

Namun karena merasa perkutut adalah hobi yang begitu memberikannya kesenangan, H.Mansur mengaku tidak mungkin untuk meninggalkan. “Diperkutut saya menemukan kesenangan yang tidak saya dapatkan di hobi lain, orangnya saling bahu membahu satu sama lain, saling menolong, tidak ada yang disembunyikan,” imbuhnya.

H.Mansur berharap bisa munculkan produk langganan juara

Meski tidak pernah mendapatkan perhatian, namun Hamas Bird Farm miliknya mampu melahirkan beberapa produk unggulan, salah satunya Putra Agung. Dalam setiap kesempatan lomba, perkutut yang lahir dari kandang B.3 (STMJK 061 x AD 1744) selalu membawa oleh-oleh trophy juara di Kelas Dewasa Yunior.

Diakui oleh H.Mansur bahwa Putra Agung bukanlah satu-satunya produk yang dinilai memiliki kelebihan dan kualitas kelas lomba. “Putra Agung ini adalah anakan kedua, sedangkan adik-adiknya banyak yang dibeli orang, ada yang dilomba dan banyak yang masuk kandang untuk indukan,” ungkapnya.

Produk Hamas BF Bangkalan, kualitasnya tidak perlu diragukan

Kenyataan inilah yang amat disayangkan oleh H.Mansur karena produk tersebut sebenarnya layak untuk masuk lapangan. Kandang lain yang pernah melahirkan anakan juara adalah B.3 (DWR x Padma). Dari kandang ini muncul perkutut juara bernama Hamas. Saat masih muda, pernah meraih juara 1 even di Kahyangan Regency Bangkalan.

Kemudian juara 2 dalam gelaran Walikota Cup Surabaya pada kelas Piyik Hanging. Selanjutnya Hamas tidak pernah lagi ditampilkan dalam setiap lomba karena sejak dinyatakan sudah dewasa, langsung masuk kandang B.2 menggantikan indukan terdahulu yang sama-sama mati.

“Kandang B.2 tidak lagi bisa menetaskan anakan karena kedua indukan mati, akhirnya saya masukkan Hamas menjadi indukan baru pada kandang B.2,” lanjut H.Mansur. Hamas menjadi penghuni kandang tersebut bersama betina ring Cristal. Dari perkawinan tersebut lahir perkutut berprestasi bernama Mr.Mario.

Kandang ternah Hams BF yang sudah kelaurkan produk unggulan

Saat tampil dalam sebuah gelaran lomba di Kamal Madura, Mr.Mario sempat meraih juara 10 di Kelas Dewasa Senior. Diakui oleh H.Mansur bahwa sebenarnya produk Hamas Bird Farm memiliki pelung untuk bisa mengukir prestasi lebih banyak di arena lomba burung perkutut.

Namun sayang, selama ini belum ada formula rawatan yang mampu memoncerkan orbitan Hamas Bird Farm dalam setiap lawatannya. “Kami kalau lomba dengan nama Team Hamas Bangkalan selalu bawa burung banyak, namun hanya beberapa saja yang juara, karena kurangnya perawatan sehingga burung tidak mau kerja,” katanya lagi.

H.Mansur selalu optimis menekuni hobi dan ternak perkutut

Putra Agung, Hamas dan Mr.Mario sendiri adalah perkutut orbitannya, dimana rawatan burung tersebut berada di tangan orang lain, seperti Samsul. “Putra Agung lama berada di saya, namun baru kali ini ketemu rawatannya, itupun belum maksimal. Ternyata merawat burung itu tidak mudah,” ungkap Samsul sang perawat Putra Agung.

Meski demikian. H.Mansur mengaku terus berusaha mencetak anakan-anakan lebih bagus dari yang sudah dimunculkan. Dari 50 kandang yang dimiliki, Hamas kini sudah memiliki indukan ring sendiri sekitar 50 persen. Adapun trah yang melengkapi deretan indukan Hamas adalah trah Import yakni AD Thailand, trah Cristal, STMJK, Padma Majapahit, JBN Irama Agung. Diharakan dengan indukan tersebut, akan lahir generasi yang lebih hebat dan mampu orbit dengan prestasi membanggakan.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.