Connect with us

Perkutut

Tarung Perdana, Vaksin Ciutkan Nyali Lawan di Sakera Cup IV, Liga Perkutut Hanging Pasuruan, Lindu Akbar Raih Podium Pertama

KONBUR Tayang

:

Minggu, 30 Mei 2021, lapangan Mojorejo Sidowayah Bangil Pasuruan kembali menghadirkan gelaran konkurs perkutut. Bertajuk Sakera Cup IV Liga Perkutut Hanging Pasuruan, agenda kali ini berhasil mengundang sekuat 534 perkutut yang terbagi atas dua partai yakni Piyik Yunior dan Piyik Hanging.

H.Ony bersama panitia Sakera Cup IV Pasuruan

“Karena keterbatasan jumlah kerekan, maka kami hanya membuka dua kelas yakni Hanging dan Setengah Kerekan,” jelas M.Yudi selaku Ketua Panitia mengawali obrolan. Ditambahkan olehnya bahwa jumlah tersebut diharapkan bisa semakin bertambah untuk gelaran selanjutnya.

“Sebelumnya pada gelaran kami terdahulu hanya membuka Kelas Hanging saja, tapi kali ini ditambah Kelas Setengah Kerekan. Ini semua karena usulan dari rekan-rekan peserta dan disetujui oleh panitia,” lanjut M.Yudi. Hal senada dilontarkan Bang Jay. Menurutnya bahwa kelas kerekan menjadi partai baru.

Nawang Triton sukses orbitkan Vaksin di podium pertama

“Setelah kami mendengar dan mempertimbangkan seluruh masukan, maka akhirnya kami membuka Kelas Piyik Yunior, nah ternyata pesertanya lumayan besar, 4 blok langsung penuh,” ungkap Bang Jay. Penambahan ini diharapkan bisa menjadi awal yang baik bagi perkembangan hobi perkutut dan dampak baik.

Cak Goendul Team Bulldog Surabaya sukses di Pasuruan

“Selain bisa menyemarakkan hobi perkutut, kegiatan seperti ini bisa juga mendongrak perekonomian masyarakat setempat,” terang M.Yudi. Dirinya melihat saat ini sudah banyak masyarakat yang memanfaatkan moment ini untuk mendapatkan keuntungan dengan jalan berjualan.

“Saya melihat sebelumnya jumlah warga yang jualan hanya dua sampai tiga orang, saat ini sudah banyak yang jualan, inilah yang kami harapkan bisa memberikan manfaat bagi warga,” lanjut M.Yudi. Dilanjutkan pula dengan adanya kegiatan ini panitia bisa lebih cepat merealisasikan untuk bisa menambah inventaris kerekan yang sudah dimiliki.

Sukron Tombo Ati Bangkalan bersama team

“Kalau ada hasil dari kegiatan seperti ini, biasanya kami belikan kerekan agar jumlahnya bisa lebih banyak dan bisa kami pakai,” katanya lagi. Sementara itu, pelaksanaan acara berlangsung sukses dan lancar. Cuaca cerah semakin menambah semangat kung mania untuk mengikuti acara.

Juara di Kelas Piyik Yunior pose bersama SPG Diplomat

Begitu juga proses penjurian juga tidak mengalami kendala. Empat babak penjurian yang dilakukan, akhirnya menentukan posisi kejuaraan di masing-masing kelas. Untuk Kelas Piyik Yunior, juara pertama berhasil diraih oleh Vaksin orbitan paling anyar Nawang Triton Bird Farm Surabaya.

Perkutut bergelang Jupiter yang menempati nomor kerekan 123 berhasil mengunci kemenangan di podium pertama sejak babak kedua dengan raihan bendera tiga warna hitam dua babak awal, pertama dan kedua. Memasuki babak ketiga, kemenangan tersebut semakin nyata dengan raihan hasil sama yakni tiga warna hitam.

Peserta yang sukses menembus urutan juara Piyik Hanging

Di babak akhir, bendera tiga warna yang tertancap persis di bawah tiang kerekan miliknya, semakin memuluskan langkah Vaksin untuk berada di barisan paling depan. “Puji syukur Vaksin mau tampil meski ini merupakan pertarungan perdana,” ungkap Nawang Triton usai penjurian.

Peserta yang berprestasi di Kelas Piyik Hanging

Meski sukses membungkam lawan, Nawang mengaku belum sepenuhnya melihat performa yang dipertontonkan Vaksin. “Penampilan Vaksin tadi belum mentok, masih ada sisa kekuatan yang belum dimunculkan, harus dipoles sedikit lagi biar lebih maksimal,” terang Nawang.

Kemenangan tersebut memang tidak lepas dari performa bagus yang dimiliki Vaksin, terutama suara ujung ndlosor yang mampu mencuri perhatian para juri. “Selain suara depan, tengah, ujung yang dimiliki Vaksin memang luar biasa. kadang saya tak sanggup untuk mendengarnya,” lanjut Nawang.

Team Godzilla Pasuruan raih Trophy Bergilir Liga Hanging

Menyusul kemudian, Kinantan andalan Tristan KPOH Sidoarjo. Perkutut ternakan HDL Bird Farm menganti Gresik yang menempati nomor kerekan 72 sukses mengumpulkan nilai tiga warna hitam di awal babak, tiga warna pada babak kedua dan tiga warna hitam pada babak ketiga dan keempat.

Kung mania Nguling ikut ramaikan Sakera Cup IV

Dan urutan ketiga ada Bintang 9 amunisi Kiswoyo Malang. Kemenangan perkutut ring PA yang dikerek pada nomor 55, berkat raihan bendera tiga warna rata pada babak pertama, kedua, ketiga dan keempat. Ada juga pendatang baru yakni Pajero, jago milik Sukron Bangkalan Madura.

Penampilannya kali ini adalah estafet setelah pada lomba sebelumnya, perkutut ternakan Tombo Ati ini tampil perkasa di Kelas Piyik Hanging. “Setelah sukses di Piyik Hanging, kali ini saya naikkan Pajero ke Kelas Piyik Yunior, meski belum maksimal tapi kali ini sudah berhasil meraih posisi kelima.

Kung mania Pasuruan eksistensinya makin menggembirakan

Keberhasilan tersebut berkat raihan bendera tiga warna pada babak pertama dan keempat serta bendera dua warna hitam babak kedua dan ketiga. Di Kelas Piyik Hanging, Lindu Akbar orbitan Team Godzilla Pasuruan berhasil menjadi yang pertama. Menempati nomor gantangan 297, perkutut bergelang Melati ini sukses meraih nilai paling tinggi.

Raihan bendera tiga warna babak pertama, kedua dan ketiga serta dua warna hitam pada babak keempat memuluskan langkahnya menuju podium paling atas. Menyusul pada urutan kedua, Rido amunisi H.Ansori Malang. Perkutut ternakan Sumber Urip yang digantang pada nomor 52 sukses menjadi yang terbaik kedua.

Peserta yang sukses raih doorprize utama sepeda motor

Keberhasilan ini berkat raihan bendera dua warna hitam pada babak pertama dan keempat serta tiga warna pada babak kedua dan ketiga. Dan diurutan ketiga ada nafkah amunisi H.Riman Surabaya. Perkutut produk ternak Tomi ini sukses mengumpulkan nilai bendera dua warna di awal babak.

Dua warna hitam pada babak kedua dan ketiga serta tiga warna di akhir babak. Diakhir acara, M.Yudi mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan dari seluruh peserta dan meminta ma’af jika ada hal-hal yang kurang berkenan.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.