Connect with us

Perkutut

Tantangan Pengurus Baru Pengcam Tanjungbumi Bangkalan, Kawal Pelomba dan Peternak Menuju Kesetaraan

KONBUR Tayang

:

Pengcam Tanjungbumi resmi dilantik secara langsung oleh Ketua Pengda Bangkalan Ir.R.Moh.Mahmud pada Minggu, 03 Oktober 2021. Kehadiran Tanjungbumi menjadi tambahan jumlah Pengcam yang saat ini sudah dimiliki oleh P3SI Pengda Bangkalan. “Alhamdulillah saat ini Pengda Bangkalan sudah memiliki Pengcam sebanyak 11,” terang Ir.R.Moh.Mahmud.

drg.Agus Baijuri saat menerima SK dari Ketua Pengda Bangkalan

Diharapkan kehadiran Pengcam Tanjungbumi bisa menjadi jalan bagi masyarakat di wilayah Bangkalan utara untuk bersama-sama meramaikan hobi perkutut. “Saya menaruh harapan besar bagi Pengcam Tanjungbumi karena wilayah ini merupakan perbatasan antara Bangkalan dan Sampang bagian utara,” sambung pemilik CTP Bird Farm.

Drg.Agus Baijuri yang resmi memegang pucuk pimpinan organisasi ini mengaku siap melaksanakan tugas yang diberikan kepadanya meski diakui harus melakukan kerja keras. “Terus terang saya adalah orang baru di komunitas hobi perkutut, saya sebenarnya belum siap ditunjuk untuk menjadi ketua karena ada yang lebih senior,” jelas drg.Agus Baijuri.

Namun keputusan bersama yang menunjuknya untuk mengisi posisi tersebut. “Saya diberikan amanat oleh para sesepuh dan senior di Tanjungbumi untuk menjadi Ketua Pengcam, saya tidak bisa menolak karena mayoritas menyerahkan amanah ini pada saya, meski saya sebenarnya belum siap dan belum pantas berada diposisi ini,” ungkapnya.

Ketua Pengwil Jatim memberikan ucapan selamat

Dikisahkan oleh drg.Agus Baijuri bahwa penunjukannya sebagai Ketua Pengcam berawal pada awal April 2021 lalu, saat ada pertemuan dan ngerek bareng di kediaman Abah Ilyas, seorang tokoh agama dan juga kung mania lawas. Saat pertama kali datang kesana, drg.Agus sempat tanya ke beberapa orang yang ada disana, apakah mereka sudah ikut organisasi atau belum.

Spontan mereka mengatakan belum. “Saya jelaskan pada mereka bahwa seharusnya ikut organisasi karena manfaatnya banyak,” ungkap drg.Agus. Karena mayoritas anggota sudah berusia lanjut, mereka mendelegasikannya untuk mencari tahu kenapa dan bagaimana agar bisa bergabung ke organsiasi bernama P3SI.

Sampai akhirnya, drg.Agus dipertemukan dengan Ketua Pengda Bangkalan. Dari sinilah awal Tanjungbumi diusulkan untuk membentuk organisasi tingkat kecamatan. Para senior kung mania di Tanjungbumi langsung menunjuk dirinya untuk mengisi posisi ketua. “Saat itu saya diminta dan menunjuk saya menjadi ketua, padahal saya menolak karena pemula,” sambungnya.

drg.Agus Baijuri bersama Ketua Pengwil dan Ketua Pengda

Bulan ramadhan dan pandemic covid yang kian mencekam, menunda semua rencana. Baru awal Oktober 2021, agenda untuk pelantikan Pengcam Tanjungbumi baru bisa diwujudkan yang dimeriahkan oleh gelaran Latihan Dinilai. “Saat acara pelantikan dan Latihan Dinilai, ada beberapa tokoh dan pemain senior, tidak percaya bahwa kami bisa melangsungkan acara tersebut. Sepertinya kegiatan seperti itu bagai mimpi buat mereka,” kata drg.Agus lagi.

Pasca dilantik ada banyak tugas dan tanggungjawab yang harus segera dilaksanakan. Arisan sambil ngerek burung setiap Rabu di kediaman Abah Ilyas Peseseh Tanjungbumi akan menjadi agenda tetap. Tujuannya untuk menumbuhkan semangat mereka untuk lebih aktif dan eksis menekuni hobi perkutut.

Regerasi juga akan menjadi fokus pengurus karena saat ini kung mania Tanjungbumi didominasi oleh pemain sepuh. “Alhamdulillah even perdana mulai diikuti pemula dengan usia muda. Program regenerasi yang kami lakukan aa hasilnya,” kata drg.Agus Baijuri lagi. Langkah lain adalah melakukan kolaborasi dengan penghobi di wilayah sekitar yskni Banyuates dan Ketapang.

Pengcam Tanjungbumi resmi dilantik menjadi pengurus ke 11

Tantangan berikutnya diakui drg.Agus adalah pengetahun kung mania, khususnya peternak yang belum up-date terhadap perkembangan hobi perkutut. “Saya ingin ada pertemuan semacam sarasehan untuk menambah pengetahun pemain dan juga peternak, sehingga pemahaman mereka tentang perkembangan burung saat ini bisa dimiliki,” harapnya.

Setidaknya dengan kegiatan tersebut nara sumber bisa menularkan ilmunya kepada para penghobi, pelomba dan peternak yang ada di Tanjungbumi untuk meningkatkan pemahaman mereka seputar perkembangan hobi perkutut saat ini. Saat ini sudah ada 4 peternak yang keberadaannya sudah teregister di P3SI Pusat dengan kepemilikan plakat.

Mengabadikan diri dalam bingkai hasil kreasi Pengcam Tanjungbumi

“Keinginan dan harapan ke depan, yang penting pelomba dan peternak di Tanjungbumi bisa sejajar dengan pelomba dan peternak di kota lain, kasihan kalau mereka masih bermain di level bawah. Dengan adanya kepengurusan, maka hobi perkutut di Tanjungbumi harus berkembang dan lebih maju,” pungkasnya.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.