Connect with us

Perkutut

Sukses Orbitkan Perkutut Blorok di Podium Juara, Satya TPC Bird Farm Sidoarjo Siap Mengembangkannya

KONBUR Tayang

:

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gelaran Latber Sikumbang Asik Putaran II Sidoarjo yang dihelat pada Minggu, 21 Maret 2021 lalu di lapangan Pilang Wonoayu Sidoarjo, Issu Satya Hamung berhasil mengorbitkan perkutut blorok sampai pada podium juara. Meski prestasi yang dibukukan hanya meraih posisi buncit yakni urutan 15 Kelas Piyik Yunior, setidaknya hasil itu sudah membuat Satya bangga.

Satya sukses orbitkan perkutut blorok di podium juara

Terlebih kondisi perkutut bernama Si Cucu Kembar pada saat itu dalam keadaan ngurak. “Sebenarnya saya tidak berencana menurunkan blorok, karena kondisinya kurang fit, namun karena desakan teman-teman, akhirnya saya pastikan untuk mendaftarkannya,” terang Issu Satya Hamung saat ngobrol bareng mediaagrobur.com.

Siapa sangka, dalam pertemuan bersama lawan-lawan yang memiliki fisik lebih sempurna dan sudah mengantongi jam terbang lebih banyak, Si Cucu Kembar masih mau menampilkan kualitas suaranya. Empat babak penjurian yang dilangsungkan, akhirnya blorok bergelang TOP ini menuntaskan acara sebagai peraih juara.

Pijatan mampu mendongkrak performa blorok di lapangan

Dua blok peserta yang ikut ambil bagian dalam perebutan posisi kejuaraan, Si Cucu Kembar masih mendapatkan poin juara yang membanggakan. Terlebih lagi even tersebut merupakan partisipasinya dalam sebuah gelaran even yang menampilkan banyak peserta untuk yang pertama kalinya.

Prestasi ini merupakan sebuah harapan baru bagi Satya bahwasanya blorok yang selama ini dipandang sebelah mata dan tidak pernah dihadirkan di arena konkurs karena kualitas yang tidak mumpuni dan tidak mampu memberikan harapan, ternyata memiliki peluang untuk bisa ikut dalam sebuah kompetisi lomba.

Si Cucu Kumbang, perkutut blorok orbitan Satya Sidoarjo

“Alhamdulillah kali ini saya bisa mengorbitkan perkutut blorok di arena lomba dan berhasil masuk urutan juara meski diurutan paling belakang. Tapi saya puas, mungkin jika saya kondisinya tidak ngurak, maka perolehan yang akan dicapai bisa lebih baik lagi,” jelas pemilik Tanggulangin Perkutut Center Bird Farm Sidoarjo.

Dikatakan juga bahwa selama ini blorok dipandang sebagai produk gagal karena kondisinya yang kurang sempurna. “Blorok itu sebenarnya kan burung cacat secara fisik, mental dan kualitas suaranya kadang tidak masuk dalam kategori untuk lomba dan hanya bisa dinikmati keindahan warnanya saja,” imbuh Satya.

Satya siapkan proyek pengembangan perkutut Blorok

Masih menurut Satya, rata-rata blorok mangkring susah, berdiri juga susah, bahkan kena panas matahari juga tidak kuat. “Blorok yang saya ambil mata item karena yang merah tidak kuat. Saya berusaha melatih dengan cara terapi dan pijet bagaimana menumbuhkan mental di lapangan dan saya berhasil membuat blorok bisa juara,” ungkapnya.

Memijat pada bagian sayap belakang dan punggung serta sering-sering dijemur menjadi salah satu terapi yang dilakukannya. Memang butuh proses dan tidak bisa dilakukan sekali saja. Keberhasilan inilah yang akhirnya memberikan semangat dan optimisme Satya untuk membangun proyek ternak perkutut blorok.

Sukses menembus urutan juara di kelas Piyik Yunior

“Saya sudah mulai mengembangkan ternak perkutut blorok yang saya dapatkan dari Pak Muryono TOP Bird Farm. Saat ini sudah mulai jodoh dan mudah-mudahan bisa segera produksi,” harap kung mania asal Magelang Jawa Tengah. Jika proyek pengembangan ini bisa berjalan lancar, maka perkutut blorok akan booming.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.