Connect with us

Perkutut

SM 78 Bird Farm Gedangan Sidoarjo, Produknya Mulai Berprestasi di Arena, Setelah Sukses Orbitkan Si Pitung, Kini Siapkan Amunisi Lanjutan

KONBUR Tayang

:

Tenang namun menghanyutkan. Itulah fakta yang bisa digambarkan pada sosok Sampe Mulyo kung mania yang tinggal di Semambung Gedangan Sidoarjo. Terbilang sebagai pendatang baru, tidak membuat Mulyo harus menunggu waktu lama untuk bisa segera berkiprah di konkurs tanah air dengan raihan prestasi yang menjadi incaran setiap penggila lomba.

Wawan WKP dan Arif Daiken, sukses orbitkan Si Pitung menuju prestasi bagus

Beberapa produk yang lahir dari kandang ternaknya sudah mulai menembus urutan juara. Satu diantara perkutut bergelang SM 78 yang berhasil membukukan kemenangan adalah Si Pitung. Produk yang lahir dari kandang SM 78 K.A-2 dengan formasi indukan NIF x NIF sudah mengkoleksi trophy juara.

“Alhamdulillah produk saya SM 78 sudah mulai kelihatan bagus dan bisa meraih juara. Ini tentu awal yang baik bagi saya Sebagai pendatang baru,” terang Sampe Mulyo. Lebih lanjut disampaikan bahwa meski belum berhasil menjadi yang terdepan, namun setidaknya prestasi ini cukup membuat Mulyo merasa bangga dan senang dengan hasil yang sudah didapat.

Sampe Mulyo pemilik SM 78 Bird Farm Gedangan Sidoarjo

Prestasi Si Pitung memang menjadi sebuah bukti nyata bahwa SM 78 layak untuk masuk deretan peternak masa depan. Diawali dari tarung gelaran Pengda Surabaya di Lapangan Simorejosari A, turun pada Kelas Piyik Yunior, Si Pitung langsung meraih podium ketujuh. Tarung berikutnya adalah Even Halal Bihalal Pengcam Sepanjang.

Masih mengikuti kelas yang sama, perkutut berusia sekitar 6 bulan ini langsung merangsek ke urutan ketiga. Hasil ini semakin membuat Mulyo lebih semangat untuk terus melanjutkan jelajah ke tiap konkurs yang ada. Liga Perkutut Jawa Timur Mojopahit Cup Mojokerto menjadi pertarungan berikutnya.

Kis KBM (kiri) Wawan WKP (tengah) dan Arif Daeken (kanan saat di SM 78 Bird Farm Sidoarjo

Memilih pada kelas yang sama, Si Pitung Kemabli berhasil membawa pulang trophy juara di posisi ketujuh. Kondisi angin cukup keras yang berhembus saat proses penjurian berlangsung, menjadi kendala yang tidak bisa ditepis. Namun Mulyo mengaku senang dengan hasil yang sudah didapat.

Nah, Liga Perkutut Jawa Timur Bupati Cup Situbondo menjadi agenda paling anyar yang diikutinya. Tetap memilih kelas yang sama yakni Piyik Yunior, Si Pitung kembali harus menghadapi tekanan lawan. Namun, di akhir penjurian, saat pengumuman disampaikan, panitia menyatakan bahwa perkutut satu ini berhak atas trophy juara ketiga.

Koleksi trophy dari hasil prestasi yang diraih produk SM 78 BF

Meski tanpa pengawalan dari Sampe Mulyo, namun Si Pitung tetap konsisten untuk bertarung memperebutkan kursi kehormatan. “Terus terang saya memang jarang mengawal Si Pitung turun ke arena lomba karena kesibukan yang tidak bisa saya tinggal,” ungkap Sampe Mulyo.

Keberhasilan dan kesuksesan ini diakui berkat bantuan dari Wawan WKP Sidoarjo. “Saya banyak dibantu Mas Wawan untuk merawat burung-burung SM 78 dan Alhamdulillah ternyata bantuan itu membuahkan hasil,” ungkap pengusaha sukses di bidang kontraktor. Wawan WKP ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa dirinya hanya sebatas membantu saja.

Kis KBN dan Arif Daiken saat berada di depan kandang SM 78 A.02

“Saya diminta bantuan oleh Mas Mul untuk mengorbitkan burung ternaknya. Kebetulan saya lagi kosong, akhirnya saya menerima tawaran tersebut,” jelas Wawan WKP. Soal prestasi yang berhasil diraih, Wawan mengaku bahwa karena faktor kualitas burung itu sendiri. “Kualitas burung SM 78 memang bagus, jadi saya bisa mengantarkannya pada posisi juara,” tambah Wawan.

Dikatakan bahwa prestasi Si Pitung bukanlah satu produk SM 78 yang berhasil diorbitkannya. Ada produk lain yakni dari kandang lain yakni kandang SM 78 K.C-2 (SM 012 – A.02 x Cristal 22036 – D.222). Prestasinya ditorehkan dalam gelaran Pondok Candra. Turun perdana di Kelas Piyik Yunior, perkutut satu ini langsung merebut posisi keempat.

Saat memantau produk SM 78 BF untuk dibawa ke lomba

Tidak butuh lama, Kosasih kung mania Bandung langsung men take over. “Sebelum Si Pitung ada produk SM 78 yang pernah saya orbitkan pertama kali dan langsung juara empat, namun sudah jadi milik Pak Kosasih Bandung,” kata Wawan lagi. Nampaknya SM 78 akan kembali melahirkan dan mengorbitkan produk unggulan lain.

“Saat ini ada beberapa kandang seperti K.C-2 (adik yang di take over Kosasih Bandung) dan kandang C.4 siap orbit. “Ada beberapa produk SM 78 yang siap orbit, saya pantau kayaknya bisa dibuat untuk lomba, tinggal nunggu waktu yang pas untuk segera masuk lapangan,” ungkap Wawan lagi.

Kandang SM 78 BF yang mulai memunculkan produk unggulan

Disampaikan juga bahwa proses pantau burung yang ada di kandang untuk memastikan apakah layak untuk lomba atau tidak, dibantu oleh Kiswono KBM dan Arief Daiken BF. “Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Mas Wawan, Mas Kis dan Mas Arif serta yang lain dalam membantu memantau dan mengorbitkan produk SM 78, mudah-mudahan bisa terus berprestasi di lapangan,” harap Mulyo.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.