Connect with us

Perkutut

Sekali Pantau, H.Iwan Jombang Langsung Boyong Jamaica, Perkutut Muda Orbitan Budi SP Semarang, Rp 50 Juta

KONBUR Tayang

:

Kemunculan Jamaica, perkutut muda milik Budi SP Semarang dalam Latber Gotong Royong Sidoarjo, Kamis 18 Juli 2019 di barisan paling depan daftar kejuaraan Kelas Piyik Hanging, memantik pikiran H.Iwan Jombang untuk memilikinya. Meski hanya sekali pnatau dalam gelaran tersebut, tak membuat H.Iwan ragu untuk memilikinya.

Dua sahabat sejati, saling support lewat perkutut terbaik di kelasnya

Sukses mengunci kemenangan di babak kedua, nampaknya sudah menjadi modal bagus bagi Jamaica untuk menunjukkan kelasnya sebagai burung pendatang baru yang siap eksis. Awalnya H.Iwan tidak tahu jika perkutut yang dinobatkan sebagai juara pertama adalah milik sang shohib. Saat usai penjurian, dirinya berusaha mencari tahu siapa pemilik burung tersebut.

“Burung piyik Hanging yang juara satu punya siapa ya?,” tanya H.Iwan pada beberapa orang yang dikenalnya. Sampai akhirnya, terjawab sudah siapa pemilik burung tersebut. H.Ribut yang dipercaya mengawal Jamaica mengaku sempat bercanda dengan H.Iwan ketika mengetahui jika burung tersebut dirinya yang membawa ke lapangan.

Budi SP saat bersama Jamaica, kini tinggal cerita

“Pak Haji Iwan, meskipun sampeyan bawa empat burung sekalipun, tidak akan mampu melawan satu burung ini (Jamaica, red),” kelakar H.Ribut saat H.Iwan “menginterogasinya”. Ternyata candaan H.Ribut semakin membuat H.Iwan makin  semangat untuk memiliki burung tersebut. Hari itu juga, H.Iwan menghubungi Budi SP untuk merealisasikan misinya.

Negosiasi yang dilakukan keduanya, akhirnya menghasilkan kesepakatan bahwa pertanggal 18 Juli 2019, Jamaica resmi berpindah tangan ke H.Iwan. “Mas, Jamaica sekarang resmi jadi milik H.Iwan Jombang, kami sepakat dengan mahar Rp 50 juta,” terang Budi SP yang menghubungi Media Agrobur hari itu juga.  

Jamaica saat tampil luar biasa bersama H.Ribut di Sidoarjo

Alasan dirinya melepas Jamaica karena pertimbangan “rasa” yang tidak mungkin untuk diingkari. “Saya rela melepas Jamaica intinya karena yang minta adalah sahabat sendiri, saat saya minta Monster dan Debar-Debar, H.Iwan melepasnya tanpa butuh waktu lama, ya Jamaica saya ijinkan di take over,” ungkap Budi SP.

Pertimbangan lain yang membuatnya rela melepas Jamaica adalah bahwa Budi SP masih menyimpan banyak stok hanging termasuk kakak Jamaica. “Saya katakan bahwa H.Iwan tidak salah memilih Jamaica, karena prediksi saya burung ini akan bagus sampai usia dewasa,” lanjutnya. Hal senada dilontarkan H.Ribut. menurutnya performa yang ditampilkan Jamaica saat di Latber Sidoarjo belum maksimal.

Trio Mania Kung, yang selalu kompak menyemarakkan hobi perkutut

Perolehan bendera tiga warna babak pertama dan kedua, dinilai belum memberikan rasa puas baginya. Karena yang pasti H.Ribut melihat potensi besar yang ada dalam Jamaica untuk menjadikannya sebagai burung level atas. Apalagi waktu yang diberikan oleh Budi SP padanya untuk memoles Jamaica terbilang singkat.

“Saya baru dua minggu dititipin Jamaica oleh Pak Budi, saat tampil di Sidoarjo masih 80 persen, saya yakin kedepan burung ini akan semakin bagus dan bisa jadi burung jawara,” jelas H.Ribut.  

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.