Connect with us

Ayam Bekisar

Seblang, Spesialis Jawara Madya, Tarung di Kelas Utama Siapa Takut

KONBUR Tayang

:

Pilihan Tek Gwan untuk mengorbitkan Seblang, ayam bekisar miliknya di arena kontes memang tidak salah. Bukan karena faktor kebetulan, namun performa yang dimiliki terbilang luar biasa. Bukan saja soal kualitas suara yang menjadi senjata ampuh untuk mencuri perharian juri, namun mental yang melekat padanya terbilang luar biasa.

Tek Gwan mengaku tidak salah pilih orbitkan Seblang

Selama ini Seblang memang diprioritaskan untuk meramaikan pertarungan di Kelas Madya. Setiap kali tampil di kelas ini, dipastikan juara pertama akan menjadi miliknya. Prestasi tersebut bukan saja diraih dalam dua tiga kali kontes, namun sudah lebih dari lima gelaran yang pernah diikuti dengan lokasi yang berbeda-beda dan hasilnya mengukuhkannya sebagai peraih podium pertama Kelas Madya.

Ternyata Kelas Madya bukanlah satu-satunya partai yang menjadi pilihan Seblang. Tek Gwan mengaku bahwa setiap kali ikut lomba, Seblang selalu didaftarkan pada dua kelas yakni Madya dan Utama. “Rasanya kurang puas jika saya hanya ikut di Kelas Madya, sementara Seblang masih layak untuk ikut di Kelas Utama,” terang mania asal Banyuwangi.

Tek Gwan bersama Yuyung Blawong pemilik awal Seblang

Meski prestasi yang ditorehkan pada Kelas Utama tidak secemerlang ketika tarung di Kelas Madya, namun setidaknya Seblang berhasil membuktikan meski bahwa apa yang ada dalam Seblang memiliki kelebihan tersendiri. Menurut Tek Gwan ketika Seblang turun di Kelas Utama, juara lima besar selalu beehasil diraihnya.

Artinya Seblang masih mampu menembus partai final di laga bergengsi ini. Bahkan dalam beberapa kali tarung yang pernah diikutinya, Seblang sukses meraih podium pertama di Kelas Madya dan podium kedua di Kelas Utama. Prestasi ini membuktikan kehebatan mental dan juga suara serta stamina yang dimiliki Seblang tergolong luar biasa.

Tek Gwan selalu andalkan Seblang dalam setiap turun lomba

Betapa tidak, bisa dibayangkan untuk setiap kelas, ada tiga babak yang harus diikuti, mulai babak penyisihan, jika lolos maka akan mengikuti babak semi final. Jika masih dinyatakan lolos ada babak final yang harus dijalani guna memastikan predikat yang bakal diraih. Jika Seblang diikutkan dua kelas, artinya Seblang harus menjalani rentetan babak demi babak sebanyak enam kali turun naik kerekan.

Mana mungkin ayam bekisar yang tidak memiliki mental bagus, stamina prima dan kualitas suara luar biasa, mampu melakoni semua itu. Seblang membuktikan semua itu dan selalu mempersembahkan prestasi terbaik buat sang juragan. “Saya bersyukur bisa memiliki Seblang dengan prestasi yang tidak mengecewakan. Mudah-mudahan prestasinya bisa terus bagus dan membuat saya semangat untun terus berlomba,” harap Tek Gwan.

Koleksi yang sudah diraih Seblang selama rutun lomba

Apalagi selama ini Seblang tidak memiliki persyaratan khusus ketika menjelang lomba. Tidak ada ritual khusus dan perawatan berlebih yang harus diberika  kepadanya. “Saya tidak direpotkan oleh perawatan Seblang, sebab ia tidak rewel, rawatan gampang dan mudah namun prestasinya luar biasa,” lanjut Ketua Pembesar Cabang Banyuwangi.

Performa yang dipertontonkan Seblang dari babak ke babak selalu menunjukkan ritme meningkat. Diakui olehnya bahwa Seblang merupakan ayam bekisar yang ia dapatkan dari Yuyun Blawong Solo pada tahun 2018 lalu. Pertama kali Tek Gwan mengetahui ayam bekisar ini ketika tampil di kontes Bondowoso tahun 2017. Ketika itu ayam ini bernama Blawong.

Seblang, ayam bekisar orbitan Tek Gwan Banyuwangi

Sejak saat itu, Tek Gwan berusaha mengejarnya karena dinilai ada hal menarik pada ayam tersebut. Perjuangan tidak mengenal lelah selama setahun, akhirnya membuahkan hasil. Tek Gwan mengaku bangga bisa meneruskan prestasi Blawong yang kini sudah berganti nama Seblang sebagai ayam bekisar tangguh yang mampu mengukir prestasi apik di dua kelas sekaligus yakni Utama dan Madya.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.