Connect with us

Perkutut

Samsul Arifin Pakong Pamekasan, Sudah Saatnya Orbitkan Produk dari Kandang Ternak Sendiri

KONBUR Tayang

:

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tiga tahun mengorbitkan produk ternak orang lain, rasanya sudah cukup bagi Samsul Arifin. Pasalnya selama ini diakui bahwa setiap kali turun lomba, perkutut yang dibawa ke arena bukan produk ternak sendiri, melainkan didapat dari rekan-rekan sesama kung mania yang ada di beberapa kota.

Samsul Arifin (kiri) pemilik ASA Bird Farm Pakong Pamekasan

“Tiga tahun saya ikut lomba dan sering masuk juara, burung yang saya bawa adalah ternakan teman. Tidak hanya satu orang, tetapi dari sekian teman-teman yang saya dapatkan lewat silaturrahmi yang rutin saya lakukan. Rasanya sudah cukup dan saat ini saya ingin ternak sendiri bisa dibawa ke lapangan,” terang Samsul Arifin.

Tidak dipungkiri bahwa lewat aksi sang orbitan itulah, namanya dikenal sebagai kung mania meski tidak sepopuler nama lain, namun setidaknya Samsul Arifin telah memberikan warna pada perjalanan hobi perkutut tanah air. Setidaknya pula dari hobi perkutut, sudah tidak terhitung lagi berapa jumlah mania yang dikenal.

Perkutut ditekuni karena menyalurkan hobi dan cari saudara

“Saya menekuni hobi perkutut selain untuk menyalurkan hobi, juga untuk mencari saudara, semakin makin yang saya dapat, maka saya meraka ada keuntungan yang didapat karena bisa bersilaturrahmi dengan mereka. Maka dari itu, saya berusaha untuk tetap berada di hobi perkutut karena tujuan tersebut,” sambung pemilik CV.ASA Perkasa, distributor pupuk.

Suasana kandang ternak yang asri dan nyaman untuk dinikmati

Alasan kuat untuk meninggalkan orbitan dari produk orang lain adalah bahwa ternak sendiri sudah saatnya muncul, karena dari hasil pantauan, dari sekitar 30 petak kandang yang berdiri disampaing kediamannya yang rindang, ada beberapa yang sudah dianggap cukup untuk menggantikan posisi produk orang lain.

Beberapa produk milik peternak lain yang masih sampai saat ini diorbitkan adalah Zidan yang sukses meraih prestasi dalam gelaran terakbar tanah air Bawang Mas Group Cup Pamekasan yang merupakan gelaran Liga Perkutut Jawa Timur Seri 5 pada Sabtu dan Minggu, 05 – 06 Agustus 2023.

Produk ternak sudah saatnya untuk diorbitkan sendiri

Perkutut ternakan Jati ini berhasil membawa pulang trophy kejuaraan di Kelas Dewasa Senior pada urutan ke 14. Selain itu ada juga Banyubiru yang sukses mendapatkan penghargaan sebagai juara ke 18 di Kelas Dewasa Yunior pada even yang digelar menggunakan Lapangan Motor Cross Srigala Malam Kadur Pamekasan.

Nuansa asri dan tenang nampak tercipta di kandang ASA Bird Farm Pamekasan

Kini, persiapan sudah dilakukan untuk segera membawa amunisi dari ternakan sendiri. Samsul Arifin berharap keputusan ini adalah pilihan terbaik dan bisa membuat semangat untuk terus eksis menekuni hobi perkutut.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.