Connect with us

Perkutut

Samiudin-Anjar Kung Mania Jember, Resmi Boyong “Kelap” Dari Tangan H.Faisol JBM

KONBUR Tayang

:

Transfr Kelap dari H Faisol JBM
ABAH FAISOL DAN ANJAR (KANAN). Resmi melelpas Kelap.
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Farm JBM Malang, terus tak pernah berhenti mencetak burung-burung handal kualitas lapangan. Lihat saja beberapa bulan terakhir ini, sudah lumayan banyak jago-jago produk JBM yang sukses menembus posisi teratas di daftar kejuraan latber maupun lomba besar.

Sehingga tak keliru, kalau belakangan ini burung-burung jebolan JBM. Banyak diburu oleh kung mania Indonesia, baik untuk jago di lapangan maupun untuk materi isi kandang.

H.FASIOL BERSAMA KRU JBM. Saat foto bersama Anjar dan Samiudin.

Dan yang terbaru hari Minggu (20/12) kemarin. Produk JBM kembali muncul di latber perkutut “Sahabat Jenewa” Jenggawah, Jember. Adalah Kelap, jago muda yang mampu mencuri perhatian dan berhasil merebut juara 1 di kelas piyik yunior.

Namun siapa sangka, jago muda bergelang JBM itu ternyata sudah resmi milik Anjar, kung mania pemula putra dari Samiudin pemilik lapangan “Sahabat Jenewa”, Gayasan, Jenggawah, Jember.

Dan menurut H.Faisol owner dari JBM BF Malang, awalnya tak mengira kalau Kelap ini burung jantan. Karena dari awal Kelap yang masih belahan dari Petir (juara 1 kelas dewasa) diprediksi burung betina. Yang lahir satu tetasan dengan Petir milik H.Tohir Gresik, dari JBM Kandang BWM dan masih cicit dari Irama Agung.

“Betul, sebelum saya bawa ke sini, suara belahan Petir itu kecil dan meskipun tengahnya banyak tapi rapat, dari situlah prediksi saya burung ini betina. Tapi kemarin saat saya bawa ke rumah pak Samiudin, belahan Petir itu mau bunyi-bunyi, tapi suaranya kok lain tambah besar. Pukulan tengahnya kuat, satu satu dan ujungnya juga panjang,” cerita H.Faisol.

Mendengar burung itu bunyi seperti itu lanjut H.Faisol, saya pun terkejut. Dan prediksi sayapun berubah, ternyata ini burung jantan. Begitu juga Pak Samiudin, setelah mendengar anggung merdu belahannya Petir. Langsung menodong saya sekalian mengajukan mahar, karena besuk burung ini siap untuk diturunkan sama pak Samiudin.

“Dan Alhamdulillah, belahan Petir benar-benar burung jantan. Bahkan melihat burung itu juara 1, pak Samiudin langsung memberi nama Kelap (bahasa Madura) yang artinya Petir. Karena pak Samiudin menilai, anggung suara Kelap nyaris sama dengan Petir. Dengan mahar Rp 165 juta, akhirnya Kelap resmi diboyong pak Samiudin,” terang H.Faisol.

Dan diakhir perbincangan H.Faisol berjanji sekaligus memberi garansi. Jika seandainya Kelap nanti jadi burung betina, pemilik JBM ini siap mengganti atau menarik kembali. Dengan mengembalikan nilai mahar full 100% dan tanpa dipotong seperserpun.  *agrobur2.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.