Connect with us

Perkutut

Rogoh Kocek Rp 150 Juta, KH.Abd Rasyid dan Ustadz H.Misbah Bondowoso, Bawa Pulang Dua Ekor Anak Netral JBM Malang

KONBUR Tayang

:

Advertisements
Iklan JBM BF Malang
Advertisements
Iklan Akbar 24 BF Bangkalan
Advertisements
Iklan WAS BF Banyuates
Advertisements
Iklan Trimurti BF Sidoarjo
Advertisements
Iklan Team Hercules Malang
Advertisements
Iklan CMM BF Sidoarjo

JBM Bird Farm Malang mampaknya masih menjadi daya tarik kung mania untuk memiliki produk kandang ternaknya. Kabar terbaru, pada Kamis 21Oktober 2021, dua tokoh perkutut Bondowoso yakni H.Abd.Rasid mantan hakim Pengadilan Agama di Bondowoso dan Ustadz H.Misbah, ulama Kabupaten Bondowoso datang ke markas JBM.

Abah Faisol Syafiie (kanan) pemilik JBM Malang

“Alhamdulillah JBM kembali kedatangan tamu dari Bondowoso, kali ini adalah utusan Almukarrom Ustadz H.Mibah dan Almukarrom KH.Abd.Rasyid. saya sangat bersyukur dengan kehadiran utusan beliau karena ini merupakan sebuah anugrah bagi JBM Bird Farm Malang,” terang Abah Faisol Syafiie, pemilik JBM.

Kedua tokoh berpengaruh ini mengutus Misnawan pemilik Caisar JBM (pernah menggoncang gelaran di Sumenep pada 04 April 201 sebagai peraih juara pertama di Kelas Piyik Hanging sampai Piyik Yunior), Gagak Rimang JBM dan Macan Asis JBM, H.Hodri serta 1 orang juri Bondowoso yakni Jainul untuk memantau langsung kualitas perkutut di JBM.

Deal dua ekor anak Netral JBM terbang ke Bondowoso

Ketiga orang ini didampingi tim intel Korem Malang. Utusan ini begitu serius memantau kualitas suara yang diperdengarkan oleh produk JBM. Sampai akhirnya mereka memilih dua produk JBM yakni anak Netral JBM di kandang Citilink. KH.Abd Rasyid meminang produk bergelang JBM 4669 sedangkan Ustad H.Misbah JBM 7297.

Total transaksi yang ditorehkan untuk dua produk tersebut sebesar Rp 150 Juta. Utusan tersebut mengaku puas dengan apa yang mereka pilih karena produk yang diambil merupakan perkutut dengan kualitas bagus. Bahkan mereka sempat memantau anak Demokrasi adik Mustika JBM milik Ustadz Nanang Kosim Probolinggo CPM Bird Farm.

Sungkem sebagai wujud menghormati Abah Faisol JBM

“Saya tidak melihat stok burung di JBM, baik burung bagus ataupun bring-brengan (afkiran) semua ludes tak tersisa,” ungkap H.Hodri. Bahkan dirinya tidak heran dengan apa yang dilihat karena diakui bahwa kualitas produk yang disuguhkan JBM memang benar-benar membuat calon pembeli tertarik untuk memilikinya.    

“Saya tidak heran kalau di JBM Bird Farm Malang selalu kehabisan produk ternak. Dari tahun 2004 sampai sekarang selalu kehabisan burung karena memang burung-burung produk ternak JBM selalu mampu berbicara di lapangan dan orangnyapun sangat baik dan selalu berbaik sangka kepada siapapun, dimanapun dan kapanpun,” sambung H.Hodri.

Deal di angka Rp 150 juta untuk dua ekor anak Netral JBM

Hal senada dilontarkan Misnawan Kacong. “Memang pemilik JBM yakni Abah Faisol Syafiie orangnya selalu senyum dan rendah hati, tidak egois, ramah kepada siapapun, tidak pernah ngerespon suara-suara sumbang dari manapun, kapanpun,” timpal Misnawan. Selama ini Abah Faisol Syafiie selalu memberikan contoh baik bagi anak buah dan juga pembeli.

H.Hodri melanjutkan bahwa Abah Faisol Syafiie yang juga pimpinan Ponpes Roudotul Falah Barunggagah Tambelangan Sampang ini selalu berusaha untuk untuk tidak membalas setiap apa yang dilakukan orang lain. Kenyataan itulah yang membuat produk JBM makin laris manis diserbu oleh kung mania.

Abah Faisol Syafiie menyambut para tamu yang datang

“Saya bilang sama teman-teman Bondowoso inilah pernak yang perlu ditiru dari segalanya.  Terus terang saya salut kepada Abh Faisol Syafiie JBM Bird Farm Bululawang Malang. Saya juga heran Abah Faisol selalu ada waktu untuk menemui calon pembeli yang selalu datang hampir setiap hari. Bahkan Abah Faisol tidak pernah membeda-bedakan pembeli,” tambah H.Hodri lagi.

Diakui oleh Abah Faisol bahwa selama ini tamu yang datang memang tidak pernah sepi. Selalu saja ada pembeli baik dari kalangan bawah, tukang becak, tukang ojek sampai mereka yang memiliki harta bernilai trilyunan. Begitu juga dari masyarakat biasa, aparat kepolisian, pejabat, pengusaha, kyai, habaib sampai pada bajingan.

Tanda bukti kepemilikan burung produk JBM Malang

Semua diperlakukan sebagai tamu yang ingin bersilaturrahmi dan juga untuk mendapatkan produk bermerk JBM. Misnawan dan H.Hodri sampai mengatakan bahwa semua itu adalah kehendak Allah SWT. “Saya berani bicara seperti ini karena informasi dari anak buah Abah Faisol yang begitu banyak, mengatakan bahwa selama ini JBM memang tidak pernah sepi oleh pembeli.” Ungkap H.Hodri dan Misnawan.

Ring pertanda bahwa burung yang sudah lepas pada juragan baru

Kabar paling baru adalah bahwa Budi SP Semarang pemilik Pro Kung dan juga Ketua Pengwil Jawa Tengah ikut-ikutan berburu anak Netral JBM. “Bapak Budi SP Semarang ikut-ikutan gila mau mendapatkan anak Netral JBM dan pesan langsung anak Netral JBM yang pertama dengan betina baru yang bergelang Irama Bird Farm Bangkalan Madura,” jelas Abah Faisol.

Pilihan untuk menggunakan betina bergelang Irama bukan tanpa alasan. Menurut Abah Faisol, selama ini Irama Bird Farm Bangkalan milik Cipto banyak yang menggunakan indukan dari JBM sehingga Abah Faisol paham betul bagaimana hasil dari anakan yang dikeluarkan oleh Irama.

Spesial anak pertama Netral to Budi SP Semarang

“Saya tidak asal pakai indukan kalau tidak tahu asal usulnya dan kualitas yang sebenarnya karena ini menyangkut soal kualitas dan kepercayaan dari pembeli,” lanjut Abah Faisol. Selain Irama Bird Farm, Digo Bird Farm Lumajang juga menjadi salah satu peternak yang langsung mendatangkan indukan dari JBM.

Perkutut

Daftar Juara Irama Agung Cup Jatiroto-Lumajang, Minggu 5 Desember di Lapangan Umbulsari PG Jatiroto

Published

on

Irama Agung Cup Jatiroto Lumajang
IRAMA AGUNG CUP JATIROTO. Ramai jadi ajang persaingan jago-jago Jawa Timur dan Bali.
Advertisements
Iklan JBM BF Malang
Advertisements
Iklan Akbar 24 BF Bangkalan
Advertisements
Iklan WAS BF Banyuates
Advertisements
Iklan Trimurti BF Sidoarjo
Advertisements
Iklan Team Hercules Malang
Advertisements
Iklan CMM BF Sidoarjo

Agenda perdana Konkurs Seni Suara Alam Burung Perkutut, bertajuk “Irama Agung Cup” Jatiroto, Lumajang.  Dalam rangka tutup giling tahun 2021, Pabrik Gula Jatiroto. Pada hari Minggu 5 Desember 2021, di Lapangan Umbusari, PG Jatiroto. Menjadi persaingan seru, bagi jawara-jawara perkutut dari JawaTimur dan Bali.

Empat babak penilaian, betul-betul dimanfaatkan oleh jago-jago terbaik untuk bisa memboyong tropy kejuaraan. Dan inilah perkutut-perkutut hebat, yang sukses mencatatkan namanya, didaftar kejuraan. Selengkapnya bisa dilihat di box, daftar juara di bawah ini. *agrobur.

Klik untuk memperbesar Daftar Juara.

Lanjutkan Membaca

Perkutut

Data Juara LPJI#2 Prokung Cup, Minggu 05 Desember 2021, Lapangan Ngrenak Yogyakarta

Published

on

Advertisements
Iklan JBM BF Malang
Advertisements
Iklan Akbar 24 BF Bangkalan
Advertisements
Iklan WAS BF Banyuates
Advertisements
Iklan Trimurti BF Sidoarjo
Advertisements
Iklan Team Hercules Malang
Advertisements
Iklan CMM BF Sidoarjo

Minggu, 05 Desember 2021 menjadi agenda gelaran Liga Perkutut Jogja Istimewa (LPJI) #2 bertajuk Prokung Cup. Menempati lokasi di lapangan Ngrenak Yogyakarta, panitia berhasil membuka empat kelas yang meliputi Kelas Dewasa Senior, Dewasa Yunor, Piyik Yunior dan Piyik Hanging.

Benny Kurniawan membagikan masker untuk peserta

Seluruh kelas yang dilombakan terisi penuh oleh peserta yang hadir dari berbagai daerah, tidak hanya tuan rumah, tetapi kung mania dari luar kota, seperti Salatiga, Semarang, klaten, Surabaya, Kebumen, Sidoarjo, Purwokerto, Temanggung, Banyumas, Magelang, Boyolali dan beberapa daerah lainnya.

Suasana penjurian di Kelas Piyik Hanging

Empat babak penjurian juga berlangsung tanpa kendala. Cuaca yang cukup cerah membuat persaingan di arena lomba berlangsung seru dan penuh aksi drama mengegangkan. Sampai akhirnya, juri yang bertugas berhasil menentukan posisi kejuaraan di masing-masing kelas yang mereka ikut.

Lanjutkan Membaca

Perkutut

Juara Di Lapangan Superman Jakarta Utara, Raja Alam Langsung Ditawar H Mahfudi

Published

on

Raja Alam DMT BF Depok
Penawaran Masih Belum Sepakat H Mahfudi, Tono DMT dan Billah Bagus BF
Advertisements
Iklan JBM BF Malang
Advertisements
Iklan Akbar 24 BF Bangkalan
Advertisements
Iklan WAS BF Banyuates
Advertisements
Iklan Trimurti BF Sidoarjo
Advertisements
Iklan Team Hercules Malang
Advertisements
Iklan CMM BF Sidoarjo

Kemenangan Raja Alam dieven Komunitas Perkutut Utara di Lapangan Superman, Rorotan Cilincing Jakarta Utara , Sabtu (4/12) semakin menegaskan kestabilan prestasi burung milik Tono DMT BF Depok. Hari itu kembali dia sukses meraih gelar juara pertama dikelas Dewasa Yunior, kemenangannya merupakan rangkaian perjalanan prestasinya yang nyaris berturut-turut.

Produk ternakan DMT BF Depok milik Tono meskipun jumlahnya terbatas,  namun sudah nyata kualitasnya. Duet Raja Alam dan Bejo  hasil ternakannya belakangan sedang mengkilap prestasinya. Keduanya sampai saat ini masih menguasai podium juara dikelas Dewasa Senior dan Yunior. Bahkan, keistimewaan Raja Alam ini yang membuat H Mahfudi, kung mania Jakarta Utara ini begitu kepincut untuk meminangnya.

Boleh jadi H Mahfudi begitu ngebet ingin mentransfer sang gaco, pasalnya dari rekam jejak prestasi Raja Alam yang masih  tergolong burung muda ini  stabil dijalur juara. Hampir setiap pekan belakangan ini selalu menempati rangking teratas dideretan daftar juara. Di Pengda Depok  sendiri sudah mengantongi 3 gelar juara pertama, Di Bogor dua kali juara pertama, di Majalengka pun prestasi yang sama, juga di Bandung dan yang paling gres dieven Lapangan Superman Pengda Jakarta Utara.

Namun sayangnya, tawaran diangka Rp 35 juta yang diajukan kung mania dari Tanjung Priuk ini belum cocok angkanya. “Tadinya kan saya buka lima puluh, tapi nggak papa lah saya lepas diangka 40 juta,” ungkap sang pemilik.

H Mahfudi memantau burung idamannya ini sejak burung tersebut juara dieven Pengda Bogor pekan lalu. Tapi, hingga berita ini ditulis, masih belum ada deal kesepakatan soal mahar yang sudah mereka  saling ajukan ini.

Ada kisah menarik, dari silsilah nama burung tersebut yang dinamainya Raja  Alam. Menurut sang pemilik, burung yang terlahir  dari kandang DMT K-7 juga bermaterikan DMTxDMT ini

pernah lepas dari kandang umbar, dua hari tidak pulang. Dan Tono sang pemilik, saat itu sudah pasrah burung  dianggap hilang. “Namun ternyata akhirnya balik lagi, Alhamdulillah,,” ungkap Tono yang juga Ketua P3SI Pengda Depok yang berdomisili di Jl Tanah Baru, Blok AH 2 (bawah Mesjid) Perumahan Depok Mulya 3,  Depok, mengisahkan perjalanan burung jagoannya ini.

Menurutnya, dari silsilah produk DMT saat ini berbasic indukan yang digunakannya perpaduan trah LUM 8 BF impor yang dipasangkan dengan Pandan Mas. Kemudian dikembangkan dengan materi-materi dari Cristal BF Surabaya, TOP Depok lalu dilengkapi materi-materi ternakan dari Roma BF, WI Depok dan Shasha BF, JC BF serta materi indukan lainnya.

Saat ini di DMT BF lebih dominan pakai materi sendiri. Dipadukan dengan materi ternakan lainnya. Hasilnya, dari materi indukan sendiri menghasilkan anakan-anakan istimewa, seperti Bejo, Raja Alam dan lainnya.  *agrobur.

Lanjutkan Membaca
Advertisement banner

Copyright © 2019 Media Agrobur. Powered by agrobur.