Connect with us

Lomba

Road To 1st Anniversary Gantangan Bintang Lockdown Sidoarjo Sukses Hantarkan Xabo dan Benhard Double Winner

KONBUR Tayang

:

Gelaran Road To 1st Anniversary Gantangan Bintang Lockdown yang di helat pada hari Minggu 23 Mei 2021 kemarin tampak benar benar sukses dipadati para ekek mania, tak kurang nyaris 300an ekekkmania tampak memadati Gantangan Bintang Lockdown yang bertempat di Jl Tambak Sawah Gg Perjuangan IV No 02 Waru Sidoarjo ini. Kelas Lovebird Fighter juga masih masih tampak mendominasi dibuka hingga 4 kelas.

Crew Gantangan Bintan Lockdown Kompak. Sukses Kawal Gelaran Hingga Akhir.

Dikelas ini ada Xabo gaco andalan milik Mr Sengkuni asal Shanghai SF yang tampak sukses mencuri perhatian para juri yang bertugas. Mengandalkan durasi ekek panjang yang dibawakan dengan lecek gaco inipun berhasil menang nyeri alias double winner dengan keluar sebagai juara 1 saat berlaga dikelas Lovebird Fighter A dan C. Sedang untuk podium juara 1 kelas Lovebird Fighter B dan D secara bergantian berhasil ditempati oleh Siva gaco milik Mahindra Lion dan Njontar gaco milik Y&V asal P Pegel Bowo.

Kelas Lovebird Fighter Masih Menjadi Primadona Dibuka Hingga 4 Kelas

Pertarungan tak kalah sengit juga terjadi dikelas Lovebird M3, dikelas ini ada aksi adu durasi antara Kutang dan Senopati yang sama sama tak mau mengalah. Sama sama memiliki durasi lecek gacao inipun tampak mendominasi jalannya lomba. Kutang gaco milik Sutowo asal Semampir akhirnya berhasil mengamankan podium juara 1 dengan hanya terpaut 6 poin dari Senopati gaco milik Gondronk asal MBS BC yang menguntitnya di posisi juara ke 2 kelas pembuka Lovebird M3 A.

Juara Kelas Lovebird Fighter A

Berlanjut dikelas Lovebird Baby M2, dikelas ini ada Benhard gaco milik Dony F asal Shanghai SF yang juga berhasil tampil stabil saat turun di tiga kelas yang dibuka oleh panitia. Mengandalkan durasi lecek yang dimiliki Benhardpun nyaris saja Hatrick dengan keluar sebagai juara 1. Sayang disesi pamungkas aksi Benhard harus terhenti oleh Dinda yang berhasil menempati podium juara 1 sesi pamungkas hanya dengan terpaut 3 poin. Jangan lupa untuk tgl 06 Juni 2021 besok gantangan Bintang Lockdown akan menggelar Anniversarynya yang ke 1.

Juara Kelas Lovebird M3 A
Juara Kelas Baby M2 A

Yang pasti gelaran besok akan meriah dengan dikawal dua juri Cewek yang sudah tidak perlu diragukan lagi kualitasnya, tak hanya itu Doorprizepun sudah siap dibagikan bagi para kicaumania yang beruntung pada gelaran Anniversary besok, jadi jangan sampai ketinggalan ungkap Abah Bambang mewakili panitia yang bertugas diakhir lomba.  

Lomba

Para Jawara Legenda Anis Merah Dari Masa ke Masa, Siapa Saja Mereka ?

Published

on

Para Jawara Legenda Anis Merah
MUSIM LOMBA 1997-2008. Anis Merah jadi sesi yang paling ramai dan bergengsi.

Musim lomba tahun 1997 hingga penghujung 2008 jenis burung anis merah tengah menuju  puncak popularitasnya. Persaingan  dikelas ini semakin sengit, tidak hanya prestasi, gengsi dan prestise sang pemilik juga dipertaruhkan.

Siapa saja para jawara penguasa podium juara dimasa itu yang namannya yang kerap jadi headline  atau judul dihalaman utama Tabloid Agrobur, media cetak pertama dan satu-satunya khusus burung ketika itu?

Diawali dari blok timur, nama Zamorano menjadi jawara tanpa tanding, prestasinya selalu mencorong ketika itu. Anis Merah koleksi Sien Ronny dari Surabaya yang ditakeover dari Kiking Bandung dengan mahar yang sangat fantastis menjadi salah satu anis merah terbaik ketika itu.

Burung tersebut tidak hanya merajai dikelasnya sebagai jawara lintas blok, kehadirannya juga turut mendongkrak pamor anis merah kepuncak kejayaannya. Nilai jual anis merah prestasi dimasa itu langsung melejit setinggi langit.

Sementara diblok tengah, ada Teko dan Salju milik Paulus Topsong dari Klaten juga tak kalah hebat prestasinya.. Masih diwilayah tengah juga ada Bebek Atlas punya Tutuk Kurniawan dari Semarang.  Untuk wilayah Purwokerto, Robot Gedek punya Edy SK juga kerap juara saat bertandang ke Jakarta..

Seputar Jawa Timur dan Tengah, tak ketinggalan, juga ada jawara lainnya  bernama Juventus salah satu penguasa diwilayah timur adn tengah ketika itu, yang. juga kerap menghiasai halaman depan Tabloid Agrobur

Bergeser ke blok barat, memasuki akhir tahun diawal tahun 2000an anis merah masih berkiblat pada  sejumlah kota di Jawa Barat. Dari Bandung ada Walet punya H Nono yang namanya melegenda.

Masih dari kota yang sama, juga ada Untung yang biasa dikawal Aay Mulyana. Burung ini juga sempat menghebohkan  lapangan Pluit dengan aksi atraktifnya, dengan  mempopulerkan gaya teler doyong hingga rebah,  yang menjadi awal trendsetter gaya teler terbaru ketika itu.

Sedangkan Tasikmalaya burung-burung terbaik masih didominasi koleksi Kimpen Putri Ayu, Dongkrak dan lainnya.

Jabodetabek, peta kekuatan anis merah dimasa itu juga terbilang keras persaingannya.  Anis merah Panser saat itu turut melejitkan nama Reno sang pemilik dari tim Pasar Burung Cipinang ke puncak popularitasnya sebagai kicaumania muda.

Namun, tidak lama kemudian burung ini pindah tangan ke Sinatra Liman dari tim Pondok Indah BC yang juga mengkoleksi burung terbaik lainnya seperti Siatsu dan Bayangan.

Keberadaan bos Pondok Indah Group ditengah komunitas kicaumania saat itu pula yang untuk pertamakalinya sebuah lomba besar digelar dilapangan kawasan Pondok Indah, perumahan paling elite  di Jakarta.

Selain itu, tm Pondok Indah BC ini juga memilik burung legendaris lainnya seperti Bebek Peking kepunyaan Agus Fery.

Jawara anis merah lainnya juga dikuasai dua tim besar di Jakarta. Adalah koleksi  dua The Dream Team yakni Dewa Ruci BC dan Mahabarata BC. Tim Dewa Ruci dikenal dengan anis merah hebatnya bernama Inzagi milik Kawi Salim. Sementara Mahabarata BC ada Tarzan koleksi Herry IP yang juga selalu tampil istimewa dalam setiap penampilannya.

Diluar tim atau Bird Club (BC), anis merah milik perorangan atau Single Fighter (SF) lainnya yang selalu momcer juga ada Starlet besutan H Edy Rusdy dari Pecenongan Jakarta.

Memasuki tahun 2000, muncul Bali Dancer koleksi Rusli dari Bogor. Tidak hanya itu, ditahun-tahun berikutnya dia juga sukses menampilkan Carok.

Berikutnya ada Achun Owen dengan sejumlah burung tangguhnya, diantaranya Tjaplok, Owen, Lexotan dan lainnya. Sosok Achun Owen ketika itu juga menjadi ikon Jayakarta Tim. Ditangannya nama Jayakarta Tim berkibar dilintas lomba nasional.

Masih ditahun yang sama, kemudian ada nama Badai dan Gosip punya Agus Hasan juga turut merajai dikelasnya.

Selanjutnya, ada Gentayangan kepunyaan Fabio (Haris) dari Bintaro. Kehadiran burung ini disetiap even yang diikutinya nyaris tak ada lawan. Burung ini juga dikenal menjadi penguasa anis merah dimasa itu.

Ditahun 2008 muncul nama Guruh milik Jaya dari Sukabumi.  Ketika itu Guruh menjadi the rising star anis merah yang meraih hadiah  hadiah sebesar Rp 50 juta diajang BnR Cup di Cibubur. Jumlah hadiah paling besar disaat itu.

Dipenghujung masa keemasannya anis merah masih ada nama Redlable  orbitan Jhonpur/Danu dari Junior BC. Setelah itu, popularitasnya mulai meredup. Kehadiran para komunitas pecinta anis merah disejumlah kota dan daerah beberapa tahun belakangan ini mulai kembali mengangkat pamor jenis ini. *agrobur4.

Lanjutkan Membaca

Lomba

Kemeriahan Kopdar KMM 4 Tangerang Selatan, Ini Dia Gallery Foto Berikut Daftar Juaranya

Published

on

Kopdar KMM 4 Tangsel
Panitia dan Tim Juri Kopdar KMM

Setelah sukses dengan even Kopdar KMM 1, 2 dan 3,  Paguyuban Komunitas Murai Mania (KMM) kembali mengemas gelaran yang sama. Bertajuk Kopdar KMM  4, Minggu (12/9) di Lapangan G&T Pondok Cabe, Tangerang Selatan sungguh meriah.

Peserta tertib, menikmati burung yang digantang

Even Kopdar  Paguyuban KMM yang digagas  Herry IP dan rekan-rekan ini memang bukan hanya sekedar lomba biasa. Selain kelasnya yang hanya 12 sesi khusus murai batu dan maksimal 25 gantangan setiap sesinya.

Herry IP dan H Ikbal
Hery IP Bersama Sugeng Ken Arok

Peserta yang datang hanyalah kalangan undangan dan member grup Paguyuban KMM.  Karena jumlah kontestan yang terbatas, masih banyak calon peserta yang tidak kebagian tiket.

Billy sukses antarkan Samudera Juara
Kru Yudi SF Eldiablo moncer diurutan pertama

Kemasannya sangat ekslusive serta berkelas, dan banyak diikuti burung terbaik nasional blok barat diajang ini.

Cadas milik Buyung Sanqi menempatu posisi runner-up
Gentur Sukses bersama Terminator dikelas utama

Sepanjang gelaran setiap sesinya nyaris tak ada  teriakan peserta maupun komplain, tapi justru banyak diapresiasi kalangan peserta maupun penonton.

Anto DKP Abimanyu  Runner-up kelas utama
Kurnia sukses Matadewa

Dari luar pagar peserta tertib, menikmati burung yang digantang. Sesuai dengan konsep awalnya, kemasan semacam ini didesain untuk kenyamanan dan kepuasan peserta menikmati burung yang dilombakan.

Kombes Hermawan, H Iwan Sofyan dan Herry IP

Kemasannya yang rapih, teknis penjuriannya juga baik. Didukung sarana lapangannya, yang  nyaman, luas dan rindang. Berikut daftar juaranya di bawah ini. *agrobur4.

Klik untuk memperbesar Daftar Juara.

Lanjutkan Membaca

Lomba

Latber Minggu Subdenpom BC Jember (12/9) : Jadi Perburuan Tiket Recomended, Jago Siapa Saja Yang Lolos ?

Published

on

Latber Subdenpom BC Jember

Seperti yang sudah diinformasikan sebelumnya, baik oleh panitia Subdepom BC maupun dari mediaagrobur.com. Bahwa setiap latber rutin Rabu maupun Minggu (bukan latber M3), panitia akan memberi free pass atau kuota tiket. Bagi jago siapapun yang mampu merebut juara 1,2 dan 3 di dua kelas primadona, yaitu kelas cucak hijau dan kelas murai batu.

Dimana free pass atau kuota tiket tersebut, bisa digunakan untuk mendaftarkan jagonya. Di kelas khusus Recomended atau kelas para jawara pada laga M1 nanti. Sehingga tak keliru kalau latber Subdenpom BC (12/9) kemarin, jadi perburuan kuota tiket recomended tersebut.

PERBURUAN TIKET RECOMENDED DI SESI IJO. Cukup ketat.

Dan inilah beberapa jago-jago hebat, yang sukses mengamankan kuota tiket recomended. Setelah jago-jago tersebut mampu menunjukkan mental, kualitas irama lagu, volum dan durasi kerjanya, dihadapan tim juri Subdenpom.

Di sesi cucak hijau pertama, Kuda Hitam yang jadi andalan Mr.Suryadi dari Dynamt BC. Berhasil mengamankan Free Pass kelas recomanded, setelah bersaing ketat dengan Mokong milik Mr.Atex dan Den Jaka yang diusung oleh Mr.Eko Jamex.

JUARA CUCAK HIJAU A.Milik Kuda Hitam.

Dan nampaknya tim Dynamit BC, bukan hanya sukses mengamankan kuota tiket tersebut di sesi cucak hijau pertama (A) saja. Namun di sesi cucak hijau B, Markotop milik Mr.Didik juga berhasil mendapat tiket tersebut.

Namun untuk kuota tiket recomended di sesi cucak hijau berikutnya. Untuk cucak hijau C, berhasil direbut oleh Escobar milik H.Fais owner Matador SF. Sedangkan untuk sesi cucak hijau D, kouta tiketnya berhasil diamankan oleh Coco Mellow besutan Mr.Gibi.

PERBURUAN TIKET RECOMENDED DI SESI MURAI. Paling seru.

Selanjutnya untuk perburuan kuota tiket recomended di kelas murai batu yang memainkan tiga sesi, yaitu murai batu A, B dan C. Ketat dan serunya persaingan antar jago, di sesi murai batu A akhirnya tim juri memilih Aoda milik Mr.Rendy punggawa dari Sadis Team.

Sedangkan di sesi murai batu B dan C, masing-masing kuota tiket recomended. Berhasil diamankan oleh Piston besutan Mr.Heru Bima dari Taman Gading. Dan Seno yang jadi andalan Mr.Aprek dari Kranjingan.

JUARA SESI MURAI A. Aoda siap menuju laga M1.

Keseruan persaingan antar jago di latber rutin Subdenpom BC kemarin. Rupanya bukan hanya terjadi di dua kelas yang mendapat kuota tike recomended saja. Namun kelas-kelas burung favorit lainnya, seperti kacer, cendet, kenari dan love bird, juga tak kalah ramai dan ketat.

Dan jago-jago siapa saja yang berhasil mencatatkan namanya di daftar pemenang/kejuraan. Selengkapnya bisa di klik link daftar juara di bawah ini. *agrobur.

Lanjutkan Membaca
Advertisement banner

Copyright © 2019 Media Agrobur. Powered by agrobur.