Connect with us

Perkutut

Rebut Juara 1 dan 2 Di TSB, Jadi Bukti Produk DMT BF Depok Berkualitas Meski Diternak Dilahan Terbatas

KONBUR Tayang

:

Tartono Bersama Bejo dan Raja Alam Dua Gacoannya

Bagi Tartono pemilik DMT BF Depok beternak perkutut tidak perlu berjumlah besar. Sedikit yang penting fokus, hasilnya sesuai dengan harapan. Ini yang sudah dibuktikan, meskipun hanya menggunakan kandang dilahan terbatas, hasil anakannya berkualitas. Produknya baru saja juara 1 dan 2 dieven bertajuk Latbersaw di TSB Depok, Minggu (10/10) lalu.

Dalam gelaran tersebut, dia sukses mengantarkan kedua anak burung ternakannya sendiri yakni Bejo yang masuk diurutan juara pertama dan Raja Alam diposisi runner-up keduanya sama-sama dimainkan dikelas Piyik Yunior diacara Latbersaw TSB Bird Arena Sawangan Depok.

Tartono Kandang Dilahan Terbatas Hasilkan Anak.

Sejatinya prestasi Bejo bukan yang kali pertama, sebelumnya di lapangan yang sama dia juga pernah sukses juara dua kali. Kemudian berlanjut di lapangan BKM Pengda Tangserang Selatan, lalu juga tampil di acara Pengda Majalengka.

Begitu juga dengan Raja Alam, prestasi anak burung ini juga sudah lumayan banyak. “Dinamakan Raja Alam burung ini pernah lepas dari kandang umbar, dua hari nggak pulang, ternyata akhirnya Alhamdulillah balik lagi,” ungkap Tartono mengisahkan burung jagoannya.

Tartono Raih Dua Gelar Juara di Latbersaw.

Lantas apa saja materi indukan kedua burung yang sudah prestasi itu? Menurutnya keduanya terlahir dari DMT BF sendiri. Bejo misalnya, lahir dari K-3 bermaterikan DMT x DMT. Sementara Raja Alam dari kandang K-7 juga bermaterikan DMTxDMT.

Seperti dijelaskan diatas, kandang ternak DMT BF jumlahnya terbatas. Mengawali ternak seriusnya ditahun 2015 silam. Meskipun kandang ternaknya luas,  yang penting baginya materi-materi indukannya pilihan dari trah peternak papan atas  yang kelak mencetak anakan berkualitas. Dan, itu yang sudah dibuktikannya.

Bersama Para Juara di Even Latbersaw TSB Depok.

Total kandangnya kini berjumlah tidak lebih dari 25 petak kandang. Ada 18 petak diteras kediamannya kawasan komplek Depok Mulya Tiga, sisanya 7  kandang dititipkan di kerabatnya, juga masih dikawasan Depok. “Dengan kandang sedikit seperti ini kita jadi lebih fokus,” jelas pria yang juga Ketua P3SI Pengda Depok dikediamanya Jl Tanah Baru, Blok AH 2 (bawah Mesjid) Perumahan Depok Mulya 3,  Depok.

Basic indukan yang digunakannya saat mengawali peternakannya, dia memadukan trah LUM 8 BF impor yang dipasangkan dengan Pandan Mas. Kemudian dikembangkan dengan materi-materi dari Cristal BF Surabaya, TOP Depok lalu dilengkapi materi-materi ternakan dari Roma BF, WI Depok dan Shasha BF, JC BF serta materi indukan lainnya.

Saat ini di DMT BF lebih dominan pakai materi sendiri. Dipadukan dengan materi ternakan lainnya. Hasilnya, ya menghasilkan anakan-anakan istimewa, seperti Bejo, Raja Alam dan lainnya. *agrobur.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.