Connect with us

Profil

Ramaikan Pertarungan Kelas Murai Batu Jawara di Anniversary #3 Subdenpom BC Jember, Billabong Amunisi Mr.Indra Joker SF Surabaya, Sukses Show of Force

AGROBUR Tayang

:

Advertisements
Tika Bird Food Madura

Laga super spesial Subdenpom Anniversary #3 Jember yang dihelat pada Minggu 4 Oktober 2020, menjadi moment yang tidak mungkin terlupakan bagi Mr.Indra Joker SF Surabaya. Pasalnya, kehadiran Murai Batu andalannya yakni Billabong mampu membius juri yang dibertugas.

Advertisements
Coy (depan kanan) bersama pasukan Joker SF Surabaya

Tarung di partai Murai Batu Anniversary pada tiket Rp 200 ribu, Billabong berhasil mengkandaskan perlawanan lawan yang berebut podium paling atas dan sukses memetik kemenangan indah pada kelas tersebut. Kemenangan ini tentu menjadi luar biasa karena berangkat ke Jember tanpa target.

“Kami datang ke Jember tanpa target karena ingin merasakan suasana lomba disana, soal menang dan kalah, itu urusan belakang. Kami hanya memastikan penampilan Billabong ketika bertemu lawan di luar daerah, apakah mau tampil atau butuh waktu lagi,” terang Coy sang mekanik.

Murai Batu Billabong selalu mendapatkan kawalan ketat

Apalagi kondisi Billabong yang masih belum 100 persen, membuat pasukan Joker SF ini tak muluk-muluk dalam mengejar podium. Yang terpenting bagi mereka ada hadir dan bisa melihat bagaimana sang amunisi memperlihatkan kerjanya di atas gantangan. Bisa terus dan berlanjut atau masuk garasi untuk dilakukan perbaikan.

“Kondisi Billabong saat ini masih 75 persen, jadi kami tidak terlalu berharap bisa meraih hasil maksimal,” lanjut Coy. Mr.Indra sendiri mengaku tidak terlalu memberikan target tinggi pada anak buahnya. “Ini kan hanya hobi, saya main burung sekedar menyalurkan hobi dan bisa punya banyak teman, soal menang dan kalah, itu urusan yang kesekian,” tegas Indra Sidharta sang pemilik Billabong.

Berangkat tanpa membawa beban, Coy dan kawan-kawan merasa bisa menikmati perjalanan. Saat berada di lokasi lomba, mereka berhasil melebur bersama peserta lain yang datang ke arena lomba. Saat kelas Murai Batu Anniversary dinyatakan gantang, Billabong di bawah pengawalan para pendukung menuju nomor tiket yang dikantongi.

Prestasi demi prestasi berhasil dikoleksi Murai Batu Billabong

“Billabong biasanya minta gantang belakang, jadi saya melakukan apa yang menjadi keinginannya,” lanjut Coy. Teknik ini ternyata berhasil. Saat nangkring di atas gantangan, Billabong langsung memperdengarkan suara merdunya. Start bagus ini terus diperlihatkan dan diperdengarkan.

Billabong tampil menggila. Performa yang diperlihatkan begitu mengesankan. Roll tembak yang menjadi andalannya mampu dipertontonkan. Lagu-lagu komplit yang menjadi senjatanya mampu dilepaskan sejak awal sampai berakhirnya acara penjurian. Juri yang berada di lingkungan gantangan tak mampu menyembunyikan rasa kagumnya.

Ketika waktu penjurian berakhir, seluruh peserta termasuk Coy dan rekan-rekan menunggu hasil keputusan juri. Detik-detik yang ditunggu-tunggu yakni penancapan bendera koncer, akhirnya dilakukan dan Billabong mendapatkan koncer A warna merah, tanda kemenangan baginya sebagai peraih juara pertama.

Murai Batu Billabong andalan Mr.Indra Joker SF Surabaya

“Alhamdulillah, Billabong mampu tampil bagus meski kondisinya belum maksimal, juara pertama dengan mudah bisa diraih,” lanjut Coy. Mr.Indra ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa harapannya adalah bisa terus mengawal Billabong pada prestasi puncaknya. “Mudah-mudahan Billabong bisa terus tampil bagus dan meraih juara,” harap Mr.Indra.

Kemenangan ini seakan menjadi deretan prestasi yang dibukukan Billabong saat bersama Mr.Indra Joker SF Surabaya. Tampil perdana saat bersamanya adalah dalam gelaran Latber Rewwin Sidoarjo dengan Raihan podium pertama dua kali, Porboekusumo Cup Yogyakarta menembus urutan 4 dan 7. Tarung selanjutnya akan terus dilakukan sampai pada puncak performa Billabong yang sebenarnya.

Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Profil

Cucak Hijau Liverpool, Jawara Mapan Dari Pantura Prestasinya Semakin Mengkilap Di Jakarta

Published

on

Advertisements
Tika Bird Food Madura

Mr Ferry Kurniawan Ratna BF BSD Tangerang makin eksis saja sejak memiliki cucak hijau Liverpool. Pasalnya, prestasi burung tersebut semakin mengkilap sejak ditangannya. Prestasi gemilangnya ditampilkannya dieven Champion Cup 1 Radjawali Indonesia di Samsat BSD Tangerang, Minggu (25/10) lalu. Sebelumnya, sang gaco ini merupakan burung jawara  mapan di kawasan Pantura Berikut ini profilnya.

Advertisements

Jika merunut kebelakang, jejak keberadaan cucak hijau Liverpool tak lain burung lawas yang selalu prestasi di Tegal khususnya Pantura Jawa Tengah dan sekitarnya.  Ketika itu, burung tersebut masih menjadi koleksi mendiang sang ayah. Pada tahun 2016 silam ayah Mr Ferry membeli burung ini dalam sebuah gelaran akbar PBI di Semarang. “Waktu itu turun tiga sesi, juara 1,” kenangnya.

Cucak Hijau Liverpol

Sejak itu ditangan ayahnya yang juga dikenal sebagai pemain burung perkutut dan kicauan kawakan, burung ini merajai diwilayah Pantura selain cucak hijau ketika itu juga ada kacer Misteri Bahari yang juga sama-sama prestasi. Namun ditahun 2017 karena kondisi kesehatan sang ayah yang berdomisili di Tegal Jawa Tengah vakum total main burung ke lapangan selama 3 tahun. 

Di  bulan Juni 2020 sang ayah berpulang, tiga bulan sebelum wafat berwasiat kepadanya  untuk membawa burung-burung koleksinya diboyong Mr Fery ke kediamannya di kawasan Villa Melati Mas BSD Tangerang. Beberapa diantaranya 1 ekor  cucak hijau (Liverpool),  2 ekor murai batu dan 1 ekor pentet.

Hobi yang diwarisi sang ayah sejak  dia masih kecil membuatnya cukup menguasai perawatan burung. Dia mencoba memoles ulang burung tersebut, khususnya cucak hijau. Karena sudah 3  tahun burung itu tidak dilombakan membuatnya harus lebih ekstra dalam merawat dan mengkondisikan burung agar kembali ke kondisi top formnya seperti halnya saat di Tegal.

Hasilnya, tidak sia-sia sejumlah prestasi sudah diraihnya hingga saat ini. Dimulai dieven Djitu Enterprise BnR Tangerang masuk dijuara  3 besar. Prestasinya kembali berlanjut keeven Piala BMW di Samsat BSD Tangerang juga masuk diurutan 3. Kemudian, burung kembali diturunkan di Piala HUT Tangsel, masuk diposisi 2 alias runner-up. Puncaknya, digelaran Champion Cup 1 Radjawali Indonesia lalu, Liverpool sukses menembus juara 1, 3 dan 3.

Sejatinya, selain Liverpool masih ada cucak hijau simpanan Mr Ferry lainnya yakni Reborn. Burung ini juga tak kalah istimewa kualitasnya. Prestasinya juga sudah berderet, salah satunya moncer diurutan pertama dieven Joki Cilik Tristan Cup BnR di Pondok Cabe Tangerang pekan lalu.

Yang jelas, dengan duo andalan cucak hijaunya semakin memantapkannya eksis dicucak hijau papan atas blok barat, khususnya di Jabodetabek dan sekitarnya. Dia juga tidak hanya sebagai pemain cucak hijau, sejumlah burung murai batu koleksinya yang sudah prestasi sudah berhasil diternakannya. Agrobur

Lanjutkan Membaca

Profil

Murai Batu New Pedro Juara Dikelas Utama Champion Cup Samsat BSD, Mr Bonni Munculkan Harrier Debutan Barunya

Published

on

Advertisements
Tika Bird Food Madura

Penampilan terbaik murai batu New Pedro kembali dibuktikan dalam sebuah gelaran besar, kali ini dalam even bertajuk Champion Cup 1 yang digagas Radjawali Indonesia (RI) Minggu (25/10) lalu di lapangan  Samsat BSD Tangerang Selatan. Dieven itu, New Pedro meraih gelar juara pertama dikelas utama Murai Batu Champion dengan harga tiket sebesar Rp 3,5 juta yang sedianya berhadiah 1 unit mobil baru namun karena jumlah peserta dikelas tersebut yang seharusnya 36 gantangan tidak mencapai kuota hadiah mobil tidak keluar). Selain itu New Pedro juga tembus diposisi juara runner-up dikelas berikutnya Murai Batu Radjawali.

Advertisements
New Pedro Juara Champion Cup 1 Penilaian Kelas Murai Batu

Hari itu, Mr Bonni dan Jesica  tidak hanya sukses mengantarkan New Pedro  tapi juga berhasl mengorbitkan gaco barunya Harrier juara 1 dikelas Murai Batu Vit Champion. Meskipun menjadi debut perdananya menjadi bukti burung tersebut memang istimewa. Burung double riing ini menurut pemiliknya terbilang masih muda. Koleksi terbarunya ini memiliki materi lagu mewah, isiannya yang komplit dibawakannya dengan sempurna. Didukung volumenya juga tembus juga durasi kerjanya dari awal hingga akhir tetap terjaga. “Harier masih muda banget, baru dua kali mabung,” pungkasnya diakhir acara..Agrobur

Lanjutkan Membaca

Profil

PBI Cabang Surabaya Tret..Tet..Tet Silaturahmi Ke Bolali # 1

Published

on

Advertisements
Tika Bird Food Madura

Gelaran Bolali # I yang dihelat pada hari Minggu 25 Oktober 2020 besok tampaknya akan menjadi ajang silaturahmi para kicaumania dari berbagai blok. Salah satunya pasukan PBI Cabang Surabaya yang juga hadir dan dikawal langsung oleh Mohamad Zakaria atau yang akrab dipanggil Pak Jack. Mengingat situasi yang masih belum kondusif paska pandemic, jadi rombongan kali ini hanya terbatas yang terdiri dari 20 orang dengan membawa 8 amunisi dikelas, Anis Merah, Anis Kembang, Kenari, Cendet dan juga Lovebird.

Advertisements
Bpk. Heri Soegihono Ketua PBI Pengda Jatim. Memberikan Sambutan Sebelum Memberangkatkan Rombongan
Bpk Heri Soegihono Ketua PBI Pengda Jatim. Ingat Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Lawatan kali ini yang pertama hanya bertujuan untuk bersilaturahmi mengingat selama pandemic Covid 19 baru sekarang para pasukan PBI Cabang Surabaya bisa bersilaturahmi lomba di luar kota, maka dari itu tidak ada target khusus yang terpenting hanya bersilaturahmi sekalian rekreasi, ungkap Bpk Heri Soegihono yang juga menjabat sebagai ketua PBI pengda Jatim dalam sambutannya sebelum melepas keberangkatan para rombongan dari pelataran Hotel Singgasana pada Pkl.11.00 wib siang tadi

Pak Jack Pimpin Doa sebelum Berangkat

Selain itu, keberangkatan rombongan kali ini juga bertujuan untuk study tour tentang bagaimana gelaran lomba yang baik dan juga benar selama masa new normal, mengingat PBI Cabang Surabaya juga mempunyai wacana untuk menggelar lomba tahunan yang sudah diagendakan, jadi yang terpenting tetap patuhi protokol kesehatan, Pakai Masker dan juga jaga jarak aman ungkap Bpk Heri Soegihono, saat ditemui sesaat sebelum keberangkatan.

Lanjutkan Membaca