Connect with us

Lomba

Rabu Spesial GP2S Feat OJ, Ada Bonus Sembako, Crukcukan Naik 3 Kelas

AGROBUR Tayang

:

de
Kelas Crukcukan semakin ramai, hanya di Rabu GP2S feat Oriq Jaya.
Advertisements
Tika Bird Food Madura

Denpasar, mediaagrobur.com – Mengawali tahun 2021, Rabu Spesial GP2S feat Oriq Jaya yang digelar 6 Januari 2021 di Gantangan Pasar Burung Satria Denpasar berlangsung meriah. Ada bonus sembako untuk kelas khusus juga doorprize sembako dan burung love bird.

Latber yang dibuka siang hingga sore ini dihadiri komunitas paruh bengkok, komunitas cinglar dan crukcukan. Antusias yang demikian tinggi dari para crukcukan mania membuat panitia membuka sampai tiga kelas crukcukan. ‘’Kami sebagai panitia hanya ingin membangkitkan penggemar crukcukan semakin ramai di Bali dan melalui latihan yang kami selenggarakan secara rutin dengan pakem penilaian yang demikian ketat menjadi pembelajaran untuk ke depan bisa bersaing di kancah nasional,’’ terang pengelola GP2S Turah Pram Ningrat.

Jawara Crukcukan A

Dari tiga kelas crukcukan yang dibuka, Gisel, Putra Dewata dan Raden sukses tampil terdepan setelah melalui pertarungan yang dinilai juri Oriq Jaya.

Kelas Crukcukan A menjadi pembuka latber special GP2S di PSB Satria. Sekitar 35-an gaco dari berbagai daerah seperti dari Denpasar, Badung, Gianyar bahkan sampai Tabanan ikut ambil bagian. Kelas yang khusus buat pemula ini  menempatkan Gisel milik Nabil dari Kreneng sebagai pemenang.

Jawara Crukcukan Loss Poin

Namun di laga kedua kelas Crukcukan Loss Poin, Putra Dewata milik Umar dari Madura sukses memimpin setelah tampil dengan rolingannya yang ciamik. Penilaian tidak saja dihitung dari durasi kerja juga irama lagu yang dibawakan. Di laga ketiga, giliran Raden milik Fasya yang tampil terdepan setelah bersaing dengan Gisel yang sempat menduduki podium utama di kelas A.

Jawara LB Fighter A

Sementara itu, di kelas love bird fighter Raja Tega, Rampok dan Kinanti berhasil menjadi bintang lapangan. Raja Tega milik M Heru tampil terdepan di LB Fighter A setelah meraih 620 poin. Raja Tega dipepet Kinanti milik Tyo Mardiono.

Baca Juga  Cinta Laura dan Yulia Moncer di Salam Lestari, Kado Ultah Ke-50 Tut De Ariana
Jawara LB Fighter B

Di laga kedua yang kembali ramai, Rampok milik Kacong berhasil duduk di singasana dengan mengantongi 490 poin menang tipis dari Ragil debutan Ms. Gun yang meraih 480 poin dan Sati yang meraup 470 poin. Di Laga ketiga, giliran Kinanti yang melaju ke puncak setelah meraih 280 poin.

Jawara Paud A

Tak kalah seru pertarungan di kelas LB Paud. Sengkuni, Axis dan Jenggo berhasil berbagi poin menduduki podium utama. Sengkuni milik Han tampil terdepan setelah menembus 1.280 poin disusul Pokemon debutan Sindy dengan 1.200 poin dan Andin dengan 975 poin.

Jawara Paud B

Di leg kedua, Axis milik Budi dengan mengantongi 970 poin berhasil unggul dari lawan-lawannya. Axis menang tipis dari Oreo dengan 915 poin. Dan di leg ketiga Jenggo debutan Ny. Lia berhasil meraih 945 poin sekaligus duduk di puncak.

Jawara Baby A

Di kelas LB Baby, Saroja milik Sahri sukses memetik hasil sempurna setelah unggul dalam perolehan poin. Saroja meraih 595 poin disusul Nora dengan 515 poin. Di laga Babay B ada sang jawara Kembang Desa milik Luayni dengan 400 poin disusul Nora dengan 385 poin.

Jawara Baby B

Sedangkan di kelas Cinglar menempatkan Dante milik Mr. Uyung sebagai pemenang.

Komunitas Cinglar

Turah Pram Ningrat mewakili panitia dan juri Oriq Jaya yang bertugas mengucapkan selamat tahun baru 2021 kepada rekan-rekan kicau mania, baik komunitas love bird, cinglar, crukcukan dll. Terimakasih juga disampaikan kepada peserta yang sudah berkenan hadir dan memohon maaf jika selama penyelenggaraan latber ada hal-hal yang kurang berkenan.

Turah Pram juga selalu mengingatkan untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan selama mengikuti latber di GP2S yakni mengikuti pesan ibu 3 M yakni memakai masker yang benar, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir atau hand sanitizer dan menjaga jarak aman. (gde)

Baca Juga  Senin Mega Ceria Pondok Indah (19/10) 8 Kelas Tanpot, Berbagi Rejeki untuk Kicau Mania

Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lomba

Ini Dia Murai Batu Terbaik Di Launching JGC Enterprise Bekasi, Berikut Daftar Juaranya

Published

on

Launching JGC Bekasi
Panitia JGC Enterprise
Advertisements
Tika Bird Food Madura

Meskipun sempat diguyur hujan tidak menyurutkan semangat peserta digelaran bertajuk Launching JGC Enterprise yang dikemas BnR di lapangan Gedung Pertemuan Prasetya Pondok Gede Bekasi, Minggu (24/1) lalu.  Seperti biasa, sesi murai batu menjadi kelas paling sengit persaingannya. Ini dia burung-burung yang tampil istimewa diajang tersebut.

H Tjandroso Pemilik Murai Batu Senopati

Kelas Murai Batu Non Ring 25G JGC menjadi sesi pembuka dikelas murai batu dalam even Launching JGC Enterprise hari itu.  Juara pertama dikelas ini melejitkan nama Senopati sebagai juara pertamanya.

Guncang Juara Kelas Utama

Murai batu Senopati milik H Tjandroso dari Bintaro siang itu menjadi burung terbaik dikelasnya. Setelah sukses bersaing dengan Raja Cilik milik H Amith Polino SF dan Prabu punya Andy Sis dari Jetter SF yang masing-masing menempati posisi kedua dan ketiga.

Triyanto Antarkan Raksasa Gaco Andalan Barunya

Memasuki sesi utama kelas Murai Batu Ring 25 G BnR Indonesia nama Guncang menduduki  posisi juara pertama. Guncang tak lain koleksi lawas andalan Triyanto dari Bintang Arwana BF Karawang. Prestasinya sudah banyak, yang paling fenomenal burung tersebut juga pemenang kelas utama Piala Presiden Cup V dua tahun silam di Jakarta.

Murai Batu Maximus Kuda Hitam Ancaman Dikelas utama

Dikelas Murai Batu Pondok Bambu giliran Prabu yang menduduki peringkat pertama. Dia sukses meraih gelar juara pertama setelah berhasil menahan laju Ki Mantep dan Silet keduanya masing-masing menempati urutan juara kedua dan ketiga.

Murai Batu Prabu Juara

Selain jawara  yang menduduki juara pertama juga ada beberapa  burung unggulan kuda hitam yang menjadi ancaman. Diantaranya ada Maximus besutan Mr Abdul King Robin yang menempati posisi tiga besar yang tampil istimewa. Jalannya lomba JGC Enterprise berlangsung tepat waktu, lancar dan sukses nyaris tanpa protes.  Berikut ini daftar juaranya.  *agrobur4.

Klik untuk memperbesar Daftar Juara.

Baca Juga  Cinta Laura dan Yulia Moncer di Salam Lestari, Kado Ultah Ke-50 Tut De Ariana
Lanjutkan Membaca

Lomba

Sading Spektakuler Cup 1 Bersama CNI, Benar-benar Spektakuler

Published

on

de
Peserta full di kelas murai
Advertisements
Tika Bird Food Madura

MESKI di tengah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) saat pandemi Covid-19, namun antusias kicau mania untuk menghadiri event Sading Spektakuler Cup 1 bersama Cakra Nusantara Independent di Gantangan Sading Bersatu, Minggu, 24 Januari 2021 benar-benar luar biasa. Seperti tajuknya, lomba tersebut benar-benar spektakuler. Spektakuler karena berhasil membangkitkan kelas-kelas sepi seperti cendet dan kacer, spektakuler karena juri dan panitia benar-benar fairplay, dan spektakuler karena pihak berwenang akhirnya menghentikan lomba setelah berjalan 10 kelas.

Cakra Nusantara Independent berhasil hidupkan kelas cendet

Dari catatan panitia, beberapa kelas full gantangan seperti kelas cucak ijo dan murai batu yang menyisakan 1-2 tiket. Yang begitu mencengangkan kelas kacer dan cendet yang selama ini sepi peminat di event ini mampu menembus hampir mendekati 40 peserta. Fenomena ini membuktikan Cakra Nusantara Independent mampu meyakinkan penggemar kacer dan cendet melalui penilaiannya yang dibuktikan di lapangan.

Gaco master dan pemula berbaur di Kelas Love Bird Fighter

Paham akan kondisi pandemi Covid, di tengah lomba berlangsung, panitia wanti-wanti mengingatkan peserta untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan baik memakai masker yang benar, mencuci tangan yang sudah disiapkan panitia maupun mengatur jarak aman. Termasuk tidak diperkenankan berteriak menyebutkan nomor gantangan. Sebagai konsekuensi, bagi yang berteriak menyebut nomor gantangan meski sudah diperingatkan berulang kali oleh panitia, maka panitia akan menurunkan burung tersebut dan mengembalikan uang tiket. Panitia tidak mendiskualifikasi tetapi berusaha mewujudkan lomba yang menjunjung tinggi sportivitas melalui lomba tanpa teriak sehingga seluruh peserta bisa menjadi saksi kinerja juri di lapangan.

Laga cucak ijo, tetap primadona

Di kelas cucak ijo, satu kontestan sempat diturunkan dan dikembalikan uang tiketnya. Namun di kelas murai batu yang hanya menyisakan satu tiket, sejak burung naik peserta mulai berteriak. Walau berulang kali MC mengingatkan, namun ada di antaranya yang dianggap panitia tak mengindahkan peringatan dan burungnya pun diturunkan.

Baca Juga  Bali Deku Mania Cup Digulirkan 13 Desember: Perang Bintang di Akhir Tahun, Hadiah Sepeda Motor Menanti
Jawara branjangan

Angin kencang yang menggoyang sangkar sehingga membuat burung tidak mau kerja membuat waktu jeda itu dimanfaatkan beberapa pemain untuk menurunkan burungnya yang kemudian panitia dengan fairplay membatalkan kelas tersebut. Lomba pun kembali berlangsung ke kelas kacer, anis kembang, LB paud, kenari hingga cendet.

Jawara cucak ijo

Akhirnya perundingan yang dilakukan antara pihak berwenang dengan panitia memutuskan lomba dihentikan. Mr. Farid CNI menyampaikan penghentian lomba adalah langkah terbaik agar tidak menimbulkan dampak yang lebih luas di tengah pandemi Covid. Panitia pun kemudian mengembalikan seluruh uang tiket. ‘’Sejak awal kita menggelar lomba sudah wanti-wanti mengingatkan kepada peserta untuk menjaga protokol kesehatan. Niat kami melalui gelaran lomba ini membuat perekonomian berputar, karena banyak sekali warga masyarakat yang mengais rejeki dari kegiatan seperti ini. Baik pedagang, perawat burung, pedagang pakan burung, juri dll untuk sekadar bertahan hidup di tengah pandemi Covid yang kesulitan mendapatkan pekerjaan,’’ terang Farid.

Jawara kenari

Walaupun lomba dihentikan, namun Mr. Farid dan juga panitia yang lain dari Cakra Nusantara Independent tetap bersyukur karena di tengah sulitnya menghadirkan kicau mania, justru Cakra Nusantara Independent mampu meyakinkan pemain melalui penilaian yang dibuktikan di lapangan. ‘’Kami berterimakasih kepada rekan-rekan kicau mania yang sudah mempercayakan penilaiannya kepada Cakra Nusantara dan kami juga memohon maaf jika selama berjalannya lomba ada hal-hal yang kurang berkenan karena semata-mata kami ingin mewujudkan lomba yang tertib, disiplin menerapkan protokol kesehatan dan tentunya selalu mengedepankan fairplay,’’ ujar Mr. Farid.

Jawara paud

Di tengah persaingan yang ketat ada beberapa gaco yang sukses tampil terdepan. Di antaranya Kubota milik Mr. Harno yang meraih posisi puncak di kelas cucak ijo, di kelas love bird fighter ada Scorpio bersanding dengan Pemburu. Di kelas cendet Toba-Toba milik Mr. Adi disusul Honda di ranking kedua. Di kelas kacer ada Raja Sawer milik Jaya dipepet Sakera debutan Mr. Donik. Di kelas kenari White Canng milik Goes Didix. Di kelas anis kembang ada Arthur milik Santa dari Royal BC, di kelas paud ada Ferari debutan Trihadi. Lascarya milik Pageh Astawa di kelas branjangan dan Kaori di kelas anis merah.

Baca Juga  Sading Spektakuler Cup 1 Bersama CNI, Benar-benar Spektakuler
Mr. Farid dan Joko Jaguar, pentolan CNI

Sebagai sebuah EO, Cakra Nusantara Independent selain gantangan Sading Bersatu sebagai home base, juga menggelar latihan di beberapa gantangan permanen lain yang ada di Denpasar. (gde)

Lanjutkan Membaca

Lomba

Murai Batu Dewa Ruci Juara Kelas Utama, Rimba Sakti Jadi Tontonan Di NzR Parung Raya Bogor

Published

on

Lomba NzR Parung Bogor
Juara Murai Batu Kelas Utama
Advertisements
Tika Bird Food Madura

Even NzR Parung Raya di lapangan Atlantik Parung, Bogor, Minggu, (17/1) lalu menjadi ajang pembuktian murai batu Dewa Ruci dan Rimba Sakti. Namun, sayangnya meskipun pihak panitia sudah mematuhi aturan protokol kesehatan, atas anjuran petugas Satpol PP  gelaran hari itu harus dihentikan, padahal masih ada sejumlah sesi yang belum tuntas dimainkan. Tak lain karena aturan selama dalam masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

H Jefry Murai Dewa Ruci Debutan Baru

Meskipun gelaran yang dimulai pukul 13.00 WIB dan selesai pukul 16.00 WIB namun tak mengurangi kemeriahan acara hari itu.  Murai batu Dewa Ruci koleksi H Jefry dari BSD sukses mengemas gelar juara 1,2 dan 2. Siang itu Dewa Ruci sukses meraih gelar juara pertama dikelas utama, Murai Batu Exclusive BOB 25 G.

Murai Batu Rimba Sakti Jadi Tontonan

Dewa Ruci tak lain gaco anyar milik H Jefry, yang belum lama ini ditransfernya dari salah seorang kicaumania asal Pamulang Tangerang Selatan, dengan nilai yang lumayan fantastis. Dari rekam jejak prestasi dipemilik sebelumnya burung tersebut memang sudah kenyang prestasinya.

Punggawa NzR Parung Raya Ardi, H Iwan dan Ayi

Sementara masih dijenis yang sama, kelas Murai Batu NzR Indonesia, juga menampilkan burung debutan baru, Rimba Sakti yang sepekan lalu ditake-over oleh Mr Hendra SGN dari seorang kicaumania Bogor. Pekan sebelumnya, Rimba Sakti juga mendulang prestasi dieven Anniversary ATS Bogor.

Didatangi Petugas Satpol PP

Serunya jalannya lomba, sayangnya harus berakhir sebelum tuntas hingga disesi terakhir. Panitia harus menyelesaikan acara tersebut oleh petugas Satpol PP yang memantaunya ke lapangan.

Persaingan Ketat Dimurai Batu

Untuk itu, menurut Ardi sementara pihaknya terutama keluarga NzR Parung Raya dan NzR ATS Bogor  sementara akan meliburkan aktivitas gantangan sampai masa PSBB yang ditentukan oleh pemerintah berakhir. “Kami tetap mematuhi aturan dan mendukung pemerintah, semoga kondisi ini cepat kembali normal,” pungkasnya diakhir acara.  *agrobur4.

Baca Juga  Daftar Juara All Star I Singaraja, Ada 10 Burung Terbaik

Lanjutkan Membaca