Connect with us

Lomba

Rabu GP2S feat Oriq Jaya (9/9), Tempat Berlaganya para Lover, Konin dan Cinglar Mania

KONBUR Tayang

:

de
Jawara Paud Sesi A di Rabu GP2S

EVENT Rabu GP2S bersama Oriq Jaya yang digeber setiap Rabu sore menjadi agenda yang selalu ditunggu-tunggu para love bird mania, konin mania dan cinglar mania. Selain suasana gantangan yang sudah familiar buat komunitas untuk kopi darat juga konsistensi juri dari Oriq Jaya yang memberikan penilaian yang akurat membuat peserta merasa nyaman dan aman.

Kelas love bird selalu ramai, juri Oriq Jaya turunkan lima personil dipimpin langsung Lukman Hakim

‘’Kami tidak mau mengecewakan teman-teman yang sudah susah-susah merawat burung, meluangkan waktu untuk datang dan mengeluarkan uang untuk membeli tiket. Mereka patut dan harus dihargai melalui kerja kami yang maksimal dimana seminimal mungkin setiap burung kerja mendapat nilai yang tepat,’’ terang Lukman Hakim, koordinator juri Oriq Jaya seraya menegaskan bahwa ada perubahan pakem penilaian love bird baby yang tidak lagi menilai jika bunyi hanya satu ketukan.

Konin mania selalu manfaatkan momen Rabu Gp2S untuk melatih gacoannya

Apa yang selama ini sudah diterapkan juri Oriq Jaya berkolaborasi dengan GP2S di bawah pengelola Turah Pram Ningrat yang senantiasa mengedepankan kemasan yang menarik dengan nilai voucher yang pantas di setiap gelaran membuat komunitas love bird, konin dan juga cinglar selalu hadir untuk menguji kualitas gaco, perawatan dan fighternya di lapangan.

Turbo milik Mbah Gondrong terdepan di kelas fighter A

Seperti yang terjadi Rabu 9 September kemarin, ajang Rabu GP2S berlangsung ramai baik di kelas love bird, konin dan juga hadir cinglar mania. Namun panitia senantiasa mengingatkan peserta untuk selalu mawas diri, tertib dan disiplin untuk mengikuti protokol kesehatan seperti memakai masker yang benar, menjaga jarak selama berlomba dan rajin mencuci tangan dengan sabun di wastafel yang sudah disediakan panitia atau menggunakan hand sanitizer juga tersedia di meja panitia.

Turah Pram Ningrat, masker tak pernah lepas dari muka, bentuk cegah virus yang paling sederhana

‘’Di tengah pandemi Covid-19 ini pemerintah sudah memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melakukan aktivitas produktif namun sekaligus agar tetap disiplin mengikuti protokol kesehatan, tidak saja buat diri sendiri tetapi juga buat keluarga dan orang yang ada di sekitar kita,’’ ujar Turah Pram Ningrat yang keseharian berdinas di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah.

Seperti biasa kelas love bird fighter menjadi sesi pembuka. Kemarin menghadirkan Turbo milik Mbah Gondrong yang sukses tampil terdepan dengan mengantongi 635 poin. Turbo bersaing dengan Kusumi yang meraih 570 poin.

Mr. Berlin tampil joss di fighter B

Namun persaingan demikian ketat terjadi di laga fighter B. Dimana Mr. Berlin tampil dengan kekeannya yang panjang-panjang. Sempat 7 kali mendapat koncer merah, 10 kali bendera biru, 6 hijau dan 1 putih sehingga Mr. Berlin mengantongi total 1.195 poin. Mr. Berlin dipepet Pac-Man yang mengumpulkan 815 poin.

Puchita, baru moncer di laga penutup fighter

Masih menyisakan satu kelas fighter C yang kembali melejitkan Puchita milik Mas Apek dari Kampung Jawa yang mulai joss setelah sempat ngurak beberapa pecan.

Kagura, melejit di paud B

Yang tak kalah eboh di kelas paud yang menghadirkan Hoky milik Pt Crisna mampu menembus 1.130 poin. Hoky mendapat perlawanan ketat dari Olive milik Gus Erik yang menyabet 875 poin disusul Jelly Jr dengan 755 poin.

Di babak kedua Kagura debutan Agus Yoga berhasil melaju ke puncak. Kagura bermodalkan 855 untuk menduduki singasana menggeser Hoky di tempat kedua dengan 675 poin.

Hoir tampil edan, borong di kelas baby

Kelas baby yang kini menggunakan pakem baru Oriq Jaya kembali mendapat perhatian penggemar baby. Dari dua kelas yang disediakan Hoir milik Mr. Mansyur sukses melibas habis seluruh kelas.

Sapuleger, menang di sesi Konin A

Di laga konin yang membuka dua kelas, Sapuleger tampil ciamik di sesi pertama. Rolingan-rolingannya yang tanpa putus diselingi tonjolan-tonjolan lagu-lagu panjang membuat Sapuleger tampil terdepan. Di babak kedua giliran Assasin yang tampil nancep sehingga ditetapkan sebagai pemenanag disusul Pukul Rata dan Jaguar Paw yang stabil di posisi kedua dan ketiga.

Komunitas cinglar, semakin hari semakin ramai

Turah Pram Ningrat mewakili panitia GP2S dan juga Lukman Hakim mewakili juri Oriq Jaya mengucapkan terimakasih kepada rekan-rekan love bird mania, konin mania dan juga cinglar mania yang sudah setia hadir dan disiplin mengikuti protocol kesehatan. ‘’Kami juga memohon maaf jika selama penyelenggaraan latber ada hal-hal yang kurang berkenan,’’ ujar Turah Ningrat yang diamini Lukman hakim. (gde)

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.