Connect with us

Puter Pelung

R Rahmatullah Sang Pendatang Baru Bersama Team Caisar dan Lintar Sampang, Boyong Trophy di Latpres D’N Sultan Probolinggo

KONBUR Tayang

:

Pendatang baru bukan berarti harus menunggu giliran mendapatkan kesempatan menjadi yang terbaik. Bukan berarti pula harus mendahulukan yang lebih senior untuk bisa berkiprah dalam kegiatan yang dilakoninya. Kenyataan itulah yang kini dialami Raden Rahmatullah, sang new Comer hobi puter pelung.

Raden Rahmatullah dan Team Caisar bersama Lintar BF Sampang

Membawa predikat sebagai pemula dalam komunitas hobi puter pelung, Raden Rahmatullah hadir untuk ikut serta meramaikan hobi yang baru pertama kali digelutinya. “Saya adalah pemain baru, ingin meramaikan hobi puter pelung,” terang pria yang juga Carik Asem Raje Njrengik Sampang.

Bermodal semangat dan dukungan yang luar biasa dari rekan-rekan sesama penghobi di Sampang, Raden Rahmatullah ingin langsung pasang aksi di arena lomba. Gelaran Latpres Puter Pelung D’N Sultan Probolinggo, Minggu 07 November 2021 waktu lalu menjadi ajang yang baru pertama kalinya ia alami.

Meski merupakan pendatang baru Raden Rahmatullah langsung memilih partai utama sebagai kelas yang diikutinya. Babak demi babak penjurian diikuti, sampai akhirnya Dayak yang merupakan salah satu andalannya berhasil menembus urutan ke dua di Kelas Utama. Dayak yang digantang pada nomor 24 mampu menyingkirkan lawan yang turun pada kelas yang sama.

Sang pendatang baru langsung menggebrak lomba

“Alhamdulillah Dayak, puter pelung saya bisa juara 2 Kelas Utama. Ini adalah hasil yang sangat membanggakan sekaligus memuaskan,” ungkap Carik Asem Raja. Kesuksesan Dayak dalam menghadapi serangan lawan, tidak hanya berhenti di Kelas Utama. Saat melakoni aksi berikutnya, yakni turun di partai bergengsi yakni Best Of the Best, Dayak masih bisa memberikan perlawanan pada peserta yang dalam dalam satu blok.

Hasil akhir menyatakan bahwa Dayak, puter pelung bergelang FLA 467 mempersembahkan trophy podium ketiga. “Ini baru luar biasa, Dayak masih sanggup tampil kembali di Kelas BOB dan bisa meraih juara 3. Hasil yang harus saya syukuri,” ungkap Raden Rahmatullah lagi. Keberhasilan tersebut nampaknya akan menjadi semangat dan motivasi baginya untuk bisa lebih aktif dan eksis menekuni hobi puter pelung dan menjelajah setiap kegiatan lomba.

“Sekarang saya makin semangat untuk terus lomba, saya siap untuk turun lomba jika kondisi burung siap dilombakan, tentunya target bisa juara lagi,” sambung Carik Asem Raje. Prestasi Raden Rahmatullah menembus podium dibarisan paling depan, juga dialami oleh team Caisar asuhan Ach Kusairi dan Lintar Bird Farm milik Chalili Adi Achmad. Kolaborasi inilah yang membentuk satu kekuatan untuk menghadirkan jawara berkualitas dalam merebut podium juara.

Kolaborasi yang menghasilkan prestasi di arena lomba

“Kami datang ke Probolinggo untuk silaturrahmi dan juga membawa pulang trophy juara, Alhamdulillah apa yang menjadi misi kami bisa terealisasi meski kami merupakan orang-orang baru,” jelas Ach Kusairi. Lebih lanjut dikatakan bahwa semua itu adalah hasil perjuangan bersama, kekompakan dan kesolidan yang selalu terjalin dengan baik. Bahkan menurut Ach Kusairi di even D’N Sultan kolaborasi antara Raden Rahmatullah, Team Caisar dan Lintar Bird Farm mampu memanen sebanyak 8 trophy.

“Selama ini kami belum pernah mendapatkan trophy dengan jumlah banyak, kali ini di Probolinggo kami bisa panen dengan membawa pulang 8 trophy,” kata sekertaris di Bakesbangpol Sampang. Selanjutnya, kolaborasi ini akan terus tercipta dan siap menjelajah lomba demi lomba untuk mempersembahkan dan memboyong kembali trophy sebagai bukti kualitas jawara orbitan mereka.

“In syaa Allah kami akan turun di lomba puter pelung Nganjuk, mudah-mudahan hasilnya bisa lebih baik dan membuat kami makin semangat,” harap Ach Kusairi lagi.

Trending

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.