Connect with us

Ayam Bekisar

R.Eddy Suyanto,S.Sos, Ketua Kemari Cabang Sumenep, Siap Jadikan Percontohan Daerah Lain Lewat Seabrek Program Unggulan

AGROBUR Tayang

:

Minggu, 06 Desember 2020, bertempat di rumah makan JBL Pajagalan, Kemari Cabang Sumenep resmi memiliki pemimpin baru. R.Eddy Suyanto, S.Sos yang terpilih untuk melanjutkan tongkat estafet mengaku bersyukur karena sudah dipercaya, namun tetap memiliki beban yang tidak enteng.

R,Eddy Suyanto,S.Sos siap jalankan gerbong Kemari Sumenep

“Alhamdulillah saya dipercaya memimpin Kemari Cabang Sumenep tiga tahun kedepan, rasanya berat karena ini amanah yang harus dijalankan dengan benar,” jelas R.Eddy Suyanto, S.Sos. Lebih lanjut dikatakan bahwa beban itu akan terasa makin berat dan menyesakkan ketika dinyatakan gagal dalam menjalankan mandat tersebut.

“Setidaknya minimal saya bisa mempertahankan apa yang sudah diraih Ketua Kemari sebelumnya dan kalau bisa berbuat dengan hasil yang lebih baik,” lanjut Eddy Suyanto. Untuk itulah ada sederet program unggulan yang bakal menjadi target bisa merealisasikan keinginan menjadikan Kemari Cabang Sumenep lebih baik.

Program unggulan pertama adalah menjalankan latber secara rutin tiap bulan. Denganc ara ini bisa berdampak pada kemudahan dalam mendapatkan ayam yang betul-betul berkualitas bagus dan siap untuk menghadapi kontes nasional. Program unggulan kedua adalah menggalakkan peternak agar supaya produk lokal jadi unggulan.

Acara pengukuhan Ketua Kemari Cabang Sumenep

Saat ini peternak di Sumenep sudah ada dan tetap eksis, bahkan sudah berani melakukan kawin suntik. Ilmu tersebut didapat lewat belajar di luar daerah dan kemudian direalisaiskan di Sumenep sendiri. Hasilnya, meski merupakan peternak baru, namun produk yang didapat mampu di kontes-kontes ayam bekisar.

Nantinya Kemari Cabang Sumenep akan menghimbau bahkan membuat aturan bagi peternak daerah, hasil ternak mereka untuk tidak dilempar atau dilepas terlebih dahulu ke luar sumenep. Kemari Cabang Sumenep akan menjadi wadah bagi peternak agar produk tersebut tetap berada di Sumenep dan tidak sampai lari ke luar.

Nantinya bagi anggota ataupun penghobi di Sumenep yang membutuhkan ayam bekisar kelas lomba, bisa langsung mendapatkannya lewat Kemari Cabang. “Saya berharap produk asli Sumenep bisa dipakai teman-teman sendiri, artinya saya berharap agar mereka menggunakan produk lokal dulu karena kualitasnya bisa diandalkan,” kata Eddy Suyanto lagi.

R.Eddy Suyanto resmi memimpin Kemari Cabang Sumenep

Program unggulan ketiga ada mengajak pengrajin sangkar lokal agar kualitas produknya bisa ditingkatkan. Kemari Cabang akan menjadi wadah penjualan ke luar. “Kami akan bekerja sama dengan Kemari Cabang di daerah lain agar bisa pakai produk sangkar lokal Sumenep, karena saya yakin kualitasnya tidak mengecewakan,” ungkap pria yang juga penghobi perkutut.

R.Eddy Suyanto menambahkan bahwa sudah saatnya Sumenep dikembalikan lagi sebagai daerah yang memiliki nama besar sebagai salah satu daerah yang memiliki keunggulan dalam hobi ayam bekisar di tanah air. Untuk itulah program unggulan keempat adalah perlu upaya membenahi kualitas juri.

Masih menurut Eddy Suyanto, di Sumenep sendiri saat ini masih ada juri yang kurang pengalaman sehingga begitu di turunkan di kancah nasional agak kelabakan, “Saya kira juri Kemari di Sumenep yang saya anggap mampu cuma dua orang yakni Pak Yuli Kunia dan Pak Rouf, sedangkan lainnya adalah juri-juri muda yang butuh pengalaman lebih banyak,” sambungnya.

Suasana pengukuhan Kemari Cabang Sumenep

Untuk itulah pengkaderan juri harus terus dilakukan dan juri-juri muda harus terus digembleng. Makanya dengan adanya latber rutin akan melatih kepekaan, keberanian dan mental juri karena sangat menentukan. “Juri harus punya prinsip, selama bertugas di lapangan jangan sampai salah menilai ayam,” katanya lagi.

Kalau memang bagus ya harus dinilai bagus, sebaliknya kalau kurang ya dinilai kurang, jangan sekali-kali melihat siapa yang punya ayam. “Saya akan menskorsing juri yang kurang bagus selama bertugas di lapangan. Kalau tidak percaya dan ingin bukti, silahkan lihat di latber. Jika ternyata ada juri yang tidak benar, saya akan tindak langsung,” ancamnya.

Diharapkan setelah resmi menjadi orang nomor satu di organisasi Kemari Cabang Sumenep, R.Eddy Suyanto, S.Sos bisa segera bekerja. “Jika pandemi di Sumenep sudah dinyatakan aman, maka Januri 2021, saya akan langsung bergerak menjalankan program. Saya berharap tiga sampai empat bulan, program saya sudah bisa dirasakan manfaatnya,” kata pria yang abru dua tahun menekuni hobi ayam bekisar.

Harapan ke depan, Kemari Cabang Sumenep bisa menjadi percontohan Kemari-Kemari Cabang di daerah lain ditempat lain. Kita tunggu saja apa yang akan dilakukan R.Eddy Suyanto bersama gerbong Kemari Cabang Sumenep untuk mewujudkan program-program unggulannya.

Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ayam Bekisar

Munas Kemari 2021 Yogyakarta, Acun Hadiwodjojo Kembali Terpilih Sebagai Ketua Umum, Jago-Jago G-2 Sapu Bersih Podium Pertama Kontes Ayam Bekisar

Published

on

Keluarga Penggemar Bekisar Seluruh Indonesia (KEMARI) Pusat baru saja usai menyelesaikan dua agenda besar yakni Musyawara Nasional (Munas) dan Kontes Seni Suara Ayam Bekisar Piala Kemari Pusat 2021. Menempati lokasi di Ndalem Notoprajan Yogyakarta, acara Munas, Sabtu 23 Januari 2021 dihadiri pengurus dan mania dari beberapa daerah di Indonesia.

DUET KEMARI PUSAT, Acun Hadiwidjojo dan H.Asid (kanan)

Dalam daftar absensi, tertulis peserta Munas berasal dari Bangkalan, Sumenep, Surabaya, Bali, Semarang, Sidoarjo, Bogor, Sidoarjo, Jakarta. Seluruh rangkaian acara berjalan lancar tanpa ada kendala. Sukses ini menjawab kekhawatiran beberapa peserta akan masalah yang bakal dihadapi karena masih dalam kondisi PPKM.

Ditengah suasana pandemi, panitia seakan ingin melontarkan kalimat bahwa ketakutan itu sangat tidak beralasan. “Sejak awal saya sudah ngomong bahwa Corona itu tidak akan menghalangi kami untuk terus menggelar acara, seng penting kita bisa menjaga diri sehingga tidak sampai menimbulkan masalah,” tegas Acun Hadiwidjojo selaku tuan ruman.

ACUN HADIWIDJOJO, kembali terpilih menjadi Ketua Umum Kemari Pusat

Dalam acara Munas ini, panitia berusaha menerapkan Protokol Kesehatan yang ketat dimana peserta wajib diswab antigen terlebih dahulu yang disediakan oleh tuan rumah bekerja sama dengan pihak kedua yang berkompeten. Selain itu, peserta berusaha menjaga jarak dan wajib menggunakan masker.

REGISTRASI PESERTA, memastikan undangan yang hadir di acara Munas

Prosesi Munas diawali dengan laporan pertanggungjawaban ketua lama. Usai memberikan pertanggngjawaban, Ketua Demisioner ini langsung undur diri keluar dari lokasi acara. Selanjutnya terjadi diskusi para peserta Munas. Banyak hal yang disampaikan, semisal rencana membuat Liga Bekisar, usulan untuk memberikan penghargaan pada juri terbaik dan keinginan menggelar diklat juri.

Bahasan seputar diklat juri, sempat memunculkan pertanyaan dari peserta Munas perihal dana yang akan dipakai untuk kegiatan tersebut. “Kemari tidak ada duit, selama ini setiap kegiatan Kemari, entah itu lomba ataupun yang lain selalu pakai duit pribadi,” lontar Wiwik Wibowo peserta asal Semarang.

SUASANA MUNAS, berlangsung sukses, lancar tanpa hambatan

Bahasan lain juga muncul soal posis juri yang selalu dijadikan kambing hitam. Masih ada peserta lomba yang melakukan protes. Masalah klasik ini sampai sekarang juga belum menemukan titik temu. “Saya kira keputusan juri jangan sampai menimbulkan kontroversi, juri harus memiliki pemahaman yang seragam soal penilaian ayam bekisar,” imbuh pegiat sosmed.

FOKUS TAPI SANTAI, para peserta menyimak dialog dalam Munas

Moment pemilihan Ketua Umum akhirnya berlangsung. Acun Hawidjojo yang banyak mendapatkan dukungan untuk terus maju, awalnya menolak untuk dicalonkan kembali dan memberikan kesempatan kepada generasi yang lebih muda. Semua peserta Munas sepakat untuk mencalonkan kembali Acun Hadiwodjojo sebagai Ketum KEMARI.

“Saya agak kecewa dengan hasil Munas KEMARI kemarin, sempat saya sampaikan ke forum ketika saya terpilih secara aklamasi, kok saya tidak diberitahu terlebih dulu. Ada banyak hal yang harus saya sampaikan sebelumnya. Di awal pembukaan dan pertanggung jawaban, saya sebagai Ketum sudah menyampaikan agar pemilihan Ketua Umum nanti setelah saya demisioner, mohon dilaksanakan secara demokrasi,” ungkap Acun Hadiwidjojo.

KONTES AYAM BEKISAR, menjadi eksistensi hobi di bawah bendera KEMARI

Ditambahkan bahwa sebenarnya ada keinginan untuk tidak lagi menempati posisi kebagai orang nomor 1 di organisasi penghobi ayam bekisar di Indonesia. “Jujur saya sudah capai tenan, pengin jadi pelomba saja,” imbuhnya. Namun demikian, penolakan ini tidak membuat peserta Munas kendor untuk terus mencalonkannya.

JAWARA LAGA UTAMA, berhasil diraih Team G-2

Memang selayaknya perlu muncul calon yang baru untuk menggantikannya, namun semua tetap menginginkan Acun Hadiwidjojo terus menjabat untuk periode berikutnya. “Saya kira Pak Acun masih layak, karena selama ini loyalitas beliau sudah tidak bisa diragukan lagi. Beliau adalah sosok yang paling banyak menggelar lomba, ditengah pandemi juga berhasil menggelar kegiatan,” sambung Wiwik Wibowo lagi.

Sampai akhirnya Acun Hadiwidjojo luluh dan menerima permintaan tersebut namun dengan catatan. “Jika tetap memilih saya, maka saya harus didukung. Jika saya dipilih maka saya berhak untuk menentukan siapa-siapa yang berhak menempati posisi pengurus,” lanjut Acun Hadiwidjojo lagi.

JAWARA LAGA MADYA, berhasil diraih Team G-2

Sampai akhirnya secara aklamasi, seluruh peserta memberikan amanah untuk kembali memimpin KEMARI selama 2021 sampai 2024. Diakhir acara Acun Hadiwidjojo mengaku bahwa kedepan tidak ada target terlalu tinggi. ”Untuk ke depan ngalir saja dulu, tidak perlu muluk-muluk apalagi Pandemi Covid-19 sampai kapan kita tidak tahu,” tambahnya lagi.

JAWARA LAGA PRATAMA, berhasil diraih Team G-2

Agenda penting lainnya adalah Kontes Seni Suara Ayam Bekisar Piala Kemari Pusat yang digelar pada Minggu, 24 Januari 2021. Tiga kelas yang dilombakan, panitia berhasil menghadirkan sekitar 150 peserta yang berasal dari beberapa daerah di Indonesia. Pertarungan para jawara menjadi fokus utama para peserta dan penonton.

Ajang bergengsi ini nampaknya menjadi sebuah pembuktian siapa yang layak menyandang sebagai pemilik bekisar terbaik. Perebutan Piala Kemari Pusat 2021 menjadi agenda yang tidak akan menyurutkan mania untuk melewatinya. Cuaca cerah nampaknya mendukung penjurian dari satu kelas ke kelas lainnya.

PEMENANG KELAS AYAM BURAS, foto bareng usai menerima trophy

Sampai akhirnya, setelah partai final penentuan posisi kejuaraan dilakukan. Secara mengejutkan, tiga kelas yakni Laga Utama, Madya dan Pratama, posisi juara pertama berhasil disapu bersih Team G-2 lewat andalan yang mereka boyong ke Ndalem Notoprajan. Siapa sajakah yang berhasil menembus urutan kejuaraan, simak di daftar kejuaraan.

Dilokasi yang sama, tergelar juga Lomba Kokok Ayam Buras memperebutkan Piala Kemari Pusat 2021. Peserta yang hadir juga berasal dari Jawa dan Bali. Pertarungan juga berlangsung sengit. Di akhir penjurian, andalan H.Asid Bangkalan berhasil membukukan kemenangan.

Lanjutkan Membaca

Ayam Bekisar

Jelang Agenda Besar Kemari Pusat, Munas dan Adu Kualitas Ayam Bekisar se Indonesia di Yogyakarta 23 – 24 Januari 2021

Published

on

Kemari Pusat bakal menghadirkan mania ayam bekisar se Indonesia di Ndalem Notoprajan Yogyakarta. Agenda besar ini rencana akan digelar dua hari berturut-turut, mulai Sabtu sampai Minggu, 23 – 24 Januari 2021. Dua agenda penting tersebut adalah Munas Kemari dan Lomba Seni Suara Ayam Bekisar.

ACUN HADIWIJOJO Yogyakarta, Ketua Umum Kemari Pusat

Segala persiapan untuk pelaksanaan acara penting ini sudah dinyatakan beres. “Seluruh acara pelaksanaan Munas dan lomba sudah beres semua, tinggal menunggu kehadiran peserta yang bakal mengikuti dua kegiatan tersebut,” tegas Acun Hadiwidjojo, Ketua Umum Kemari Pusat.

Lebih lanjut Acun Hadiwidjojo mengatakan bahwa keharusan mengikuti agenda tersebut terbilang mutlak dan tidak bisa diganggu gugat. Karena ini menyangkut kelanjutan hobi ayam bekisar tanah air. Mania sudah diberikan kesempatan untuk berdiskusi membicarakan masa depan hobinya.

KELUARGA BESAR Kemari, bukti kekompakan mania bekisar

“Saya harap mania ayam bekisar yang sudah mendapatkan dan menerima undangan wajib hadir demi eksistensi hobi ayam bekisar dimasa depan. Selama mereka tidak ada kegiatan, maka tak ada alasan bagi mereka untuk tidak hadir. saya sudah bersusah payah menggelar kegiatan ini,” lanjut Acun Hadiwidjojo.

Ditambahkan bahwa agenda Munas ini begitu penting karena ada hal-hal yang sifatnya urgent dan perlu diketahui oleh seluruh undangan, terutama pengurus yang nantinya akan disebarkan pada komunitas yang ada di daerahnya masing-masing. Point-point penting yang akan menjadi bahasan dalam Munas ini menyangkut masa depan organisasi.

Bagaimana harus menjalankan organisasi, apa saja tugas dan kewajiban pengurus dan juga komunitas, serta hal-hal yang menyangkut aturan main organisasi tersebut. Dalam Munas nanti semua permasalahan yang selama ini menjadi ganjalan akan dibahas secara tuntas, sehingga ketika peserta Munas keluar dari ruang acara, sudah menemukan jawaban dan siap menjalankan roda organisasi secara benar sesuai aturan yang berlaku.

NDALEM NOTOPRAJAN, lokasi pelaksanaan Munas dan lomba

“Pokoknya dalam Munas nanti, semua hal yang terjadi selama ini kita bahas sampai tuntas, tidak ada yang boleh terlewatkan,” harap Acun Hadiwidjojo lagi. Rencana agenda Munas akan digelar pada jam 12.30 sampai selesai. Untuk itulah peserta diharapkan datang sebelum jam tersebut.

Esok hari, yakni Minggu 24 Januari 2021, akan berlangsung ada kualitas ayam bekisar milik mania yang akan hadir dari seluruh wilayah di Indonesia. Inilah moment yang juga tidak boleh dilewatkan. Pertarungan perebutan Piala Kemari Pusat 2021 akan menjadi moment bersejarah yang tidak akan mungkin terlupakan.

Disini, para peserta akan berusaha menampilkan orbitan miliknya dalam kondisi yang terbaik. Tidak ada alasan bagi mereka untuk beralasan andalan miliknya tidak dalam kondisi siap. Karena yang pasti, informasi adanya pertarungan perebutan tahta kejuaraan ini sudah disampaikan jauh-jauh hari.

UJI NYALI DAN ADU KUALITAS ayam bekisar di Yogyakarta

Artinya para peserta memiliki waktu yang cukup untuk melakukan persiapan maksimal untuk menggantang puter pelung miliknya dan memastikan menjadi yang terbaik. “Saya rasa acara lomba kali ini akan menjadi sebuah gelaran yang luar biasa karena akan diikuti oleh peserta yang sudah melakukan persiapan matang,” lanjut Acun Hadiwidjojo lagi.

Sekali lagi moment ini akan menjadi even yang memiliki prestise luar biasa. Mari kita menjadi saksi, siapakah yang bakal mencatatkan prestasi apik di ajang kali ini.

Lanjutkan Membaca

Ayam Bekisar

Jelang Munas dan Rakernas Kemari, P5SI, PPDSN di Ndalen Notoprajan Yogyakarta

Published

on

Tiga organisasi hobi yang meliputi Kemari (Keluarga Penggemar Ayam Bekisar Indonesia), P5SI (Pemersatu Penggemar dan Pelestari Puter Pelung Seluruh Indonesia) dan PPDSN (Persatuan Penggemar Derkuku Seluruh Nusantara) akan melakukan agenda bersamaan yakni Munas dan Rakernas.

ACUN HADIWIDJOJO Yogyakarta Ketua Umum Kemari Pusat

Jika tidak ada perubahan, agenda tersebut akan digelar dua hari, mulai 23 sampai 24 Januari 2021. Lokasi yang akan dijadikan tempat pelaksanaan adalah Ndalem Notoprajan Yogyakarta. Acun Hadiwidjojo, selaku tuan rumah penyelenggara acara tiga organisasi tersebut mengaku memiliki alasan kuat mengapa memilih tanggal tersebut.

“Kenapa saya pilih tanggal dan bulan tersebut, alasannnya karena kebetulan adalah hari hari tersebut bersamaan dengan Ulang Tahun saya yang ke 63 tahun. Dan saya selenggarakan secara berbarengan karena kebetulan ke 3 organisasi tersebut saya sebagai Ketua Umum Pusatnya,” terang Acun Hadiwidjojo.

Lebih lanjut dikatakan bahwa di organisasi ayam bekisar yang bernama KEMARI, Acun Hadiwidjojo adalah Ketua Umum Pusat. “Jabatan saya di Kemari Pusat telah berakhir dan saya harapkan teman-teman dari Pengurus Cabang KEMARI yang ada diseluruh Indonesia menyiapkan segala keperluan yang dibutuhkan untuk dibawa ke Munas KEMARI nanti,” ungkap Acun Hadiwidjojo.

SAATNYA P5SI gelar Rakernas pertama di Ndalem Notoprajan

Acara Munas itu sendiri, agenda utamanya adalah Pemilihan Ketua Umum KEMARI PUSAT yang baru beserta jajarannya dan program kerja kedepan untuk KEMARI PUSAT. Sedangkan untuk P5SI dan PPDSN akan diselenggarakan Rakernas pertama tahun 2021. Agendanya adalah juga menyusun program kerja P5SI dan PPDSN.

“Saya kira program kerja P5SI dan PPDSN dalam Rakernas nanti adalah menambah atau mengurangi aturan-aturan organisasi yang telah ada dan lain-lain sehingga kedepan apa yang kita harapkan bersama, bisa benar-benar terwujud dan terealisasi,” harap Acun Hadiwijdojo lagi.

Untuk itulah menjelang pelaksanaan Munas dan Rakernas Januari 2021 nanti, diharapkan semua Pengurus Daerah dan Pengurus Cabang P5SI dan PPDSN segera mempersiapkan segala sesuatu, apa-apa yang akan dibawa di acara tersebut. Rencana pelaksanaan Munas dan Rakernas akan diselenggarakan Sabtu, 23 Januari 2021.

TOKOH KAWAK DERKUKU, Acun Hadiwidjojo saat bersama tokoh derkuku

“Saya harap acara Munas dan Rakernas bisa dimulai Sabtu, 23 Januari 2021, tepat jam 10.00 sampai selesai. Sedangkan malam harinya adalah puncak acara yakni perayaan Ulang Tahun saya yang akan dimeriahkan oleh konser musik Rock dan Dangdut,” ungkap Acun Hadiwidjojo.

Minggu pagi, 24 Januari 2021 akan digelar Lomba Seni Suara Alam Ayam Bekisar dan Lomba Seni Suara Alam Puter Pelung serta Lomba Seni Suara Alam Burung Derkuku. “Demikian untuk semua pihak yang terkait dengan organisasi KEMARI, P5SI dan PPDSN agar segera menyiapkan diri untuk acara tersebut,” harap Acun Hadiwidjojo lagi.

Lanjutkan Membaca