Connect with us

Perkutut

Putra Mahkota, Orbitan H.Monikah Team Hercules Malang, Waspadai Kehadirannya, Siap Ambil Alih Tahta Singgasana

KONBUR Tayang

:

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bagi yang pernah berada dalam satu blok gantangan bersama Putra Mahkota, mungkin akan merasa khawatir untuk kembali bertemu. Perkutut Orbitan Abah Monikah Malang ini pernah membuat ciut nyali lawan saat tampil di atas gantangan. Performa yang ditampilkan selalu membuat was-was lawan saat berada di dekatnya.

H.Monikah Team Hercules Malang (tengah), pemilik Putra Mahkota

Tarung di Kelas Piyik Hanging, menjadi pilihan tepat, mengingat usianya yang masih tergolong masih muda. Semakin hari apa yang dipertontonkan Putra Mahkota menujukkan kemajuan yang cukup menyakinkan dan membanggakan H.Monikah. Saat unjuk kebolehan pertama kali, Putra Mahkota memang belum menjadi bintang lapangan.

PGM Cup Sampang yang tergelar pada Minggu 05 September 2021, menjadi laga perdananya. Turun di Kelas Piyik Hanging, Putra Mahkota berhasil menembus urutan keenam. Ketika itu perkutut bergelang Ra’as 101 ini masih menjadi milik Supriyadi kung mania Sampang.

Dukungan sang istri begitu luar biasa untuk H.Monikah

Saat itu Putra Mahkota akhirnya pindah ke tangan H.Monikah Team Hercules Malang. “Saat itu saya tertarik untuk mendapatkan Putra Mahkota karena penampilannya bagus meski hasilnya dapat juara enam. Waktu itu saya tidak melihat hasil kejuaraan, tapi memantau kerja burung di lapangan. Saya beli kualitas dan mental burung saat di lapangan,” ungkap H.Monikah.

Setelah deal, Putra Mahkota kembali masuk lapangan dalam perhelatan Sakera Cup Bangil Pasuruan, hasilnya semakin menakjubkan. Berebut kemenangan dengan peserta sekitar 8 blok, hasil penjurian akhirnya memutuskan bahwa Putra Mahkota berhak atas podium kedua pada Kelas Piyik Hanging.

Torehan prestasi Putra Mahkota sudah terbukti di arena

Belum puas dengan hasil tersebut, H.Monikah kembali mengajak Putra Mahkota menjelajah konkurs. Kali ini Lawang Sewu Cup Semarang pada Sabtu 25 September 2021 menjadi pilihan. Putra Mahkota kembali menorehkan kemenangan sebagai peraih posisi kedua pada kelas yang sama yakni Piyik Hanging.

Latber Tommy Cup II Surabaya adalah even berikutnya. Lagi-lagi Putra Mahkota menunjukkan kualitasnya sebagai peraih podium pertama dengan raihan bendera empat warna pada babak kedua. “Sejak saat itulah nama Putra Mahkota langsung melejit bak meteor. Semua orang baru menyadari keunggulan kualitas yang dimiliki.

Optimis bisa membawa Putra Mahkota lebih tinggi lagi

Latber Gotong Royong WDN Cup I Blitar pada Minggu 17 Oktober 2021, perkutut ternakan Ra’as ini telah menunda pesta kemenangan lawan yang bertarung pada kelas yang sama yakni Piyik Hanging. Juara pertama berhasil direbut dengan mudah. Kemenangan tersebut berkat raihan bendera 4 warna babak dua dan tiga.

“Saya melihat dari waktu ke waktu, penampilan Putra Mahkota semakin bagus, makanya saya optimis terhadap masa depannya,” sambung H.Monikah. Kemenangan demi kemenangan akhirnya membuat Putra Mahkota banyak menerima pinangan. “Ada yang berani ambil Putra Mahkota Rp 100 juta, tapi saya belum mau melepas. Ingin dilombakan dulu karena saya melihat prospek bagus di masa depan,” lanjutnya lagi.

Trophy kemenangan yang didapat Putra Mahkota

Belum dilepasnya Putra Mahkota dengan penawaran tinggi, didukung penuh sang istri. “Saya mendukung suami untuk tidak menjual Putra Mahkota, biarlah jadi jalan menyalurkan hobi, biar senang karena kesenangan tidak bisa dibeli. Saya ikut senang jika burung menang karena suami saya juga merasa senang,” jelas sang istri H.Monikah berrnama Misrati.

Raihan pretasi yang luar biasa inilah akhirnya memutuskannya untuk memboking adik Putra Mahkota sampai strip ke 5. “Putra Mahkota itu kan anakan pertama, adik-adiknya sampai ke lima sudah saya boking,” jelasnya lagi. Untuk masalah perawatan, H.Monikah mengaku menangani sendiri.

Sang istri selalu setia menemani ke arena lomba

Selama di rumah hanya mengandalkan kandang umbaran sebagai tempat tinggalnya. Baru menjelang berangkat, dipindahkan ke sangkar. Selama berada di umbara, Putra Mahkota tidak pernah bunyi. Pertarungan berikutnya akan menjajal even Bali Bangit pada Minggu 24 Oktober 2021.

“Mudah-mudahan Putra Mahkota mau bunyi dan tampil lebih bagus lagi. saya mohon dukungan dan do’a dari rekan-rekan untuk mengawal Putra Mahkota saat lomba di Bali,” harap kung mania yang pernah menekuni hobi ocehan dengan prestasi membanggakan bersama orbitan murai batu dan kenari.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.