Connect with us

Perkutut

Putra Mahkota, Orbitan H.Monikah Team Hercules Malang, Waspadai Kehadirannya, Siap Ambil Alih Tahta Singgasana

KONBUR Tayang

:

Advertisements
Iklan JBM BF Malang
Advertisements
Iklan Akbar 24 BF Bangkalan
Advertisements
Iklan WAS BF Banyuates
Advertisements
Iklan Trimurti BF Sidoarjo
Advertisements
Iklan Team Hercules Malang
Advertisements
Iklan CMM BF Sidoarjo

Bagi yang pernah berada dalam satu blok gantangan bersama Putra Mahkota, mungkin akan merasa khawatir untuk kembali bertemu. Perkutut Orbitan Abah Monikah Malang ini pernah membuat ciut nyali lawan saat tampil di atas gantangan. Performa yang ditampilkan selalu membuat was-was lawan saat berada di dekatnya.

H.Monikah Team Hercules Malang (tengah), pemilik Putra Mahkota

Tarung di Kelas Piyik Hanging, menjadi pilihan tepat, mengingat usianya yang masih tergolong masih muda. Semakin hari apa yang dipertontonkan Putra Mahkota menujukkan kemajuan yang cukup menyakinkan dan membanggakan H.Monikah. Saat unjuk kebolehan pertama kali, Putra Mahkota memang belum menjadi bintang lapangan.

PGM Cup Sampang yang tergelar pada Minggu 05 September 2021, menjadi laga perdananya. Turun di Kelas Piyik Hanging, Putra Mahkota berhasil menembus urutan keenam. Ketika itu perkutut bergelang Ra’as 101 ini masih menjadi milik Supriyadi kung mania Sampang.

Dukungan sang istri begitu luar biasa untuk H.Monikah

Saat itu Putra Mahkota akhirnya pindah ke tangan H.Monikah Team Hercules Malang. “Saat itu saya tertarik untuk mendapatkan Putra Mahkota karena penampilannya bagus meski hasilnya dapat juara enam. Waktu itu saya tidak melihat hasil kejuaraan, tapi memantau kerja burung di lapangan. Saya beli kualitas dan mental burung saat di lapangan,” ungkap H.Monikah.

Setelah deal, Putra Mahkota kembali masuk lapangan dalam perhelatan Sakera Cup Bangil Pasuruan, hasilnya semakin menakjubkan. Berebut kemenangan dengan peserta sekitar 8 blok, hasil penjurian akhirnya memutuskan bahwa Putra Mahkota berhak atas podium kedua pada Kelas Piyik Hanging.

Torehan prestasi Putra Mahkota sudah terbukti di arena

Belum puas dengan hasil tersebut, H.Monikah kembali mengajak Putra Mahkota menjelajah konkurs. Kali ini Lawang Sewu Cup Semarang pada Sabtu 25 September 2021 menjadi pilihan. Putra Mahkota kembali menorehkan kemenangan sebagai peraih posisi kedua pada kelas yang sama yakni Piyik Hanging.

Latber Tommy Cup II Surabaya adalah even berikutnya. Lagi-lagi Putra Mahkota menunjukkan kualitasnya sebagai peraih podium pertama dengan raihan bendera empat warna pada babak kedua. “Sejak saat itulah nama Putra Mahkota langsung melejit bak meteor. Semua orang baru menyadari keunggulan kualitas yang dimiliki.

Optimis bisa membawa Putra Mahkota lebih tinggi lagi

Latber Gotong Royong WDN Cup I Blitar pada Minggu 17 Oktober 2021, perkutut ternakan Ra’as ini telah menunda pesta kemenangan lawan yang bertarung pada kelas yang sama yakni Piyik Hanging. Juara pertama berhasil direbut dengan mudah. Kemenangan tersebut berkat raihan bendera 4 warna babak dua dan tiga.

“Saya melihat dari waktu ke waktu, penampilan Putra Mahkota semakin bagus, makanya saya optimis terhadap masa depannya,” sambung H.Monikah. Kemenangan demi kemenangan akhirnya membuat Putra Mahkota banyak menerima pinangan. “Ada yang berani ambil Putra Mahkota Rp 100 juta, tapi saya belum mau melepas. Ingin dilombakan dulu karena saya melihat prospek bagus di masa depan,” lanjutnya lagi.

Trophy kemenangan yang didapat Putra Mahkota

Belum dilepasnya Putra Mahkota dengan penawaran tinggi, didukung penuh sang istri. “Saya mendukung suami untuk tidak menjual Putra Mahkota, biarlah jadi jalan menyalurkan hobi, biar senang karena kesenangan tidak bisa dibeli. Saya ikut senang jika burung menang karena suami saya juga merasa senang,” jelas sang istri H.Monikah berrnama Misrati.

Raihan pretasi yang luar biasa inilah akhirnya memutuskannya untuk memboking adik Putra Mahkota sampai strip ke 5. “Putra Mahkota itu kan anakan pertama, adik-adiknya sampai ke lima sudah saya boking,” jelasnya lagi. Untuk masalah perawatan, H.Monikah mengaku menangani sendiri.

Sang istri selalu setia menemani ke arena lomba

Selama di rumah hanya mengandalkan kandang umbaran sebagai tempat tinggalnya. Baru menjelang berangkat, dipindahkan ke sangkar. Selama berada di umbara, Putra Mahkota tidak pernah bunyi. Pertarungan berikutnya akan menjajal even Bali Bangit pada Minggu 24 Oktober 2021.

“Mudah-mudahan Putra Mahkota mau bunyi dan tampil lebih bagus lagi. saya mohon dukungan dan do’a dari rekan-rekan untuk mengawal Putra Mahkota saat lomba di Bali,” harap kung mania yang pernah menekuni hobi ocehan dengan prestasi membanggakan bersama orbitan murai batu dan kenari.

Perkutut

Daftar Juara Irama Agung Cup Jatiroto-Lumajang, Minggu 5 Desember di Lapangan Umbulsari PG Jatiroto

Published

on

Irama Agung Cup Jatiroto Lumajang
IRAMA AGUNG CUP JATIROTO. Ramai jadi ajang persaingan jago-jago Jawa Timur dan Bali.
Advertisements
Iklan JBM BF Malang
Advertisements
Iklan Akbar 24 BF Bangkalan
Advertisements
Iklan WAS BF Banyuates
Advertisements
Iklan Trimurti BF Sidoarjo
Advertisements
Iklan Team Hercules Malang
Advertisements
Iklan CMM BF Sidoarjo

Agenda perdana Konkurs Seni Suara Alam Burung Perkutut, bertajuk “Irama Agung Cup” Jatiroto, Lumajang.  Dalam rangka tutup giling tahun 2021, Pabrik Gula Jatiroto. Pada hari Minggu 5 Desember 2021, di Lapangan Umbusari, PG Jatiroto. Menjadi persaingan seru, bagi jawara-jawara perkutut dari JawaTimur dan Bali.

Empat babak penilaian, betul-betul dimanfaatkan oleh jago-jago terbaik untuk bisa memboyong tropy kejuaraan. Dan inilah perkutut-perkutut hebat, yang sukses mencatatkan namanya, didaftar kejuraan. Selengkapnya bisa dilihat di box, daftar juara di bawah ini. *agrobur.

Klik untuk memperbesar Daftar Juara.

Lanjutkan Membaca

Perkutut

Data Juara LPJI#2 Prokung Cup, Minggu 05 Desember 2021, Lapangan Ngrenak Yogyakarta

Published

on

Advertisements
Iklan JBM BF Malang
Advertisements
Iklan Akbar 24 BF Bangkalan
Advertisements
Iklan WAS BF Banyuates
Advertisements
Iklan Trimurti BF Sidoarjo
Advertisements
Iklan Team Hercules Malang
Advertisements
Iklan CMM BF Sidoarjo

Minggu, 05 Desember 2021 menjadi agenda gelaran Liga Perkutut Jogja Istimewa (LPJI) #2 bertajuk Prokung Cup. Menempati lokasi di lapangan Ngrenak Yogyakarta, panitia berhasil membuka empat kelas yang meliputi Kelas Dewasa Senior, Dewasa Yunor, Piyik Yunior dan Piyik Hanging.

Benny Kurniawan membagikan masker untuk peserta

Seluruh kelas yang dilombakan terisi penuh oleh peserta yang hadir dari berbagai daerah, tidak hanya tuan rumah, tetapi kung mania dari luar kota, seperti Salatiga, Semarang, klaten, Surabaya, Kebumen, Sidoarjo, Purwokerto, Temanggung, Banyumas, Magelang, Boyolali dan beberapa daerah lainnya.

Suasana penjurian di Kelas Piyik Hanging

Empat babak penjurian juga berlangsung tanpa kendala. Cuaca yang cukup cerah membuat persaingan di arena lomba berlangsung seru dan penuh aksi drama mengegangkan. Sampai akhirnya, juri yang bertugas berhasil menentukan posisi kejuaraan di masing-masing kelas yang mereka ikut.

Lanjutkan Membaca

Perkutut

Juara Di Lapangan Superman Jakarta Utara, Raja Alam Langsung Ditawar H Mahfudi

Published

on

Raja Alam DMT BF Depok
Penawaran Masih Belum Sepakat H Mahfudi, Tono DMT dan Billah Bagus BF
Advertisements
Iklan JBM BF Malang
Advertisements
Iklan Akbar 24 BF Bangkalan
Advertisements
Iklan WAS BF Banyuates
Advertisements
Iklan Trimurti BF Sidoarjo
Advertisements
Iklan Team Hercules Malang
Advertisements
Iklan CMM BF Sidoarjo

Kemenangan Raja Alam dieven Komunitas Perkutut Utara di Lapangan Superman, Rorotan Cilincing Jakarta Utara , Sabtu (4/12) semakin menegaskan kestabilan prestasi burung milik Tono DMT BF Depok. Hari itu kembali dia sukses meraih gelar juara pertama dikelas Dewasa Yunior, kemenangannya merupakan rangkaian perjalanan prestasinya yang nyaris berturut-turut.

Produk ternakan DMT BF Depok milik Tono meskipun jumlahnya terbatas,  namun sudah nyata kualitasnya. Duet Raja Alam dan Bejo  hasil ternakannya belakangan sedang mengkilap prestasinya. Keduanya sampai saat ini masih menguasai podium juara dikelas Dewasa Senior dan Yunior. Bahkan, keistimewaan Raja Alam ini yang membuat H Mahfudi, kung mania Jakarta Utara ini begitu kepincut untuk meminangnya.

Boleh jadi H Mahfudi begitu ngebet ingin mentransfer sang gaco, pasalnya dari rekam jejak prestasi Raja Alam yang masih  tergolong burung muda ini  stabil dijalur juara. Hampir setiap pekan belakangan ini selalu menempati rangking teratas dideretan daftar juara. Di Pengda Depok  sendiri sudah mengantongi 3 gelar juara pertama, Di Bogor dua kali juara pertama, di Majalengka pun prestasi yang sama, juga di Bandung dan yang paling gres dieven Lapangan Superman Pengda Jakarta Utara.

Namun sayangnya, tawaran diangka Rp 35 juta yang diajukan kung mania dari Tanjung Priuk ini belum cocok angkanya. “Tadinya kan saya buka lima puluh, tapi nggak papa lah saya lepas diangka 40 juta,” ungkap sang pemilik.

H Mahfudi memantau burung idamannya ini sejak burung tersebut juara dieven Pengda Bogor pekan lalu. Tapi, hingga berita ini ditulis, masih belum ada deal kesepakatan soal mahar yang sudah mereka  saling ajukan ini.

Ada kisah menarik, dari silsilah nama burung tersebut yang dinamainya Raja  Alam. Menurut sang pemilik, burung yang terlahir  dari kandang DMT K-7 juga bermaterikan DMTxDMT ini

pernah lepas dari kandang umbar, dua hari tidak pulang. Dan Tono sang pemilik, saat itu sudah pasrah burung  dianggap hilang. “Namun ternyata akhirnya balik lagi, Alhamdulillah,,” ungkap Tono yang juga Ketua P3SI Pengda Depok yang berdomisili di Jl Tanah Baru, Blok AH 2 (bawah Mesjid) Perumahan Depok Mulya 3,  Depok, mengisahkan perjalanan burung jagoannya ini.

Menurutnya, dari silsilah produk DMT saat ini berbasic indukan yang digunakannya perpaduan trah LUM 8 BF impor yang dipasangkan dengan Pandan Mas. Kemudian dikembangkan dengan materi-materi dari Cristal BF Surabaya, TOP Depok lalu dilengkapi materi-materi ternakan dari Roma BF, WI Depok dan Shasha BF, JC BF serta materi indukan lainnya.

Saat ini di DMT BF lebih dominan pakai materi sendiri. Dipadukan dengan materi ternakan lainnya. Hasilnya, dari materi indukan sendiri menghasilkan anakan-anakan istimewa, seperti Bejo, Raja Alam dan lainnya.  *agrobur.

Lanjutkan Membaca
Advertisement banner

Copyright © 2019 Media Agrobur. Powered by agrobur.