Connect with us

Perkutut

Program Peduli Juri, Pengwil P3SI Jawa Tengah Buka Donasi THR, Sementara Terkumpul Dana Dua Puluh Juta Rupiah

KONBUR Tayang

:

Entah kapan konkurs tanah air kembali digelar. Muncul banyak pertanyaan seputar dihentikannya agenda milik kung mania Indonesia. Mereka berharap agar kasus serangan virus Covid – 19 yang menghentikan seluruh kegiatan manusia, segera berakhir. Dampaknya terasa luar biasa. Nyaris tak ada kegiatan sama sekali.

Donasi sementara sudah terkumpul dana Rp 20.250.000,-

Konkrus yang selama ini menjadi ladang bagi kung mania untuk menyalurkan hobi dan mengais rejeki, kini tidak bisa lagi dirasakan. Salah satu pihak yang merasakan betul dampak tersebut adalah juri. Mereka yang selama ini menggantungkan hidupnya dari konkurs, kini harus berusaha menerima keadaan.

Tak ada lagi pemasukan yang bisa mereka terima karena konkurs, untuk sementara harus dihentikan. Kondisi inilah yang akhirnya ditangkap Pengurus P3SI Pengwil Jawa Tengah. Henryarto Susilo, Ketua Bidang Penjurian P3SI Pengwil Jawa Tengah berinisiatif untuk memberikan pemasukan bagi juri yang selama ini harus meliburkan dirinya.

“Beberapa waktu lalu, pagi-pagi ketika saya duduk santai di rumah. Ada perasaan sedih  dan kasihan ketika lomba diliburkan karena pasti banyak juri yang terkena imbasnya,” tutur Henryarto. Apalagi juri yang selama ini menggantungkan pemasukan dari hasil menjuri, pastinya akan merasakan betul liburnya konkurs.

Henryarto (kanan) bersama Budi SP (tengah) gagas ide Donasi THR Juri

Muncul keinginan untuk memberikan sesuatu pada juri. “Apa sich yang bisa dilakukan buat juri, langsung saya up load pengumuman membuka donasi lewat group WA. Lalu saya hubungi Pak Budi. Saya bilang ma’af Pak Budi saya ngelancangi, tidak ada koordinasi dulu. Pak Budi bilang, gak apa-apa saya dukung, kemudian Pak Budi memberikan support luar biasa dengan menyumbang sebesar 1,5 juta,” papar pemilik Atlas BF Semarang.

Budi SP, Ketua Pengwil P3SI Jawa Tengah ketika dikonfirmasi mengakui bahwa THR sudah menjadi agenda tetap setiap menjelang lebaran. “Pemberian THR adalah kegiatan rutin tiap tahun, kita memberikan donasi kepada juri setiap mau lebaran dengan jalan diadakan lomba, seluruh keuntungan diberikan kepada juri,” ungkap Budi SP

Karena saat ini tidak ada lomba dan mereka tidak ada pemasukan, sedangkan untuk memberikan THR jelas tidak mungkin, “Melihat kondisi seperti itu, maka teman-teman bergerak untuk memberikan donasi seikhlasnya,” imbuhnya. Dikatakan oleh Henryarto ataupun Budi SP bahwa donasi ini tidak ada target berapa rupiah yang akan dicapai.

Budi SP diantara Pengurus Pengwil P3SI Jawa Tengah

“Rencana donasi ini akan kami tutup secepatnya, namun Pak Budi mengusulkan untuk memperpanjang waktu dengan pertimbangan barangkali ada yang masih ingin memberikan dukungan. Berapapun rupiah yang terkumpul, maka itulah yang akan diberikan kepada juri yang berhak menerima,” kata Henryarto.  

Pembagian akan dilakukan secara merata kepada semua juri P3SI Pengwil Jawa Tengah tanpa melihat klasifikasi juri tersebut. “Nantinya hasil dari sumbangan ini akan dibagi rata. Tidak ditentukan lewat tingkatan juri, semua mendapatkan nilai yang sama,” lanjur Henryarto. Hal senada dilontarkan Budi SP.

“Setelah donasi terkumpul maka akan dibagikan rata. Karena dalam program ini tidak ada istilah siapa harus ngasih berapa, jadi kami melihat bukan tingkatan juri tapi melihat ada keadilan,” jelasnya. Ada sekitar 16 juri dan 3 perekap yang bakal menerima donasi tersebut. Namun dijelaskan oleh Budi SP bahwa tidak menutup kemungkinan ada penancap yang juga akan kebagian.

Kepedulian Pengurus Pengwil P3SI Jawa Tengah terhadap nasib Juri

“Nanti penancap yang seringkali dipakai bisa jadi dikasih, dengan jumlah berbeda dari juri dan perekap,” kata Budi lagi. rencananya donasi ini akan dibagikan menjelang lebaran. Tidak ada acara khusus dalam pembagian donasi karena kondisi yang tidak memungkinkan untuk dilakukan.     

  “Pembagian donasi untuk juri, nanti dikirim via rekening. Jadi tidak ada acara khusus,” kata Henryarto. Meski donasi ini merupakan program Pengwil P3SI Jawa Tengah, namun antusias kung mania dari luar wilayah dalam memberikan dukungan sangat besar. “Donasi ini tidak terikat hanya untuk kalangan di daerah Jawa Tengah saja, siapapun bisa memberikan sumbangan,” kata Henryarto lagi.

“Alhamdulillah teman-teman kepeduliannya cukup tinggi. Kami tidak ingin memberikan tekanan, mau ngasih 100 ribu ataupun berapapun akan kami terima. Kalau bukan kita siapa yang akan memperhatikan nasib juri. Saya atas nama Pengwil P3SI Jawa Tengah mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan yang telah diberikan,” ucap Budi SP.

Hendro Lung-Lung (kanan) sebar informasi donasi juri ke WA Group

Pengumuman donasi ini juga diposting di group KMI karena menurut Budi SP bagaimanapun juri Jateng adalah bagian dari juri nasional. Hendro Lung-Lung, yang mencoba meng-share informasi ini mengatakan bahwa dirinya ingin agar program ini tidak hanya diketahui oleh kung mania Jawa Tengah tetapi juga oleh pihak luar.

“Program ini ini sangat bagus dan harus diketahui oleh semua pihak, jadi saya berusaha menyebarkan via WA ke beberapa group,” sebut Hendro. Karena yang pasti tidak menutup kemungkinan teman-teman yang tersentuh memberikan bantuan dipersilahkan. Harapan dengan adanya program ini juri ada pemasukan dalam masa sulit ini.

Libur konkurs berdampak besar pada kelagnsungan hidup para juri

“Ya ada sedikit pemasukan bagi juri. Saya berharap bisa diikuti daerah lain untuk melakukan hal yang sama,” harap Henryarto. Sampai hari Minggu, 5 April 2020 jam 17.00 WIB, jumlah sumbangan yang masuk sebesar Rp 20.250.000,- tidak menutup kemungkinan jumlah ini akan terus bertambah seiring meluasnya informasi tersebut.  

Advertisement

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.