Connect with us

Derkuku

Produk B2W BF Sapu Bersih Podium Pertama Latber Dekoe Mania Solo II, Panitia Batasi Jumlah Peserta

KONBUR Tayang

:

Kegiatan dekoemania Solo sampai saat ini masih tetap eksis. Salah satu kegiatan yang masih dimunculkan adalah latber. Bertajuk Latber Dekoe Mania Solo II yang digelar pada Minggu, 28 Februari 2021, even yang menempati lokasi di lapangan Depok Manahan Solo, dijubeli oleh peserta.

GLADIATOR orbitan Daud Toni Solo memastikan jadi yang terbaik

H.Bambang HW, salah satu panitia menuturkan bahwa kegiatan ini rutin dilakukan setiap bulan. Tujuannya agar bisa mengkader juri-juri muda, sehingga panitia tidak terlalu menargetkan berapa jumlah peserta yang hadir. “Selama ini kami hanya memiliki 1 orang juri yakni Siswo, sehingga diharapkan dengan kegiatan seperti ini Solo bisa menambah jumlah juri,” terang H.Bambang HW.

Lewat kegiatan yang sudah tergelar untuk kedua kalinya, Solo berhasil mengkader tiga orang juri muda yakni Bayu, Agung dan Sugeng. Diharapkan dengan kegiatan rutin, pengkaderan juri bisa berlangsung lancar dan sukses. Begitu juga dengan target peserta, panitia tidak terlalu muluk.

PASOPATI orbitan Sukarjo Sleman, raih podim pertama Kelas Pemula

Kehadiran peserta dari Solo bagi panitia sudah lebih dari cukup karena ini hanya sebatas latber dan kondisi pandemi saat ini tidak memungkinkan untuk mengundang lebih banyak peserta karena akan menimbulkan kerumunan massa. “Bukan kami tidak ingin mengundang peserta dari luar, tapi kondisinya tidak memungkinkan,” imbuh H.Bambang.

Sehingga jumlah peserta juga dibatasi. Untuk Kelas Senior membatasi 30 burung sedangkan untuk Kelas Pemula hanya 42 burung. “Kalau tidak kita batasi jumlah peserta yang hadir ke lokasi acara, maka jumlahnya akan membengkak, kasihan jurinya, apalagi bagi juri-juri muda,” lanjutnya lagi.

PESERTA BERPRETASI, mereka yang berhasil meraih juara

Namun demikian panitia juga tidak melarang bagi peserta dari luar Solo yang ingin memberikan dukungan. Gelaran kali ini ada peserta dari Yogyakarta dan Banjarnegara yang ikut memberikan dukungan. “Kedepan kami akan membuka kelas Yunior sehingga memberikan peluang dan kesempatan kepada peserta,” janji panitia.

Sementara itu, setelah melalui empat babak penjurian, di Kelas Senior berhasil diraih oleh Gladiator orbitan Daud Toni Solo. Menempati nomor kerekan 17, derkuku produk B2W ini tak mampu terjangkau oleh peerta lain. Kemampuannya mengeluarkan suara indahnya membuat juri yang bertugas harus memberikan nilai tertinggi.

REGENERASI JURI, para juri muda dipandu langsung juri senior

Disusul kemudian diposisi kedua, Arjuna andalan Laiman Santoso Solo, derkuku yang dikerek pada nomor 23 ring LMS 720. Diurutan ketiga ada Kombokarno amunisi Sukarjo Sleman Yogyakarta produk ternak B2W 2684, yang menempati nomor kerekan 24. Di Kelas Pemula, kembali produk B2W Bird Farm Yogyakarta tampil paling depan.

Kali ini lewat aksi memukau Pasopati yang diorbitkan Sukarjo. Produk B2W Birid Farm yang bergelang B2W 2646 dikerek pada nomor 44. Diurutan kedua ada Romeo andalan Hartono Banjarnegara, ring JUI 5 yang menempati nomor kerekan 32. Dan tempat ketiga ada Wijoyo amunisi Eko LMS Solo ring LMS 725 pada kerekan 59.

TOKOH DERKUKU lawas lintas kota yang tetap eksis

Diakhir acara, panitia mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh peserta yang hadir dan permintaan ma’af juga disampaikan, jika selama penyelenggaraan ada hal-hal yang kurang berkenan. Sampai jumpa unruk dekoemania pada gealran Dekoe Mania Solo pada putaran berikutnya.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.